apriniageosat.co.id
HomeNasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialBudayaEkonomiPeristiwaKulinerOlahragaMusikHiburanSainsPolitikPendidikanKriminalBisnisLingkunganHumanioraPariwisataMetropolitanTeknologiGaya HidupReligiOtomotifPropertiInternasionalTransportasiBencanaWisataPemerintahanKeperdataanEnergiManajemenSejarahInfrastrukturKeagamaanMetroEdukasiMitigasi BencanaPopuler
Home/Ekonomi

Siasat Mendagri Atasi Krisis Gaji PNS Daerah Tanpa Manjakan Pemda

Parlin SinagaPublished 28 Jul 2026 - 08.31 路 0 Reads
Bagikan WhatsAppX
Siasat Mendagri Atasi Krisis Gaji PNS Daerah Tanpa Manjakan Pemda
Foto/Ilustrasi: cnnindonesia.com.
A-A+

Pemerintah pusat menegaskan tidak ada toleransi bagi pemerintah daerah yang menunda pembayaran gaji pegawai negeri sipil atau bahkan merumahkan mereka dengan alasan keterbatasan anggaran. Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyatakan dengan tegas bahwa hak-hak aparatur sipil negara harus tetap terpenuhi di tengah kondisi keuangan daerah bagaimanapun. Guna mengantisipasi daerah yang benar-benar kehabisan napas finansial, Kementerian Dalam Negeri kini tengah merancang opsi bantuan darurat berupa skema tambahan anggaran atau top-up. Namun, bantuan ini tidak akan diberikan secara cuma-cuma tanpa evaluasi yang ketat.

Skema top-up anggaran tersebut diposisikan sebagai langkah darurat paling akhir. Tito Karnavian tidak ingin kebijakan ini justru membuat pemerintah daerah menjadi manja dan enggan berbenah dalam mengelola keuangan mereka. Sebelum bantuan pusat mengalir, setiap daerah diwajibkan melakukan efisiensi internal secara maksimal, menggenjot Pendapatan Asli Daerah, serta mengoptimalkan Dana Bagi Hasil yang menjadi hak mereka. Hal ini disampaikan

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialBudayaEkonomiPeristiwaKulinerOlahragaMusikHiburanSainsPolitikPendidikanKriminalBisnisLingkunganHumanioraPariwisataMetropolitanTeknologiGaya HidupReligiOtomotifPropertiInternasional
Mendagri
seusai melakukan pertemuan koordinasi dengan Purbaya Yudhi Sadewa di kantor
Kementerian Keuangan
, Jakarta, pada Senin (27/7).

Saat ini, Kementerian Dalam Negeri bersama Kementerian Keuangan sedang berpacu dengan waktu untuk merampungkan proses rekonsiliasi data keuangan daerah. Langkah ini krusial untuk memetakan kondisi fiskal riil di setiap wilayah secara presisi, sehingga bantuan tambahan tepat sasaran dan tidak disalahgunakan. Proses penyelarasan data tersebut ditargetkan selesai dalam waktu satu pekan. Hingga kini, pemerintah pusat masih menutup rapat informasi mengenai jumlah daerah yang berpotensi menerima suntikan dana maupun total anggaran yang disiapkan.

Also Read

Krom Bank Luncurkan Gerakan Kromovement untuk Dorong Dampak Sosial Berkelanjutan

Krom Bank Luncurkan Gerakan Kromovement untuk Dorong Dampak Sosial Berkelanjutan

Tito menilai banyak daerah sebenarnya masih memiliki ruang fiskal yang cukup jika mereka mau memangkas pos belanja yang tidak mendesak. Sebagai contoh konkret, hasil evaluasi di Kota Tidore Kepulauan menunjukkan adanya pos belanja operasional dan pemeliharaan yang masih bisa disederhanakan. Hasil penghematan dari pos-pos tersebut terbukti mampu dialokasikan untuk menutupi kekurangan anggaran belanja pegawai, tanpa harus meminta bantuan tambahan dari Jakarta.

Selain penghematan belanja, peningkatan Pendapatan Asli Daerah menjadi instrumen penting yang ditekankan oleh Mendagri. Kota Pekanbaru menjadi contoh sukses yang disorot karena berhasil mendongkrak PAD dari Rp800 miliar pada tahun 2024 menjadi Rp1,2 triliun untuk tahun 2025. Keberhasilan ini dicapai melalui langkah taktis berupa penyederhanaan birokrasi dalam sistem pembayaran pajak serta retribusi daerah. Skema serupa diharapkan dapat direplikasi oleh daerah-daerah lain yang sedang mengalami defisit anggaran belanja pegawai.

Also Read

Kemenkeu Tawarkan Sukuk Negara Rp10 Triliun dengan Imbal Hasil hingga 6,87 Persen

Kemenkeu Tawarkan Sukuk Negara Rp10 Triliun dengan Imbal Hasil hingga 6,87 Persen

Bagi daerah dengan kapasitas PAD yang sangat terbatas namun memiliki hak Dana Bagi Hasil, Mendagri telah meminta Kementerian Keuangan untuk mempercepat proses penyalurannya. Percepatan pencairan DBH ini diharapkan bisa menjadi solusi cepat untuk menambal kebutuhan belanja pegawai. Melalui kombinasi pengetatan ikat pinggang di daerah dan dukungan bersyarat dari pusat, pemerintah berharap hak-hak para abdi negara di seluruh penjuru tanah air tetap terlindungi tanpa membebani APBN secara berlebihan.

Follow apriniageosat.co.id

Add to preferred sources on Google

Topik Terkait

Mendagrianggaran daerahKementerian KeuanganTito Karnaviangaji pns

Berita Terbaru Lainnya

Krom Bank Luncurkan Gerakan Kromovement untuk Dorong Dampak Sosial BerkelanjutanPetugas Gulkarmat Bergerak Cepat Padamkan Kebakaran Kafe di Ciracas Jakarta TimurKebakaran Lahan Sampah di Kalideres Berhasil Dipadamkan dalam Satu JamMisteri Kematian Sutrimo di Pelataran Klinik Kecantikan yang Lama TutupIDI Desak Pembatasan Jam Kerja untuk Lindungi Nyawa Dokter MagangPolisi Periksa Sepuluh Saksi Terkait Ambruknya Tribune Kejurnas Drift di BanyumasPemadaman Listrik Sepuluh Jam Memicu Gerakan Melumpuhkan Pemerintah LibyaIntimidasi dan Ujaran Kebencian Paksa Sembilan Sekolah Rohingya di Malaysia Tutup

Paling Banyak Dibaca

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

Nasional

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

25 Jul 2026

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

Pariwisata

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

26 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

Metropolitan

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

27 Jul 2026

Belajar dari Kasus Lubuk Pakam, Ini Prosedur Aman Aktivasi Rekening PIP

Pendidikan

Belajar dari Kasus Lubuk Pakam, Ini Prosedur Aman Aktivasi Rekening PIP

27 Jul 2026

馃敟

Popular

  1. 1Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASNNasional 路 25 Jul 2026
  2. 2Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  3. 3Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027Pariwisata 路 26 Jul 2026
  4. 4Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  5. 5Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta TimurMetropolitan 路 27 Jul 2026
Transportasi
Bencana
Wisata
Pemerintahan
Keperdataan
Energi
Manajemen
Sejarah
Infrastruktur
Keagamaan
Metro
Edukasi
Mitigasi Bencana

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap