apriniageosat.co.id
BerandaNasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikBisnisTeknologiInternasionalSportsPoliticsBusinessNationalPopuler
Beranda/Ekonomi

Purbaya Yudhi Sadewa Kritik Keras Moody's dan Fitch Terkait Prospek Negatif Indonesia

Domu TobingDiterbitkan 5 Agu 2026 - 07.56 路 1 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Purbaya Yudhi Sadewa Kritik Keras Moody's dan Fitch Terkait Prospek Negatif Indonesia
Foto/Ilustrasi: Detik
A-A+

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memberikan sentilan keras kepada dua lembaga pemeringkat global terkemuka, yaitu Moody's dan Fitch Ratings. Kritik tajam ini dipicu oleh keputusan kedua lembaga keuangan internasional tersebut yang telah mengeluarkan prospek peringkat utang atau outlook kredit yang bernilai negatif bagi Indonesia. Purbaya menyampaikan kritik dan penilaiannya tersebut secara langsung saat menghadiri acara pameran otomotif GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) yang diselenggarakan di ICE BSD, Kabupaten Tangerang, pada hari Selasa, 4 Agustus 2026. Menurut Menkeu, langkah yang diambil oleh kedua lembaga pemeringkat tersebut sangat tidak tepat dalam menilai kondisi ekonomi Indonesia saat ini.

Dalam acara GIIAS tersebut, Purbaya Yudhi Sadewa secara tegas menyebut bahwa Moody's dan Fitch Ratings telah bertindak "offside". Penggunaan istilah "offside" ini merujuk pada keputusan kedua lembaga pemeringkat global tersebut yang dinilai terlalu terburu-buru dalam merilis asesmen mereka mengenai prospek kredit Indonesia. Menurut penjelasan Purbaya, Moody's dan Fitch Ratings merilis hasil penilaian atau asesmen mereka sebelum data resmi mengenai pertumbuhan ekonomi Indonesia untuk periode kuartal pertama tahun 2026 diumumkan secara resmi ke publik. Tindakan mendahului rilis data resmi pemerintah inilah yang menjadi dasar mengapa Menkeu menyebut tindakan mereka telah melewati batas atau "offside".

Baca Juga

BPJPH Dorong Sertifikasi Halal Gratis UMK Jelang Wajib Halal Oktober 2026

BPJPH Dorong Sertifikasi Halal Gratis UMK Jelang Wajib Halal Oktober 2026

Purbaya juga menilai bahwa Moody's dan Fitch Ratings telah salah dalam menghitung kondisi perekonomian Indonesia. Penilaian negatif yang terlanjur dikeluarkan oleh kedua lembaga tersebut terbukti tidak sejalan dengan realitas ekonomi nasional yang sebenarnya. Ketika data resmi mengenai pertumbuhan ekonomi Indonesia untuk kuartal pertama tahun 2026 akhirnya diumumkan ke publik, angka pertumbuhan ekonomi nasional pada triwulan pertama tahun 2026 tersebut ternyata berhasil mencapai angka 5,6%. Angka pertumbuhan sebesar 5,6% ini menunjukkan kondisi ekonomi Indonesia yang kuat sekaligus membantah perhitungan keliru yang telah dipublikasikan oleh kedua lembaga pemeringkat global tersebut.

Di tengah penilaian negatif yang dikeluarkan oleh Moody's dan Fitch Ratings, lembaga pemeringkat global lainnya, yaitu S&P Global Ratings, menunjukkan sikap yang berbeda. S&P Global Ratings memilih untuk tidak mengulangi kesimpulan negatif yang sama seperti yang diambil oleh Moody's dan Fitch Ratings terhadap prospek kredit Indonesia. S&P memilih metode penilaian yang dinilai lebih objektif dengan tidak terburu-buru menarik kesimpulan negatif. Langkah yang diambil oleh S&P Global Ratings ini menunjukkan adanya perbedaan pendekatan dalam menganalisis kondisi fundamental ekonomi Indonesia dibandingkan dengan apa yang dilakukan oleh Moody's dan Fitch Ratings.

Baca Juga

Pemerintah Jamin Ekonomi Tetap Terkendali Pascakenaikan PPN 12 Persen

Pemerintah Jamin Ekonomi Tetap Terkendali Pascakenaikan PPN 12 Persen

Purbaya mengungkapkan bahwa pihak S&P Global Ratings melakukan diskusi yang sangat detail dengan otoritas di Indonesia sebelum mengeluarkan penilaian mereka. Dalam proses diskusi tersebut, S&P membahas secara mendalam mengenai bagaimana kebijakan fiskal serta kebijakan moneter yang diterapkan di Indonesia. Selain itu, S&P Global Ratings juga melihat dan membahas secara terperinci mengenai bagaimana arah kebijakan ekonomi di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Pendekatan diskusi yang mendalam ini membuat S&P memiliki pemahaman yang lebih komprehensif mengenai arah kebijakan ekonomi Indonesia, sehingga mereka tidak mengeluarkan kesimpulan negatif seperti halnya Moody's dan Fitch Ratings.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Purbaya Yudhi Sadewapertumbuhan ekonomiKementerian KeuanganLembaga PemeringkatMoody'sFitch Ratings

Berita Terbaru Lainnya

Perkembangan Regulasi Apple di Indonesia, iPhone 16 Tertunda, iPhone 17e Kantongi Sertifikasi TKDNKelanjutan Kasus Pailit Sritex, Rencana Penyelamatan Ekonomi dan Perkembangan Lelang AsetOtorita IKN Optimistis Dampak Ekonomi Tahap Dua Meningkat, Sektor Properti dan Bandara Jadi SorotanGagal di Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Alihkan Fokus ke FIFA ASEAN CupKetentuan Pendaftaran Seleksi PPPK Tahap II bagi Tenaga Non-ASN di Database BKNBakti Komdigi Optimalkan Satelit Satria-1 Jaga Internet di Sangihe, Talaud, dan SitaroJelang Waisak 2570 BE, Arca Unfinished Buddha Borobudur Dipindahkan ke Lapangan KenariRencana Penerapan Single Salary ASN, Guru Cemas Nasib Tunjangan Sertifikasi

Paling Banyak Dibaca

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

Ekonomi

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

27 Jul 2026

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

Nasional

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

25 Jul 2026

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

Metropolitan

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

27 Jul 2026

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

Pariwisata

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

26 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di MorowaliEkonomi 路 27 Jul 2026
  2. 2Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASNNasional 路 25 Jul 2026
  3. 3Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  4. 4Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  5. 5Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta TimurMetropolitan 路 27 Jul 2026

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikBisnisTeknologiInternasionalSportsPoliticsBusinessNational

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap