Kementerian Keuangan tengah bersiap mengambil langkah strategis untuk meringankan beban finansial yang dihadapi oleh berbagai pemerintah daerah di seluruh Indonesia. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan bahwa pihaknya kini sedang menunggu keputusan serta arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto mengenai rencana penyaluran tambahan Dana Bagi Hasil (DBH). Keputusan krusial ini akan menjadi penentu utama bagi kelangsungan anggaran daerah yang saat ini tengah terhimpit tekanan fiskal yang cukup berat.
Langkah penambahan alokasi dana ini bermula dari usulan yang diajukan oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. Mendagri mengajukan tambahan DBH sebesar kurang lebih Rp70 triliun guna menolong pemerintah daerah yang kesulitan membiayai belanja pegawai. Salah satu beban belanja yang paling mendesak bagi daerah saat ini adalah pemenuhan kewajiban pembayaran gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Tanpa adanya sokongan dana segar dari pemerintah pusat, banyak daerah diprediksi akan mengalami hambatan besar dalam memenuhi kewajiban rutin tersebut.








