apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanKriminalLingkunganTeknologiOtomotifInternasionalGeneral NewsEconomyNewsSportsPopuler
Beranda/Ekonomi

Purbaya Tunggu Arahan Presiden Prabowo Soal Tambahan DBH Rp70 Triliun untuk Pemda

Usat NgajiDiterbitkan 4 Agu 2026 - 15.50 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Purbaya Tunggu Arahan Presiden Prabowo Soal Tambahan DBH Rp70 Triliun untuk Pemda
Foto/Ilustrasi: cnbcindonesia.com.
A-A+

Kementerian Keuangan tengah bersiap mengambil langkah strategis untuk meringankan beban finansial yang dihadapi oleh berbagai pemerintah daerah di seluruh Indonesia. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan bahwa pihaknya kini sedang menunggu keputusan serta arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto mengenai rencana penyaluran tambahan Dana Bagi Hasil (DBH). Keputusan krusial ini akan menjadi penentu utama bagi kelangsungan anggaran daerah yang saat ini tengah terhimpit tekanan fiskal yang cukup berat.

Langkah penambahan alokasi dana ini bermula dari usulan yang diajukan oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. Mendagri mengajukan tambahan DBH sebesar kurang lebih Rp70 triliun guna menolong pemerintah daerah yang kesulitan membiayai belanja pegawai. Salah satu beban belanja yang paling mendesak bagi daerah saat ini adalah pemenuhan kewajiban pembayaran gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Tanpa adanya sokongan dana segar dari pemerintah pusat, banyak daerah diprediksi akan mengalami hambatan besar dalam memenuhi kewajiban rutin tersebut.

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanKriminalLingkunganTeknologiOtomotifInternasionalGeneral NewsEconomyNewsSports

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan

Tito Karnavian menjelaskan bahwa nominal Rp70 triliun tersebut sebenarnya bukan anggaran baru, melainkan akumulasi dari sisa kurang bayar DBH pemerintah pusat kepada daerah. Berdasarkan data evaluasi pada tahun 2024, total kurang bayar DBH dari pusat ke daerah tercatat mencapai kisaran Rp83 triliun. Angka tersebut terbagi atas kurang bayar DBH sektor perpajakan sebesar Rp43 triliun serta DBH sektor sumber daya alam (SDA) yang menyentuh angka Rp40 triliun. Setelah dikurangi dengan adanya kelebihan bayar di beberapa pos sebesar Rp13 triliun, maka diperoleh angka bersih kurang bayar sebesar Rp70 triliun yang kini diusulkan untuk segera dituntaskan.

Baca Juga

Pameran Wastra di Museum Sultra Dorong Pertumbuhan Ekonomi Kreatif Perajin Lokal

Pameran Wastra di Museum Sultra Dorong Pertumbuhan Ekonomi Kreatif Perajin Lokal

Keterlambatan penyaluran dana bagi hasil ini memberikan dampak yang sangat luas bagi tata kelola keuangan di tingkat daerah. Masalah kurang bayar bersih senilai Rp70 triliun ini mencakup wilayah administratif yang sangat luas, yakni menyangkut 31 provinsi, 317 kabupaten, serta 83 kota di tanah air. Akibatnya, rantai operasional pemerintahan di ratusan wilayah tersebut terganggu, terutama dalam mengeksekusi program-program pembangunan daerah dan menjamin hak-hak finansial aparatur sipil negara di daerah masing-masing.

Merespons situasi darurat ini, Kementerian Keuangan bergerak cepat dengan melakukan simulasi dan penghitungan anggaran yang dibutuhkan untuk menopang keuangan daerah. Purbaya Yudhi Sadewa mengonfirmasi bahwa timnya telah mengantongi rincian angka bantuan tersebut. Kendati demikian, besaran nominal komitmen bantuan itu belum dapat dipublikasikan kepada publik sebelum mendapatkan restu resmi dari kepala negara. Pemerintah telah mengidentifikasi beberapa daerah yang paling membutuhkan dukungan fiskal mendesak, namun bentuk dan besaran bantuan final masih harus menunggu persetujuan Presiden.

Baca Juga

Pedagang Bendera Musiman Mulai Padati Jakarta, Hadapi Tren Penurunan Omzet dan Persaingan Online

Pedagang Bendera Musiman Mulai Padati Jakarta, Hadapi Tren Penurunan Omzet dan Persaingan Online

Penyampaian draf anggaran bantuan ini nantinya akan dipercayakan kepada Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) untuk dilaporkan secara langsung kepada Presiden Prabowo. Selain menunggu persetujuan kepala negara, Purbaya juga mengingatkan bahwa regulasi dan realisasi penyaluran DBH tambahan ini akan sangat bergantung pada dinamika serta kondisi kesehatan fiskal negara secara keseluruhan. Melalui koordinasi lintas kementerian ini, pemerintah pusat berharap dapat merumuskan solusi terbaik yang tidak mengganggu stabilitas APBN namun tetap mampu menyelamatkan kas daerah.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

anggaran daerahKementerian KeuanganDana Bagi HasilPemerintah Daerah

Berita Terbaru Lainnya

BKPP Malinau Gelar Bimtek Angka Kredit untuk Atasi Kendala Kenaikan Pangkat PNSPameran Wastra di Museum Sultra Dorong Pertumbuhan Ekonomi Kreatif Perajin LokalPedagang Bendera Musiman Mulai Padati Jakarta, Hadapi Tren Penurunan Omzet dan Persaingan OnlinePemerintah Luruskan Aturan Ekspor Komoditas Tambang yang Mengandung Logam Tanah JarangKuda Pacu Juara Nasional Hangus Terbakar dalam Insiden KMP Mutiara Sentosa IIPolda Metro Jaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Kunjungan PM Thailand di JakartaKrisis Air Bersih di Parung Panjang Bogor, Warga Desa Pingku Tempuh Jarak 4 KilometerBank DBS Indonesia Hadirkan Solusi Navigasi Finansial di Tengah Dinamika Pasar Global

Paling Banyak Dibaca

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

General News

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

29 Jul 2026

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

Ekonomi

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

26 Jul 2026

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

Ekonomi

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

1 Agu 2026

Indosat Catat Laba Bersih Rp 3,2 Triliun pada Semester I 2026 Berkat Transformasi AI

Teknologi

Indosat Catat Laba Bersih Rp 3,2 Triliun pada Semester I 2026 Berkat Transformasi AI

29 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  2. 2Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  3. 3Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTUGeneral News 路 29 Jul 2026
  4. 4Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas BawahEkonomi 路 26 Jul 2026
  5. 5Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana NegaraEkonomi 路 1 Agu 2026
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap