apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialBudayaEkonomiPeristiwaKulinerOlahragaMusikHiburanSainsPolitikPendidikanKriminalBisnisLingkunganHumanioraPariwisataMetropolitanTeknologiGaya HidupReligiOtomotifPropertiInternasionalTransportasiBencanaWisataPemerintahanKeperdataanEnergiManajemenSejarahInfrastrukturKeagamaanMetroEdukasiMitigasi BencanaPopuler
Beranda/Ekonomi

Pemerintah Siapkan Rp 17,52 Triliun, Bantuan Beras Tiga Bulan Segera Disalurkan Sekaligus

Togar PanjaitanDiterbitkan 29 Jul 2026 - 14.20 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Pemerintah Siapkan Rp 17,52 Triliun, Bantuan Beras Tiga Bulan Segera Disalurkan Sekaligus
Foto/Ilustrasi: finance.detik.com.
A-A+

Pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah menyetujui alokasi Anggaran Belanja Tambahan (ABT) sebesar Rp 17,52 triliun untuk mendukung penyaluran bantuan pangan beras tahap kedua. Anggaran ini disiapkan untuk mendanai program bantuan yang menyasar puluhan juta keluarga penerima di seluruh Indonesia. Berbeda dengan skema penyaluran bulanan biasa, bantuan pangan kali ini direncanakan akan langsung didistribusikan sekaligus untuk jatah tiga bulan alokasi, yaitu Juli, Agustus, dan September.

Rencana penyaluran sekaligus atau secara "one-shot" ini dijadwalkan akan mulai berjalan pada bulan Agustus mendatang. Dengan skema ini, sebanyak 33,24 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di tanah air akan menerima bantuan beras secara langsung untuk tiga bulan alokasi tersebut. Adapun total volume beras yang akan digelontorkan dalam program ini mencapai 997,2 ribu ton, di mana masing-masing KPM akan mendapatkan jatah beras sebanyak 10 kilogram per bulan alokasi. Untuk mendukung kelancaran program ini, Perum

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialBudayaEkonomiPeristiwaKulinerOlahragaMusikHiburanSainsPolitikPendidikanKriminalBisnisLingkunganHumanioraPariwisataMetropolitanTeknologiGaya HidupReligiOtomotifPropertiInternasional
Bulog
memastikan bahwa persediaan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) di gudang-gudang mereka berada dalam kondisi aman dan memadai, yakni mencapai 5,25 juta ton.

Keputusan mengenai mekanisme penyaluran sekaligus ini sebelumnya telah dibahas dalam rapat koordinasi pengendalian inflasi yang diselenggarakan di Kementerian Dalam Negeri pada Senin (27/7). Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas), I Gusti Ketut Astawa, mengonfirmasi kebijakan tersebut saat ditemui di Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta, pada Selasa (28/7/2026). Menurut Astawa, Kementerian Keuangan memberikan ruang regulasi yang memungkinkan penyaluran bantuan langsung dirapel untuk tiga bulan sekaligus. Secara administratif, persetujuan anggaran tambahan tersebut saat ini tengah diproses untuk diterbitkan menjadi Surat Penetapan Satuan Anggaran Bagian Anggaran (SP SABA).

Baca Juga

Kinerja Grup MIND ID Diproyeksikan Melonjak di Semester II/2026, Didorong Hilirisasi dan Harga Komoditas

Kinerja Grup MIND ID Diproyeksikan Melonjak di Semester II/2026, Didorong Hilirisasi dan Harga Komoditas

Penyaluran bantuan pangan pada tahun 2026 ini tercatat memiliki durasi alokasi yang lebih panjang dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Pada tahun 2025, program bantuan pangan beras serupa hanya dilaksanakan untuk total 4 bulan alokasi, yang terbagi dalam periode penyaluran Juni-Juli dan Oktober-November. Sementara itu, untuk tahun anggaran 2026, pemerintah memperluas cakupan program dengan menetapkan pelaksanaan bantuan pangan hingga mencakup 5 bulan alokasi. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya memperkuat jaringan pengaman sosial masyarakat.

Langkah percepatan penyaluran bantuan ini juga menjadi instrumen penting di tengah dinamika harga pangan nasional. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Indeks Perkembangan Harga (IPH) pada pekan keempat bulan Juli masih menunjukkan adanya tren kenaikan di sejumlah wilayah. Meski demikian, BPS mencatat adanya perbaikan di beberapa daerah, di mana terdapat 43 kabupaten/kota yang mengalami penurunan IPH beras pada pekan keempat Juli, meningkat dibandingkan pekan-pekan sebelumnya yang masing-masing hanya mencatatkan penurunan di 40 dan 41 kabupaten/kota.

Baca Juga

Komitmen Bangun Talenta Berkelanjutan, Telkom Raih Penghargaan Lestari Award 2026

Komitmen Bangun Talenta Berkelanjutan, Telkom Raih Penghargaan Lestari Award 2026

Sementara itu, jika melihat indikator makro, laju inflasi beras secara tahunan (year-on-year/yoy) pada bulan Juni 2026 berada di level 3,98 persen. Angka tersebut menunjukkan tren melandai sebesar 0,57 persen jika dibandingkan dengan inflasi beras pada Mei 2026 yang menyentuh angka 4,55 persen. Adapun untuk inflasi beras secara bulanan (month-to-month/mtm) hingga periode Juni 2026 tercatat berada di angka 0,45 persen. Melalui kombinasi penyaluran bantuan pangan yang masif dan pemantauan harga di daerah, pemerintah berharap dapat terus menjaga stabilitas daya beli masyarakat serta menekan laju inflasi pangan secara nasional.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

BapanasInflasiBulogKementerian KeuanganBantuan PanganBantuan Beras

Berita Terbaru Lainnya

Kemendikdasmen Ubah Ketentuan TKA 2026, Durasi Ujian Diperpanjang dan Jadwal DisesuaikanSurvei SMRC, Mayoritas Responden Ragu dengan Masa Depan Program KopdesKinerja Grup MIND ID Diproyeksikan Melonjak di Semester II/2026, Didorong Hilirisasi dan Harga KomoditasKomitmen Bangun Talenta Berkelanjutan, Telkom Raih Penghargaan Lestari Award 2026Tenor KPR Subsidi Bisa Sampai 40 Tahun, BTN Pastikan Kesiapan Perbankan dan Soroti Aspek Legalitas LahanReformasi Tata Kelola BGN Berhasil Kembalikan Ratusan Miliar Rupiah ke Kas NegaraKredit Bank Capital Tumbuh 41,4 Persen, Segmen Pensiun Melonjak hingga 322 PersenKOSPI Anjlok Lebih dari 10 Persen, Bursa Korea Selatan Hentikan Sementara Perdagangan

Paling Banyak Dibaca

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

Nasional

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

25 Jul 2026

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

Ekonomi

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

27 Jul 2026

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

Pariwisata

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

26 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

Metropolitan

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

27 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASNNasional 路 25 Jul 2026
  2. 2Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di MorowaliEkonomi 路 27 Jul 2026
  3. 3Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027Pariwisata 路 26 Jul 2026
  4. 4Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  5. 5Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
Transportasi
Bencana
Wisata
Pemerintahan
Keperdataan
Energi
Manajemen
Sejarah
Infrastruktur
Keagamaan
Metro
Edukasi
Mitigasi Bencana

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap