apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanKriminalLingkunganTeknologiOtomotifInternasionalGeneral NewsEconomyNewsSportsPopuler
Beranda/Ekonomi

Menkeu Purbaya Targetkan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Mendekati 6 Persen di Paruh Kedua

Usat NgajiDiterbitkan 5 Agu 2026 - 20.01 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Menkeu Purbaya Targetkan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Mendekati 6 Persen di Paruh Kedua
Foto/Ilustrasi: finance.detik.com.
A-A+

Tangerang - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa berkomitmen untuk terus mendorong kinerja perekonomian nasional di tengah situasi global yang serba tidak menentu. Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia mampu bergerak naik dan mendekati angka 6 persen pada paruh kedua tahun ini. Pernyataan optimistis tersebut disampaikan Menkeu sebagai bentuk penegasan bahwa fundamental ekonomi domestik masih berada dalam kondisi yang sangat kuat, meskipun dibayangi oleh berbagai sentimen negatif dari luar maupun dalam negeri.

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanKriminalLingkunganTeknologiOtomotifInternasionalGeneral NewsEconomyNewsSports

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
Pernyataan mengenai target pertumbuhan ekonomi tersebut disampaikan oleh Purbaya saat menghadiri rangkaian acara
GIIAS 2026
yang diselenggarakan di ICE BSD, Tangerang, pada Selasa, 4 Agustus 2026. Di hadapan para peserta dan awak media yang hadir dalam pameran otomotif tersebut, Purbaya sempat melontarkan pernyataan yang bernada kelakar namun sarat akan refleksi atas beratnya tanggung jawab yang ia pikul. Ia mengenang kembali momen ketika dirinya berbicara di hadapan para ekonom dunia dalam sebuah forum internasional yang diselenggarakan bersama Bank Dunia (World Bank) dan Dana Moneter Internasional (IMF) pada bulan April 2026 yang lalu.

Dalam forum internasional pada April lalu itu, Purbaya mengaku secara terbuka kepada para delegasi asing mengenai beratnya tantangan yang ia hadapi sejak menduduki kursi menteri keuangan. Ia berkelakar dengan mengatakan bahwa dirinya mungkin merupakan menteri yang paling tidak beruntung di dunia karena banyaknya masalah besar yang datang silih berganti. Tantangan tersebut mencakup dinamika politik dan sosial di dalam negeri, seperti gelombang demonstrasi besar-besaran yang sempat terjadi, hingga adanya penilaian dan sentimen negatif yang terus-menerus dikeluarkan oleh berbagai lembaga pemeringkat internasional terhadap prospek ekonomi Indonesia.

Baca Juga

Pemerintah Targetkan Pembangunan 30.000 Koperasi Desa Merah Putih Tahun Ini

Pemerintah Targetkan Pembangunan 30.000 Koperasi Desa Merah Putih Tahun Ini

Belum selesai mengatasi gejolak di dalam negeri dan tekanan dari lembaga pemeringkat global, tantangan baru yang bersifat eksternal kembali muncul. Pecahnya konflik bersenjata atau perang di Iran menjadi persoalan baru yang turut memperkeruh situasi geopolitik dan ekonomi global. Tekanan demi tekanan eksternal ini diakui Purbaya sempat memberikan dampak signifikan bagi stabilitas pasar. Namun, ia menekankan bahwa pemerintah tidak tinggal diam dan terus berupaya merumuskan langkah-langkah strategis untuk memitigasi dampak buruk dari ketegangan geopolitik di Timur Tengah tersebut agar tidak merusak momentum pemulihan domestik.

Meskipun dikelilingi oleh ketidakpastian yang sangat tinggi serta berbagai kritik tajam yang dilayangkan oleh kalangan ekonom global, perekonomian Indonesia terbukti masih mampu mencatatkan pertumbuhan yang cukup stabil di kisaran 5 persen. Purbaya menegaskan bahwa pencapaian ini membuktikan bahwa penilaian buruk dari beberapa institusi internasional terhadap Indonesia adalah salah besar. Menurutnya, ketahanan ekonomi nasional masih sangat teruji dan tahan banting karena ditopang oleh pengelolaan fundamental ekonomi yang sangat solid, khususnya melalui jalur kebijakan fiskal dan moneter yang terintegrasi dengan baik.

Baca Juga

Bukan Sekadar Tren, Ini Bukti Masyarakat Indonesia Semakin Gemar Pakai Paylater

Bukan Sekadar Tren, Ini Bukti Masyarakat Indonesia Semakin Gemar Pakai Paylater

Melihat tren pergerakan sepanjang tahun berjalan, perekonomian Indonesia memang tercatat mengalami pertumbuhan yang positif pada kuartal pertama dan kuartal kedua. Meskipun demikian, terdapat dinamika di mana laju pertumbuhan pada kuartal kedua tahun ini tercatat sedikit lebih lambat jika dibandingkan dengan pencapaian pada kuartal pertama. Evaluasi atas perlambatan tipis ini menjadi dasar bagi Kementerian Keuangan untuk merancang strategi yang lebih agresif pada paruh kedua tahun ini. Purbaya berjanji akan memastikan bahwa seluruh instrumen kebijakan ekonomi akan dikerahkan secara maksimal agar pertumbuhan ekonomi Indonesia di paruh kedua dapat dipacu hingga mendekati level 6 persen.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Purbaya Yudhi Sadewapertumbuhan ekonomiKementerian KeuanganGIIAS 2026

Berita Terbaru Lainnya

Upaya Penataan Kawasan Pesisir Aceh Barat Melalui Usulan Kampung Nelayan Merah PutihDua Skuad Timnas U18 Putri Siap Berlaga di Srikandi Merdeka Cup 2026Gempa Magnitudo 5,6 Guncang Barat Laut Halmahera Barat, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi TsunamiPemerintah Targetkan Pembangunan 30.000 Koperasi Desa Merah Putih Tahun IniBukan Sekadar Tren, Ini Bukti Masyarakat Indonesia Semakin Gemar Pakai PaylaterHarga Minyak Dunia Anjlok Nyaris 4 Persen Pasca Rencana Diplomasi AS dan IranSistem Tertutup Tambak Udang Vaname Mulai Dikembangkan di Kawasan Industri SemarangLikuiditas Rubel Mengetat, Bank-Bank di Rusia Hadapi Krisis Uang Tunai

Paling Banyak Dibaca

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

General News

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

29 Jul 2026

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

Ekonomi

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

26 Jul 2026

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

Ekonomi

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

1 Agu 2026

Indosat Catat Laba Bersih Rp 3,2 Triliun pada Semester I 2026 Berkat Transformasi AI

Teknologi

Indosat Catat Laba Bersih Rp 3,2 Triliun pada Semester I 2026 Berkat Transformasi AI

29 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  2. 2Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  3. 3Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTUGeneral News 路 29 Jul 2026
  4. 4Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas BawahEkonomi 路 26 Jul 2026
  5. 5Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana NegaraEkonomi 路 1 Agu 2026
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap