apriniageosat.co.id
HomeNasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialBudayaEkonomiPeristiwaKulinerOlahragaMusikHiburanSainsPolitikPendidikanKriminalBisnisLingkunganHumanioraPariwisataMetropolitanTeknologiGaya HidupReligiOtomotifPropertiInternasionalTransportasiBencanaWisataPemerintahanKeperdataanEnergiManajemenSejarahInfrastrukturKeagamaanMetroEdukasiMitigasi BencanaPopuler
Home/Ekonomi

Mendagri Minta Kemenkeu Percepat Dana Bagi Hasil demi Selamatkan Gaji Pegawai Daerah

Parlin SinagaPublished 28 Jul 2026 - 11.25 路 0 Reads
Bagikan WhatsAppX
Mendagri Minta Kemenkeu Percepat Dana Bagi Hasil demi Selamatkan Gaji Pegawai Daerah
Foto/Ilustrasi: finance.detik.com.
A-A+

Pemerintah pusat menegaskan komitmennya untuk melindungi nasib para pegawai di tingkat daerah dengan menutup rapat opsi pemutusan hubungan kerja atau merumahkan pekerja akibat krisis anggaran lokal. Guna mengantisipasi situasi tersebut, Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian secara khusus meminta Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa untuk mempercepat penyaluran Dana Bagi Hasil kepada pemerintah daerah. Langkah taktis ini dinilai sangat mendesak demi membantu daerah-daerah yang sedang didera kesulitan keuangan, khususnya dalam memenuhi kewajiban pembayaran belanja pegawai.

Pertemuan penting yang digelar di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, pada Senin, 27 Juli 2026, menjadi wadah pembahasan berbagai isu krusial terkait stabilitas keuangan daerah. Salah satu poin utama yang dibahas adalah penyusunan skema pemberian dana tambahan atau *top-up* bagi pemerintah daerah yang kasnya sedang seret. Tito menjelaskan bahwa skema ini dirancang sebagai jaring pengaman agar tidak ada hak pegawai daerah yang dikorbankan di tengah ketidakpastian kondisi ekonomi lokal.

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialBudayaEkonomiPeristiwaKulinerOlahragaMusikHiburanSainsPolitikPendidikanKriminalBisnisLingkunganHumanioraPariwisataMetropolitanTeknologiGaya HidupReligiOtomotifPropertiInternasional

Kendati demikian, bantuan darurat ini tidak akan diberikan secara cuma-cuma tanpa komitmen pembenahan dari internal pemerintah daerah. Tito menegaskan bahwa formula *top-up* baru bisa diakses setelah daerah membuktikan telah melakukan efisiensi anggaran secara maksimal dan setelah Dana Bagi Hasil dari pusat dicairkan penuh namun tetap tidak mencukupi untuk menutup gaji. Aturan ketat ini sengaja diterapkan agar pemerintah daerah tidak menjadi manja dan abai terhadap pentingnya pengelolaan anggaran yang disiplin serta efisien.

Also Read

Pemerintah Kawal Ketat Rencana PHK Ratusan Pekerja Garmen Asal Hong Kong di Jawa Tengah

Pemerintah Kawal Ketat Rencana PHK Ratusan Pekerja Garmen Asal Hong Kong di Jawa Tengah

Sorotan terhadap minimnya efisiensi ini didasarkan pada temuan riil di lapangan. Tito mencontohkan kasus yang terjadi di Kota Tidore baru-baru ini, di mana kementeriannya sampai harus menerjunkan tim khusus untuk melakukan evaluasi anggaran. Hasilnya menunjukkan bahwa masih banyak pos belanja operasional, pemeliharaan, dan perawatan aset yang nilainya berlebihan dan sebenarnya sangat bisa dipangkas. Karena itu, reformasi belanja internal menjadi syarat mutlak sebelum daerah mengajukan permohonan bantuan tambahan ke pemerintah pusat.

Selain menuntut penghematan, pemerintah pusat juga mendorong pemerintah daerah untuk lebih kreatif dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah. Salah satu langkah konkret yang disarankan adalah dengan mempermudah dan menyederhanakan proses pembayaran pajak bagi masyarakat. Dengan optimalisasi pendapatan mandiri ini, diharapkan belanja pegawai secara bertahap dapat ditopang oleh kekuatan finansial daerah itu sendiri, tanpa harus terus-menerus bergantung pada kucuran dana dari pusat.

Also Read

Bank Mega Syariah Wujudkan Impian Haji Nasabah Melalui Hadiah Ratusan Juta Rupiah

Bank Mega Syariah Wujudkan Impian Haji Nasabah Melalui Hadiah Ratusan Juta Rupiah

Terkait nilai nominal dana talangan yang akan disiapkan untuk skema *top-up* tersebut, Kementerian Dalam Negeri masih enggan membeberkan angkanya secara terperinci. Saat ini, proses rekonsiliasi data yang melibatkan direktorat jenderal dari Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Keuangan masih terus berjalan. Langkah sinkronisasi data ini dinilai sangat krusial untuk memastikan bahwa bantuan keuangan darurat tersebut nantinya hanya mengalir ke daerah-daerah yang memang benar-benar membutuhkan dan telah memenuhi seluruh kriteria efisiensi.

Follow apriniageosat.co.id

Add to preferred sources on Google

Topik Terkait

anggaran daerahKementerian KeuanganDana Bagi HasilKementerian Dalam NegeriBelanja Pegawai

Berita Terbaru Lainnya

Pemerintah Kawal Ketat Rencana PHK Ratusan Pekerja Garmen Asal Hong Kong di Jawa TengahKementerian Pertanian Tetap Stabil meski Posisi Wakil Menteri Masih KosongStandar MotoGP Diterapkan di Mandalika Racing Series untuk Cetak Pembalap DuniaBank Mega Syariah Wujudkan Impian Haji Nasabah Melalui Hadiah Ratusan Juta RupiahWabah Flu Burung Menyebar ke Sapi Perah di Amerika SerikatToyota Calya dan Agya Kuasai Hampir Separuh Pasar Mobil Murah NasionalHobi Pamer Pejabat di Media Sosial Mengikis Kepercayaan PublikLaju IHSG Tertahan Menunggu Kepastian Nahkoda Baru Bank Indonesia

Paling Banyak Dibaca

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

Nasional

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

25 Jul 2026

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

Ekonomi

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

27 Jul 2026

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

Pariwisata

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

26 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

Metropolitan

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

27 Jul 2026

馃敟

Popular

  1. 1Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASNNasional 路 25 Jul 2026
  2. 2Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di MorowaliEkonomi 路 27 Jul 2026
  3. 3Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  4. 4Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027Pariwisata 路 26 Jul 2026
  5. 5Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
Transportasi
Bencana
Wisata
Pemerintahan
Keperdataan
Energi
Manajemen
Sejarah
Infrastruktur
Keagamaan
Metro
Edukasi
Mitigasi Bencana

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap