Pemanfaatan platform digital kini tidak lagi sebatas untuk membagikan konten hiburan semata. Di tangan generasi muda kreatif, ruang digital bertransformasi menjadi sarana untuk menggerakkan aksi nyata di tengah masyarakat. Kiprah positif ini ditunjukkan oleh tiga kreator muda Indonesia, yaitu Jerhemy Owen, Elsa Novia, dan Hendri Alejandro. Melalui kreativitas dan konsistensi, mereka berhasil mengembangkan aktivitas digital mereka menjadi berbagai kegiatan langsung yang berdampak positif pada pemberdayaan ekonomi lokal, pelestarian lingkungan, hingga pengenalan budaya.
Salah satu fokus pemberdayaan ekonomi masyarakat dijalankan oleh Hendri Alejandro. Kreator muda ini memanfaatkan potensi ekosistem affiliate dan metode live shopping melalui platform Ibun Mall. Upaya ini dirancang khusus untuk membantu para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang berada di Desa Ibun, Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat. Melalui pendekatan digital tersebut, Hendri berupaya membantu para pelaku UMKM lokal dalam memperluas jangkauan pasar mereka ke tingkat yang lebih luas.
Perkembangan dari inisiatif digital ini disampaikan langsung oleh Hendri Alejandro saat menjadi pembicara dalam acara #Serunya17an yang berlangsung di Jakarta pada Selasa (18/8/2026). Dalam kesempatan tersebut, diketahui bahwa Ibun Mall saat ini telah memberikan dukungan nyata kepada lebih dari 30 UMKM lokal serta menjalin kolaborasi dengan lebih dari 100 host live. Selain mengelola Ibun Mall, Hendri juga mendirikan Komunitas Host 1 Miliar. Komunitas yang diinisiasinya ini kini telah beranggotakan lebih dari 300 kreator yang aktif berkolaborasi di bidang pemasaran digital.
IHSG Naik 0,75% ke Level 6.449 Digendong Saham BYAN

Di sektor pelestarian lingkungan dan sosial, Jerhemy Owen mengambil peran aktif melalui gerakan nyata yang berkelanjutan. Jerhemy menginisiasi sebuah gerakan lingkungan bernama Wenanam, yang sukses mengumpulkan lebih dari 10 ribu bibit pohon pada tahun 2025. Aksi peduli lingkungan ini kemudian dilanjutkan melalui gerakan kampanye #PohonUntukAceh, yang hingga bulan Juli 2026 telah berhasil mengumpulkan sebanyak 250 ribu bibit pohon. Tidak hanya berfokus pada penghijauan, Jerhemy juga memelopori gerakan Wengalir. Melalui program Wengalir ini, ia membangun akses air bersih bagi masyarakat di Nusa Tenggara Timur serta turut mendirikan sebuah bangunan sekolah di wilayah tersebut.
Sementara itu, Elsa Novia memilih fokus pada bidang edukasi sejarah dan pelestarian kebudayaan lokal. Elsa mendirikan Benteng Walking Tour, sebuah inisiatif wisata jalan kaki yang bertujuan untuk mengenalkan sejarah dan tradisi kebudayaan Tionghoa-Indonesia kepada masyarakat luas. Kegiatan tur edukatif ini mengeksplorasi kawasan bersejarah di Kota Lama Tangerang serta kawasan Pecinan Glodok yang terletak di Jakarta Barat. Sejak pertama kali dirintis, program Benteng Walking Tour ini telah berjalan selama sekitar tiga tahun dan telah diikuti oleh ribuan peserta dari berbagai kalangan.
Program Merdeka Daya Berikan Diskon 50 Persen Tambah Daya Listrik

Melalui berbagai langkah nyata yang dilakukan oleh Jerhemy Owen, Elsa Novia, dan Hendri Alejandro, terlihat jelas bahwa aktivitas di dunia maya memiliki kekuatan besar untuk menciptakan perubahan sosial yang nyata. Dengan memadukan teknologi digital dan kepedulian sosial, para kreator muda ini membuktikan bahwa inovasi digital dapat menjadi motor penggerak bagi kemajuan UMKM, pelestarian lingkungan, dan penguatan nilai-nilai budaya lokal di Indonesia.






