apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanKriminalLingkunganTeknologiOtomotifInternasionalGeneral NewsEconomyNewsSportsPopuler
Beranda/Ekonomi

Jasindo Bayar Klaim Perdana Asuransi BMN Rp17,6 Miliar Lewat Skema Pooling Fund Bencana

Andi TobanDiterbitkan 4 Agu 2026 - 08.16 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Jasindo Bayar Klaim Perdana Asuransi BMN Rp17,6 Miliar Lewat Skema Pooling Fund Bencana
Foto/Ilustrasi: ekonomi.republika.co.id.
A-A+

Pemerintah Indonesia secara resmi telah menyalurkan pembayaran klaim untuk skema Asuransi Barang Milik Negara (ABMN) dengan nilai total mencapai Rp17,6 miliar. Pembayaran ini menjadi pencapaian penting dalam pengelolaan aset negara karena merupakan klaim pertama yang berhasil direalisasikan di bawah skema Asuransi Barang Milik Negara dengan dukungan pendanaan dari Pooling Fund Bencana (PFB). Prosesi serah terima pembayaran klaim perdana ini diselenggarakan secara resmi oleh Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan di Jakarta pada hari Senin, tanggal 3 Agustus 2026.

Dalam pelaksanaan penyerahan tersebut, PT Asuransi Jasa Indonesia (Persero) atau Jasindo

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanKriminalLingkunganTeknologiOtomotifInternasionalGeneral NewsEconomyNewsSports

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
bertindak sebagai pihak yang menyerahkan pembayaran klaim. Peran ini dijalankan oleh Jasindo dalam kapasitasnya sebagai Ketua Konsorsium Asuransi Barang Milik Negara (KABMN). Dana klaim tersebut diserahkan secara resmi kepada Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH) sebagai pihak yang mengelola dana atas aset-aset milik Kementerian Agama yang menjadi objek pertanggungan dalam skema asuransi ini.

Alokasi dana klaim senilai Rp17,6 miliar ini ditujukan secara khusus untuk mendukung dan mempercepat pemulihan berbagai aset milik Kementerian Agama yang mengalami kerusakan akibat bencana. Aset-aset pemerintah yang terdampak bencana tersebut tersebar di tiga wilayah provinsi, yaitu Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Adapun kerusakan fisik pada aset-aset tersebut terjadi akibat peristiwa bencana yang melanda wilayah-wilayah tersebut pada periode tanggal 25 hingga 30 November 2025.

Baca Juga

GMR Airports Jajaki Peluang Perluasan Investasi Bandara di Indonesia

GMR Airports Jajaki Peluang Perluasan Investasi Bandara di Indonesia

Direktur Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan, Evita Manthovani, memberikan penjelasan mendalam mengenai signifikansi program ini bagi stabilitas keuangan negara. Evita Manthovani menyatakan bahwa keberadaan program Asuransi BMN bukan sekadar untuk memenuhi ketentuan regulasi yang ada. Lebih dari itu, program ini menjadi bagian penting dari upaya pemerintah dalam memperkuat ketahanan fiskal negara melalui percepatan pemulihan aset-aset pemerintah yang terdampak oleh bencana alam.

Sementara itu, Direktur Operasional Jasindo, Ocke Kurniandi, menegaskan komitmen penuh dari pihak konsorsium dalam mengawal perlindungan aset strategis milik negara. Ocke Kurniandi menyatakan bahwa sebagai Ketua Konsorsium Asuransi Barang Milik Negara, pihak konsorsium berkomitmen penuh untuk memastikan bahwa perlindungan terhadap aset-aset strategis milik pemerintah dapat berjalan secara optimal. Ia menambahkan bahwa pembayaran klaim ini menjadi bukti nyata bagaimana pengelolaan risiko yang terencana dengan baik dapat membantu pemerintah dalam mempercepat proses pemulihan aset negara yang mengalami kerusakan akibat bencana.

Baca Juga

Tiga Indikator Rilis, Airlangga Hartarto Beberkan Bukti Fondasi Ekonomi Indonesia Makin Kokoh

Tiga Indikator Rilis, Airlangga Hartarto Beberkan Bukti Fondasi Ekonomi Indonesia Makin Kokoh

Program Asuransi BMN yang dijalankan melalui skema Pooling Fund Bencana ini merupakan bagian dari skema besar Disaster Risk Finance and Insurance (DRFI), sebuah inisiatif yang telah mulai diimplementasikan di Indonesia sejak tahun 2019. Sejak awal pelaksanaannya, nilai pertanggungan aset negara yang dilindungi oleh asuransi terus mengalami peningkatan yang sangat signifikan. Pada tahap awal uji coba di tahun 2019, nilai pertanggungan tercatat sebesar Rp10,73 triliun, dan angka tersebut terus tumbuh pesat hingga mencapai Rp92,22 triliun pada tahun 2025.

Pada tahun implementasi 2026, pemerintah terus memperluas cakupan perlindungan dengan memberikan proteksi asuransi terhadap 20.838 objek Barang Milik Negara, dengan total nilai pertanggungan mencapai Rp29,19 triliun. Objek-objek BMN yang mendapatkan perlindungan asuransi pada tahun 2026 ini mencakup berbagai aset vital pelayanan publik, yang meliputi bangunan pendidikan milik Kementerian Agama, fasilitas kesehatan di bawah Kementerian Kesehatan, serta bangunan perkantoran yang berada di bawah naungan Kementerian Sekretariat Negara.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Kementerian KeuanganAsuransi BMNJasindoPooling Fund Bencana

Berita Terbaru Lainnya

Pemkab Lombok Tengah Perbarui Rambu Bahaya di Tempat Wisata demi Cegah KecelakaanGMR Airports Jajaki Peluang Perluasan Investasi Bandara di IndonesiaLangkah Strategis Seskab Teddy Merawat Jaringan Dinilai Perlu Dicontoh Para PolitisiMendagri, Data Dukcapil Jadi Fondasi Utama Layanan Publik DigitalIntegrasi Data Kependudukan Menjadi Kunci Efektivitas Kebijakan dan Layanan Publik di DaerahPutusan PN Jakarta Pusat Perkuat Legitimasi Kepemimpinan Muhamad Mardiono di PPPPangkalan Militer Iran di Perbatasan Marivan Diserang, Satu Prajurit Tewas dalam Baku TembakSuhu Ekstrem Capai 42,5 Derajat Celsius, Otoritas Korea Selatan Minta Warga Hentikan Aktivitas Luar Ruangan

Paling Banyak Dibaca

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

General News

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

29 Jul 2026

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

Ekonomi

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

26 Jul 2026

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

Ekonomi

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

1 Agu 2026

Indosat Catat Laba Bersih Rp 3,2 Triliun pada Semester I 2026 Berkat Transformasi AI

Teknologi

Indosat Catat Laba Bersih Rp 3,2 Triliun pada Semester I 2026 Berkat Transformasi AI

29 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  2. 2Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  3. 3Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTUGeneral News 路 29 Jul 2026
  4. 4Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas BawahEkonomi 路 26 Jul 2026
  5. 5Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana NegaraEkonomi 路 1 Agu 2026
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap