apriniageosat.co.id
BerandaNasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikBisnisTeknologiInternasionalSportsPoliticsBusinessNationalPopuler
Beranda/Ekonomi

Babinsa Bukan Penagih Pajak, Tapi Bayang-Bayang Pengawasan Itu Nyata

Agus CahyonoDiterbitkan 26 Jul 2026 - 19.10 · 1 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Babinsa Bukan Penagih Pajak, Tapi Bayang-Bayang Pengawasan Itu Nyata
Foto/Ilustrasi: Tempo
A-A+

Kepala Staf Presiden, Dudung Abdurachman, meluruskan polemik yang mengemuka: pelibatan Bintara Pembina Desa (Babinsa) tidak akan menyentuh urusan menagih pajak dari pintu ke pintu. Alih-alih menjadi petugas penagih, kehadiran mereka di lapangan hanya sebatas mendampingi petugas Direktorat Jenderal Pajak. Pernyataan ini disampaikan di Jakarta, Jumat (24/7), untuk meredam riuh tafsir yang beredar luas.

Menurut Dudung, Babinsa dipilih karena menyimpan peta sosial yang terperinci tentang wilayah binaannya. Akar rumput tidak lagi asing di mata mereka. Maka, peran yang disematkan lebih menyerupai jembatan pengetahuan: memudahkan petugas pajak memahami celah-celah ketidaktahuan warga terhadap kewajiban fiskal. “Kan banyak celah-celah ya masyarakat belum tahu kewajiban pajak,” ujarnya, menekankan bahwa langkah ini bagian dari sosialisasi, bukan tekanan.

Konteks yang lebih dingin muncul dari selembar surat edaran bernomor SE-8/PJ/2026. Dokumen terbitan Direktorat Jenderal Pajak itu secara gamblang menyebut Babinsa dan Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat sebagai perangkat menjaring informasi kepatuhan pajak di tingkat desa. Meski KSP menepis makna penyadapan fiskal, narasi “pengawasan” di surat tersebut memantik tafsir lain. Dua kata—pendampingan dan pengawasan—menjadi tarik ulur definisi yang belum tuntas.

Baca Juga

BPJPH Dorong Sertifikasi Halal Gratis UMK Jelang Wajib Halal Oktober 2026

BPJPH Dorong Sertifikasi Halal Gratis UMK Jelang Wajib Halal Oktober 2026

Koalisi Masyarakat Sipil Reformasi Sektor Keamanan menolak keras kebijakan ini. Direktur Imparsial, Ardi Manto Adiputra, memperingatkan risiko perluasan fungsi pengawasan negara terhadap warga tanpa dasar hukum yang memadai. Ia menggarisbawahi bahwa pemungutan dan pengawasan pajak adalah fungsi administrasi sipil yang harus dijalankan di atas prinsip legalitas, akuntabilitas, dan perlindungan data pribadi. Kekhawatiran itu bukan tanpa alasan: kehadiran aparat berseragam dalam urusan perpajakan membuka celah intimidasi, meski pemerintah menyebutnya sekadar membantu menunjukkan letak rumah.

Dudung menyerahkan perkara teknis penugasan sepenuhnya kepada Panglima TNI. Namun, ia tetap percaya bahwa Babinsa memahami denyut warga hingga ke pelosok. Di sinilah letak paradoksnya: pengetahuan intim tentang desa itulah yang diandalkan, sekaligus menjadi sumber ketidaknyamanan. Di satu sisi, negara ingin menambal kebocoran pajak lewat ujung-ujung senyap yang tak terjangkau petugas sipil. Di sisi lain, masyarakat sipil melihatnya sebagai langkah mundur—militerisasi halus di lahan administrasi. Pertanyaan yang mengendap: seberapa jauh negara boleh merapat ke ruang privat demi satu nomor pokok wajib pajak?

Baca Juga

Pemerintah Jamin Ekonomi Tetap Terkendali Pascakenaikan PPN 12 Persen

Pemerintah Jamin Ekonomi Tetap Terkendali Pascakenaikan PPN 12 Persen

Sementara mekanisme formal masih digodok, satu hal pasti: silang pendapat ini mencerminkan kehati-hatian yang sehat. Sosialisasi pajak memang mendesak di negeri dengan rasio kepatuhan yang terus digenjot, namun jalurnya harus tetap bersih dari trauma pengawasan masa lalu. Babinsa, yang semula dikenal sebagai penjaga keamanan dan pembina ketahanan desa, kini hendak diuji perannya sebagai penyampai pesan fiskal. Hasil akhirnya akan diingat sebagai pelajaran tentang apakah negara mampu mendampingi tanpa mengintai.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

TNIpajakBabinsakepatuhan wajib pajakpengawasanreformasi sektor keamanan

Berita Terbaru Lainnya

Perkembangan Regulasi Apple di Indonesia, iPhone 16 Tertunda, iPhone 17e Kantongi Sertifikasi TKDNKelanjutan Kasus Pailit Sritex, Rencana Penyelamatan Ekonomi dan Perkembangan Lelang AsetOtorita IKN Optimistis Dampak Ekonomi Tahap Dua Meningkat, Sektor Properti dan Bandara Jadi SorotanGagal di Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Alihkan Fokus ke FIFA ASEAN CupKetentuan Pendaftaran Seleksi PPPK Tahap II bagi Tenaga Non-ASN di Database BKNBakti Komdigi Optimalkan Satelit Satria-1 Jaga Internet di Sangihe, Talaud, dan SitaroJelang Waisak 2570 BE, Arca Unfinished Buddha Borobudur Dipindahkan ke Lapangan KenariRencana Penerapan Single Salary ASN, Guru Cemas Nasib Tunjangan Sertifikasi

Paling Banyak Dibaca

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

Ekonomi

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

27 Jul 2026

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

Nasional

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

25 Jul 2026

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

Metropolitan

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

27 Jul 2026

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

Pariwisata

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

26 Jul 2026

🔥

Populer

  1. 1Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di MorowaliEkonomi · 27 Jul 2026
  2. 2Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASNNasional · 25 Jul 2026
  3. 3Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan · 25 Jul 2026
  4. 4Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum · 27 Jul 2026
  5. 5Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta TimurMetropolitan · 27 Jul 2026

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikBisnisTeknologiInternasionalSportsPoliticsBusinessNational

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap