apriniageosat.co.id
BerandaNasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikBisnisTeknologiInternasionalSportsPoliticsBusinessNationalPopuler
Beranda/Ekonomi

Zulkifli Hasan Luruskan Miskonsepsi Koperasi Desa Merah Putih yang Dibandingkan dengan Warung Madura

Uria Anyi ApuiDiterbitkan 28 Jul 2026 - 08.40 路 1 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Zulkifli Hasan Luruskan Miskonsepsi Koperasi Desa Merah Putih yang Dibandingkan dengan Warung Madura
Foto/Ilustrasi: Republika
A-A+

Debat mengenai efektivitas program pemerintah kerap kali melahirkan sudut pandang yang bertolak belakang. Hal ini tampak jelas saat Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menghadiri Musyawarah Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) XIX di Politeknik Negeri Semarang pada Senin, 27 Juli 2026. Di hadapan para mahasiswa, pria yang akrab disapa Zulhas ini harus berhadapan dengan kritik tajam mengenai relevansi Koperasi Desa atau Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Program baru ini diragukan kemampuannya untuk bertahan di tengah gempuran pasar ritel yang sudah menggurita.

Kritik tersebut dilontarkan oleh seorang mahasiswi dari Universitas Islam Sultan Agung (Unissula). Dengan lugas, ia mempertanyakan daya saing KDKMP di hadapan jaringan minimarket waralaba modern yang telah menguasai berbagai sudut wilayah Indonesia. Tidak hanya itu, ia juga membandingkan koperasi tersebut dengan fenomena warung Madura yang dikenal sangat fleksibel dan memiliki jam operasional panjang. Dalam pandangannya, bisnis retail lokal seperti warung Madura jauh lebih potensial meraup keuntungan dibandingkan dengan konsep koperasi desa yang diusung oleh pemerintah.

Baca Juga

BPJPH Dorong Sertifikasi Halal Gratis UMK Jelang Wajib Halal Oktober 2026

BPJPH Dorong Sertifikasi Halal Gratis UMK Jelang Wajib Halal Oktober 2026

Mendengar keraguan tersebut, Zulkifli Hasan langsung memberikan klarifikasi untuk meluruskan persepsi publik. Ia menegaskan bahwa membandingkan KDKMP dengan minimarket modern atau warung kelontong adalah sebuah kekeliruan mendasar. Menurutnya, entitas yang sedang dibangun pemerintah ini tidak dirancang untuk mencari keuntungan komersial layaknya supermarket swasta. Sebaliknya, KDKMP diposisikan sebagai bagian dari infrastruktur resmi pemerintah yang memiliki fungsi pelayanan publik yang spesifik dan strategis di tingkat akar rumput.

Lebih lanjut, Zulhas membeberkan peran krusial yang akan diemban oleh Koperasi Desa Merah Putih ini. Salah satu misi utamanya adalah menjadi saluran resmi untuk mendistribusikan berbagai barang bersubsidi dan bantuan langsung dari negara agar tepat sasaran. Langkah ini diambil sebagai respons atas data dari Dewan Ekonomi Nasional yang menunjukkan bahwa sekitar 70 persen bantuan sosial dan barang bersubsidi saat ini tidak tersalurkan kepada pihak yang benar-benar membutuhkan. Melalui jaringan koperasi desa ini, rantai distribusi diharapkan menjadi lebih transparan dan terkontrol.

Baca Juga

Pemerintah Jamin Ekonomi Tetap Terkendali Pascakenaikan PPN 12 Persen

Pemerintah Jamin Ekonomi Tetap Terkendali Pascakenaikan PPN 12 Persen

Meski memiliki misi yang jelas, Zulhas mengakui bahwa sosialisasi program ini menghadapi tantangan besar, terutama di jagat maya. Ia mengeluhkan derasnya arus kritik di media sosial yang sering kali mendahului pemahaman masyarakat tentang esensi program tersebut. Setiap kali pihak kementerian mencoba memberikan penjelasan satu arah, respons negatif yang datang dari warganet bisa melipatgandakan narasi penolakan. Oleh karena itu, ia berharap forum dialog seperti musyawarah mahasiswa ini dapat menjadi jembatan informasi yang lebih objektif dalam membedakan fungsi bisnis retail komersial dengan infrastruktur distribusi sosial milik negara.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Zulkifli HasanKoperasi Desabarang bersubsidiwarung madurakesejahteraan sosial

Berita Terbaru Lainnya

Perkembangan Regulasi Apple di Indonesia, iPhone 16 Tertunda, iPhone 17e Kantongi Sertifikasi TKDNKelanjutan Kasus Pailit Sritex, Rencana Penyelamatan Ekonomi dan Perkembangan Lelang AsetOtorita IKN Optimistis Dampak Ekonomi Tahap Dua Meningkat, Sektor Properti dan Bandara Jadi SorotanGagal di Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Alihkan Fokus ke FIFA ASEAN CupKetentuan Pendaftaran Seleksi PPPK Tahap II bagi Tenaga Non-ASN di Database BKNBakti Komdigi Optimalkan Satelit Satria-1 Jaga Internet di Sangihe, Talaud, dan SitaroJelang Waisak 2570 BE, Arca Unfinished Buddha Borobudur Dipindahkan ke Lapangan KenariRencana Penerapan Single Salary ASN, Guru Cemas Nasib Tunjangan Sertifikasi

Paling Banyak Dibaca

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

Ekonomi

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

27 Jul 2026

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

Nasional

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

25 Jul 2026

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

Metropolitan

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

27 Jul 2026

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

Pariwisata

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

26 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di MorowaliEkonomi 路 27 Jul 2026
  2. 2Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASNNasional 路 25 Jul 2026
  3. 3Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  4. 4Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  5. 5Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta TimurMetropolitan 路 27 Jul 2026

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikBisnisTeknologiInternasionalSportsPoliticsBusinessNational

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap