Wajah Lama Menggoda, Geely Coolray Hadir dengan Kejutan di Balik Setir Kanan

Domu TobingPublished 26 Jul 2026 - 18.200 Reads
Bagikan WhatsAppX
Wajah Lama Menggoda, Geely Coolray Hadir dengan Kejutan di Balik Setir Kanan
Foto/Ilustrasi: kumparan.com.
A-A+

Kedatangan SUV kompak Geely Coolray langsung mencuri perhatian publik otomotif Indonesia. Namun, alih-alih disambut wujud termutakhir yang sudah meluncur di Tiongkok, pengunjung justru disuguhi siluet eksterior generasi sebelumnya. Fenomena ini sontak memicu gelombang tanya: mengapa pabrikan asal Negeri Tirai Bambu itu memilih merakit varian yang tampak selangkah di belakang versi globalnya?

Jawabannya mengerucut pada satu kendala teknis yang belum terpecahkan: posisi kemudi. Versi facelift Geely Binyue鈥攏ama asli Coolray di pasar domestik Tiongkok鈥攜ang telah menggendong mesin 1.500 cc turbo empat silinder dan penyegaran desain depan-belakang, hingga kini hanya tersedia dalam konfigurasi setir kiri. Sales and Channel Development Director Geely Auto Indonesia, Constantinus Herlijoso, mengungkapkan bahwa transformasi ke setir kanan bukan sekadar memindahkan komponen, melainkan memerlukan siklus pengembangan tambahan yang cukup makan waktu.

Also Read

Stasiun Bekasi Ekstensi Menyatu dengan Summarecon dan LRT, Beban Penumpang Terurai

Meski begitu, bukan berarti pengalaman berkendara di kabin terabaikan. Herlijoso menegaskan interior Coolray yang mendarat di Tanah Air sudah mengadopsi generasi teranyar yang serupa dengan milik Binyue di Tiongkok. Jadi, sebagian besar sentuhan modern di dalam kabin tidak ketinggalan zaman. Perbedaan paling kasatmata hanya terpancang di bagian depan kendaraan, yang masih mewarisi fascia satu periode sebelum facelift. Dengan kata lain, konsumen mendapatkan kokpit kekinian dengan balutan wajah lawas鈥攕ebuah kompromi yang mungkin terasa janggal, namun diyakini tidak mengurangi daya pikat.

Keunikan tidak berhenti sampai di situ. Sebelum masuk ke Indonesia, Geely Coolray telah lebih dulu mengaspal di berbagai negara dengan identitas berbeda-beda. Di Malaysia, ia bertransformasi menjadi Proton X50 yang sangat populer. Sementara di kawasan Rusia dan Belarusia, masyarakat mengenalnya sebagai Belgi X50. Langgam adaptasi lintas negara ini menunjukkan bahwa sang SUV memang dirancang untuk fleksibel, termasuk saat harus menyelaraskan karakteristik kaki-kaki terhadap kontur jalan Nusantara. Tim insinyur melakukan penyetelan ulang suspensi dan peredam agar mobil tidak hanya lincah di aspal mulus sirkuit Mandalika, tetapi juga tetap empuk melibas polisi tidur dan jalanan bergelombang di perkotaan.

Also Read

Dampak Nyata Jadi Tolok Ukur Baru Kinerja ASN

Uji coba di Sirkuit Internasional Mandalika menjadi panggung pembuktian sekaligus sinyal bahwa Geely tidak sekadar melempar produk global apa adanya. Penyesuaian spesifikasi yang mereka klaim bukanlah jargon belaka, melainkan upaya sungguh-sungguh menghadirkan kendaraan yang sesuai dengan selera dan kebutuhan orang Indonesia. Walau tertinggal satu babak facelift di sisi eksterior, langkah itu justru membuka ruang antisipasi: akankah versi bermuka baru segera menyusul begitu persoalan setir kanan terpecahkan? Geely belum mau buka suara, tetapi para penggemar sudah mulai menabung harapan.

Berita Terbaru Lainnya

Paling Banyak Dibaca