Keputusan mengejutkan datang dari pucuk pimpinan Bank Indonesia. Perry Warjiyo memilih meletakkan jabatannya sebagai Gubernur Bank Indonesia dua tahun lebih cepat dari masa bakti yang seharusnya. Langkah mendadak ini langsung memantik perhatian dunia internasional, salah satunya media asal Singapura, Channel News Asia (CNA). Sorotan global ini bukan tanpa alasan, sebab pergantian nakhoda bank sentral di tengah jalan kerap membawa konsekuensi serius bagi stabilitas ekonomi suatu negara berkembang.
Kabar pengunduran diri yang beredar pada Senin, 27 Juli 2026, langsung direspons negatif oleh








