apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanKriminalLingkunganTeknologiOtomotifInternasionalGeneral NewsEconomyNewsSportsPopuler
Beranda/Ekonomi

Trump Desak Chevron dan ExxonMobil Turunkan Harga Bensin Usai Raup Laba Raksasa

Agus CahyonoDiterbitkan 4 Agu 2026 - 16.01 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Trump Desak Chevron dan ExxonMobil Turunkan Harga Bensin Usai Raup Laba Raksasa
Foto/Ilustrasi: cnbcindonesia.com.
A-A+

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump melontarkan kritik tajam yang ditujukan langsung kepada dua raksasa energi asal negaranya, Chevron dan ExxonMobil. Trump menuding kedua perusahaan tersebut memanfaatkan situasi kelangkaan akibat konflik dengan Iran untuk meraup keuntungan yang dinilai berlebihan. Pernyataan keras ini disampaikan langsung oleh Trump di Gedung Putih pada Senin, 3 Agustus 2026 waktu setempat.

Dalam pernyataannya di hadapan para jurnalis, Trump menegaskan ketidaksukaannya terhadap margin keuntungan luar biasa yang diperoleh kedua korporasi tersebut di tengah situasi sulit. Menurut Trump, lonjakan pendapatan mereka didorong oleh kelangkaan pasokan minyak mentah dunia. Ia pun menuntut agar Chevron dan ExxonMobil segera mengembalikan sebagian keuntungan tersebut kepada masyarakat dengan cara memangkas harga jual di tingkat konsumen.

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanKriminalLingkunganTeknologiOtomotifInternasionalGeneral NewsEconomyNewsSports

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan

Desakan Trump ini muncul setelah melihat laporan keuangan kuartal kedua kedua perusahaan yang melonjak tajam. Chevron mencatatkan kenaikan pendapatan yang sangat signifikan, yakni meroket hampir 400 persen menjadi US$ 12,0 miliar atau setara Rp 192,0 triliun, dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya yang hanya sebesar US$ 2,5 miliar atau sekitar Rp 40,0 triliun. Sementara itu, ExxonMobil juga membukukan kinerja keuangan yang luar biasa dengan laba bersih yang meningkat lebih dari dua kali lipat menjadi US$ 14,5 miliar atau setara Rp 232,0 triliun dari posisi sebelumnya sebesar US$ 7,1 miliar atau sekitar Rp 113,6 triliun.

Baca Juga

Pameran Wastra di Museum Sultra Dorong Pertumbuhan Ekonomi Kreatif Perajin Lokal

Pameran Wastra di Museum Sultra Dorong Pertumbuhan Ekonomi Kreatif Perajin Lokal

Kenaikan laba yang masif ini tidak lepas dari rentetan ketegangan geopolitik yang bermula sejak 28 Februari lalu, ketika AS dan Israel melancarkan serangan ke wilayah Iran. Sebagai bentuk balasan, Teheran berupaya menutup rute ekspor minyak mentah melalui Selat Hormuz. Dampaknya, harga minyak mentah AS melambung sekitar 20 persen. Kontrak berjangka minyak AS sepanjang periode April hingga Juni mencatat harga penutupan rata-rata di kisaran US$ 92 atau sekitar Rp 1.472.000 per barel, yang berarti 27 persen lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata harga pada kuartal pertama.

Di tingkat konsumen domestik AS, dampak kenaikan harga minyak mentah ini sangat dirasakan di stasiun pengisian bahan bakar. Pada hari Senin, harga rata-rata bensin eceran di AS menyentuh angka US$ 4,10 atau sekitar Rp 65.600 per galon secara nasional. Berdasarkan data resmi dari Asosiasi Otomotif Amerika (AAA), harga eceran terbaru ini merepresentasikan kenaikan hampir 40 persen dibandingkan dengan harga sebelum pecahnya konflik pada 27 Februari, yang kala itu masih berada di angka US$ 2,98 atau sekitar Rp 47.680 per galon.

Baca Juga

Pedagang Bendera Musiman Mulai Padati Jakarta, Hadapi Tren Penurunan Omzet dan Persaingan Online

Pedagang Bendera Musiman Mulai Padati Jakarta, Hadapi Tren Penurunan Omzet dan Persaingan Online

Pernyataan keras dari sang presiden segera memberikan dampak instan pada pergerakan saham kedua emiten energi tersebut di bursa efek. Pasca-komentar Trump dipublikasikan, saham Chevron terpantau merosot hingga hampir 2 persen, sementara saham ExxonMobil ikut diperdagangkan sedikit lebih rendah. Meskipun demikian, saham-saham sektor minyak ini sebenarnya sudah berada dalam tekanan sejak awal perdagangan hari Senin akibat penurunan harga minyak mentah global sekitar 5 persen. Penurunan harga minyak itu sendiri dipicu oleh optimisme pasar terkait peluang dibukanya kembali dialog antara AS dan Iran guna meredakan ketegangan.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Donald Trumpharga minyakChevronExxonMobil

Berita Terbaru Lainnya

BKPP Malinau Gelar Bimtek Angka Kredit untuk Atasi Kendala Kenaikan Pangkat PNSPameran Wastra di Museum Sultra Dorong Pertumbuhan Ekonomi Kreatif Perajin LokalPedagang Bendera Musiman Mulai Padati Jakarta, Hadapi Tren Penurunan Omzet dan Persaingan OnlinePemerintah Luruskan Aturan Ekspor Komoditas Tambang yang Mengandung Logam Tanah JarangKuda Pacu Juara Nasional Hangus Terbakar dalam Insiden KMP Mutiara Sentosa IIPolda Metro Jaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Kunjungan PM Thailand di JakartaKrisis Air Bersih di Parung Panjang Bogor, Warga Desa Pingku Tempuh Jarak 4 KilometerBank DBS Indonesia Hadirkan Solusi Navigasi Finansial di Tengah Dinamika Pasar Global

Paling Banyak Dibaca

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

General News

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

29 Jul 2026

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

Ekonomi

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

26 Jul 2026

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

Ekonomi

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

1 Agu 2026

Indosat Catat Laba Bersih Rp 3,2 Triliun pada Semester I 2026 Berkat Transformasi AI

Teknologi

Indosat Catat Laba Bersih Rp 3,2 Triliun pada Semester I 2026 Berkat Transformasi AI

29 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  2. 2Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  3. 3Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTUGeneral News 路 29 Jul 2026
  4. 4Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas BawahEkonomi 路 26 Jul 2026
  5. 5Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana NegaraEkonomi 路 1 Agu 2026
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap