apriniageosat.co.id
BerandaNasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikBisnisTeknologiInternasionalSportsPoliticsBusinessNationalPopuler
Beranda/Hukum

Tragedi Antrean Sate Taichan yang Merenggut Nyawa Prajurit TNI di Tangerang

Usat NgajiDiterbitkan 28 Jul 2026 - 07.37 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Tragedi Antrean Sate Taichan yang Merenggut Nyawa Prajurit TNI di Tangerang
Foto/Ilustrasi: Detik
A-A+

Sebuah perselisihan sepele di lapak kuliner dini hari berujung pada hilangnya nyawa seorang prajurit TNI di Kabupaten Tangerang. Prada Arif Budiman Sampurna, anggota Kodam XVII/Cenderawasih yang tengah diperbantukan di Kantor Perwakilan Jakarta, tewas setelah dikeroyok dan ditikam secara brutal. Ironisnya, pertikaian maut yang terjadi pada Minggu pagi, 19 Juli 2026 sekitar pukul 05.45 WIB tersebut dipicu hanya karena perebutan antrean pesanan sate taichan di area parkir.

Insiden bermula ketika kelompok pelaku memesan empat porsi sate taichan, namun korban meyakini bahwa pesanan yang disajikan adalah miliknya. Kesalahpahaman verbal ini dengan cepat memanas menjadi adu mulut, sebelum akhirnya berubah menjadi aksi kekerasan fisik secara sepihak. Meski korban sempat berusaha melarikan diri dari kepungan, para pelaku terus mengejarnya hingga ke Jalan Raya Permata Hijau Golf, Kelapa Dua. Di lokasi itulah korban dikeroyok dan ditikam sebanyak sepuluh kali hingga meninggal dunia di tempat kejadian.

Jasad korban yang tergeletak kemudian ditemukan oleh warga sekitar bersama dengan kartu tanda anggota militer miliknya. Penemuan identitas tersebut langsung dilaporkan kepada Babinsa dan Bhabinkamtibmas setempat, yang segera memicu pergerakan cepat aparat. Tim gabungan yang terdiri dari Korem 052/Wijayakrama, Deninteldam Jaya, Denpom Tangerang, dan Polres Tangerang Selatan langsung diterjunkan untuk mengolah tempat kejadian perkara, mengumpulkan barang bukti, serta memburu para pelaku yang melarikan diri.

Baca Juga

Kejaksaan Agung Sita 104 Ton Timah Milik Terpidana Tamron alias Aon

Kejaksaan Agung Sita 104 Ton Timah Milik Terpidana Tamron alias Aon

Penyelidikan intensif kepolisian akhirnya berhasil mengidentifikasi sembilan orang yang terlibat, dengan tujuh di antaranya kini telah ditetapkan sebagai tersangka. Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan, AKP Wira Graha Setiawan, mengungkapkan bahwa para pelaku terbagi ke dalam empat klaster peran yang berbeda. Klaster pertama melibatkan MKN (28) dan BR (36) yang bertugas mengejar korban. Klaster kedua diisi oleh FNK (27), RRGB (22), dan AEL (22) yang berperan mengejar sekaligus melakukan pemukulan.

Sementara itu, klaster ketiga ditempati oleh SS (39) yang tidak hanya mengejar dan memukul, tetapi juga merampas telepon genggam milik korban. Adapun klaster keempat adalah EYR (21), pelaku utama yang mengejar dan menusuk korban menggunakan sebilah pisau hingga tewas. Empat tersangka pertama berhasil ditangkap dalam waktu 24 jam setelah kejadian, sedangkan tiga tersangka lainnya diamankan oleh tim Denpom Jaya 1 sebelum diserahkan ke Polres Tangerang Selatan.

Baca Juga

Kisah Amir, Napi Kasus TPPO yang Pelopori Lahirnya Kopi Kemasan Paskopi di Lapas Garut

Kisah Amir, Napi Kasus TPPO yang Pelopori Lahirnya Kopi Kemasan Paskopi di Lapas Garut

Saat ini, pihak kepolisian masih terus memburu dua pelaku lain berinisial U dan B yang telah resmi masuk dalam daftar pencarian orang. Atas tindakan keji tersebut, para tersangka dijerat dengan pasal berlapis, termasuk Pasal 458 KUHP tentang pembunuhan, Pasal 262 ayat 4 KUHP tentang pengeroyokan, serta Pasal 466 ayat 3 KUHP tentang penganiayaan. Mereka kini menghadapi ancaman hukuman maksimal berupa pidana penjara seumur hidup atau kurungan penjara paling lama 20 tahun.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

pengeroyokan tnikriminal tangerangsate taichan mautpolres tangsel

Berita Terbaru Lainnya

Perkembangan Regulasi Apple di Indonesia, iPhone 16 Tertunda, iPhone 17e Kantongi Sertifikasi TKDNKelanjutan Kasus Pailit Sritex, Rencana Penyelamatan Ekonomi dan Perkembangan Lelang AsetOtorita IKN Optimistis Dampak Ekonomi Tahap Dua Meningkat, Sektor Properti dan Bandara Jadi SorotanGagal di Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Alihkan Fokus ke FIFA ASEAN CupKetentuan Pendaftaran Seleksi PPPK Tahap II bagi Tenaga Non-ASN di Database BKNBakti Komdigi Optimalkan Satelit Satria-1 Jaga Internet di Sangihe, Talaud, dan SitaroJelang Waisak 2570 BE, Arca Unfinished Buddha Borobudur Dipindahkan ke Lapangan KenariRencana Penerapan Single Salary ASN, Guru Cemas Nasib Tunjangan Sertifikasi

Paling Banyak Dibaca

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

Ekonomi

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

27 Jul 2026

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

Nasional

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

25 Jul 2026

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

Metropolitan

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

27 Jul 2026

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

Pariwisata

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

26 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di MorowaliEkonomi 路 27 Jul 2026
  2. 2Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASNNasional 路 25 Jul 2026
  3. 3Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  4. 4Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  5. 5Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta TimurMetropolitan 路 27 Jul 2026

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikBisnisTeknologiInternasionalSportsPoliticsBusinessNational

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap