Pasar otomotif tanah air, khususnya pada segmen mobil murah ramah lingkungan (Low Cost Green Car/LCGC), tengah menghadapi tantangan berupa penurunan tren penjualan sepanjang paruh pertama tahun 2026. Meskipun demikian, kelesuan pasar ini tidak menghalangi dominasi PT Toyota-Astra Motor (TAM) untuk tetap memimpin persaingan. Melalui dua model andalannya, Toyota berhasil mengamankan porsi kue pasar yang sangat signifikan, membuktikan bahwa daya tarik kendaraan efisien dan terjangkau masih melekat kuat di hati konsumen Indonesia.
Berdasarkan data kinerja penjualan ritel selama semester pertama 2026, duet maut Toyota Calya dan Toyota Agya sukses mencatatkan angka penjualan kumulatif sekitar 25 ribu unit. Angka tersebut setara dengan penguasaan 43 persen pangsa pasar LCGC di tingkat nasional. Pencapaian ini menegaskan posisi Toyota sebagai penguasa mutlak di segmen mobil murah, di saat total penjualan ritel pasar LCGC secara keseluruhan hanya mampu menyentuh angka sekitar 59 ribu unit, dengan angka distribusi dari pabrik ke diler (wholesales) berada di level 55.506 unit.








