Tol Paspro dan Prosiwangi Segera Tersambung Melalui Simpang Susun Gending

Usat NgajiPublished 27 Jul 2026 - 07.550 Reads
Bagikan WhatsAppX
Tol Paspro dan Prosiwangi Segera Tersambung Melalui Simpang Susun Gending
Foto/Ilustrasi: finance.detik.com.
A-A+

Impian menghubungkan ujung timur Pulau Jawa melalui jaringan jalan bebas hambatan selangkah lagi menjadi kenyataan. Konektivitas tanpa putus antara Jalan Tol Pasuruan-Probolinggo (Paspro) dengan Jalan Tol Probolinggo-Situbondo-Banyuwangi (Prosiwangi) kini berada di ambang pintu operasional. Integrasi kedua jalur cepat ini ditandai dengan rampungnya pembangunan fisik Simpang Susun Gending, sebuah infrastruktur krusial yang akan menjadi jembatan penghubung utama bagi kedua ruas tol strategis tersebut.

Sebelum jalur ini resmi dibuka untuk masyarakat umum, aspek keselamatan menjadi prioritas utama yang tidak bisa ditawar. Untuk memastikan kesiapan tersebut, Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum telah menggelar Uji Laik Fungsi dan Operasi (ULFO) di Simpang Susun Gending pada tanggal 16 hingga 17 Juli 2026. Evaluasi menyeluruh ini dilakukan guna memverifikasi kelayakan fungsi jalan, standar keselamatan berkendara, serta kesiapan seluruh fasilitas operasional pendukung.

Kehadiran simpang susun ini diproyeksikan akan memangkas waktu tempuh dan mempermudah mobilitas masyarakat di kawasan Jawa Timur. Dengan tersambungnya kedua ruas tol ini, pengguna jalan yang ingin menuju ke arah Kraksaan dan Paiton, atau sebaliknya, kini dapat berkendara secara langsung tanpa jeda. Pengendara tidak perlu lagi keluar ke jalan arteri non-tol, sehingga perjalanan menjadi lebih efisien, aman, dan nyaman.

Also Read

Indonesia Optimistis Pertahankan Posisi Emerging Market Lewat Reformasi Bursa

Meskipun secara umum hasil uji laik fungsi menyatakan Simpang Susun Gending telah memenuhi standar kelayakan dasar, tim penguji masih memberikan sejumlah catatan penting yang wajib diselesaikan. Badan usaha jalan tol terkait, PT Trans Jawa Paspro Jalan Tol, harus melakukan penyempurnaan pada beberapa elemen fasilitas jalan. Beberapa di antaranya meliputi penyesuaian marka jalan, pemasangan rambu lalu lintas yang presisi, pemasangan pagar pengaman (guardrail), pembatas beton, peredam benturan (crash cushion), hingga pemasangan papan penanda aset negara di sepanjang jalur utama dan ramp. Selain itu, sistem pencahayaan jalan umum (PJU), reflektor, dan deliniator juga harus dipastikan berfungsi optimal untuk menjamin visibilitas pengendara saat malam hari.

Catatan pembenahan tidak hanya menyasar fasilitas keselamatan di atas permukaan jalan, melainkan juga menyangkut sistem pendukung lingkungan tol. Pengelola jalan tol diminta segera memperbaiki sistem drainase, termasuk pembersihan saluran air agar tidak terjadi genangan saat hujan, serta penataan timbunan tanah di sekitar jalan. Kebersihan area ruang milik jalan (Rumija) juga menjadi perhatian, di mana pembersihan sisa-sisa material konstruksi, pemotongan rumput liar, serta perbaikan pagar pembatas wilayah tol harus segera dituntaskan.

Also Read

Kolaborasi Warga Karawang dan BRI Tanam Puluhan Ribu Mangrove demi Cegah Abrasi

Merespons hasil evaluasi tersebut, PT Trans Jawa Paspro Jalan Tol menyatakan komitmen penuh untuk segera menindaklanjuti seluruh rekomendasi dari tim uji laik fungsi. Langkah cepat ini diambil agar proses verifikasi akhir dapat segera rampung. Begitu semua aspek keselamatan dan kelengkapan jalan dinyatakan sempurna 100 persen, Simpang Susun Gending akan langsung dioperasikan untuk mendukung kelancaran arus logistik serta mobilitas masyarakat di koridor timur Jawa Timur.

Berita Terbaru Lainnya

Paling Banyak Dibaca