Pemerintah menilai fondasi perekonomian Indonesia tetap berdiri kokoh di tengah situasi ketidakpastian global yang masih berlangsung. Penilaian ini didasarkan pada rilis tiga indikator utama perekonomian pada Senin, 3 Agustus 2026. Ketiga indikator tersebut menunjukkan sinyal positif yang memperkuat kondisi ekonomi nasional, yaitu inflasi yang tetap terkendali, aktivitas sektor manufaktur yang kembali masuk ke zona ekspansi, serta perbaikan pada kinerja neraca perdagangan.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa pemerintah berkomitmen penuh untuk menjaga keseimbangan antara stabilitas harga dan pertumbuhan ekonomi nasional. Upaya menjaga keseimbangan ini akan terus ditempuh melalui penguatan ketahanan pangan, ketahanan energi, serta pengendalian inflasi yang konsisten di berbagai lini.








