Aksi tawuran kelompok bersenjata tajam kembali pecah di kawasan Cilincing, Jakarta Utara, dan berujung pada hilangnya nyawa seorang pemuda. Peristiwa maut yang terjadi pada Senin dini hari, 27 Juli 2026, tersebut mengakibatkan jatuhnya korban jiwa berinisial RM. Pemuda yang baru menginjak usia 19 tahun itu dilaporkan meninggal dunia dengan kondisi yang sangat mengenaskan, di mana salah satu pergelangan tangannya terputus akibat sabetan senjata tajam dalam bentrokan tersebut.
Berdasarkan kronologi kejadian, tawuran maut tersebut berlangsung pada pagi hari sekitar pukul 05.00 WIB. Peristiwa kekerasan ini diketahui diawali oleh adanya aktivitas pesta minuman keras yang dilakukan oleh korban bersama rekan-rekannya sebelum bentrokan terjadi. Setelah mengonsumsi minuman keras, RM beserta teman-temannya memutuskan untuk bergabung dengan kelompok lain. Mereka kemudian bersama-sama melakukan penyerangan ke area pemukiman kelompok pelaku yang berada di wilayah RW 13 Kalibaru. Dalam aksi saling serang tersebut, kedua belah pihak yang bertikai saling mempersenjatai diri dengan senjata tajam.








