Penerapan teknologi Video Assistant Referee (VAR) di Liga 1 Indonesia telah membawa transformasi yang sangat signifikan bagi jalannya kompetisi sepak bola tertinggi di tanah air. Berdasarkan data yang dihimpun, sebanyak 58 keputusan di lapangan berhasil diubah dari total 66 kali peninjauan langsung (on-field review) yang dilakukan oleh wasit. Angka ini menjadi bukti nyata bagaimana kehadiran asisten video wasit tersebut memberikan dampak besar dalam meminimalkan kesalahan keputusan selama pertandingan, sekaligus meningkatkan keadilan di atas lapangan hijau.
Sebelum teknologi ini resmi diterapkan secara menyeluruh selama satu musim penuh, serangkaian persiapan matang telah dilakukan terlebih dahulu. Salah satu langkah penting adalah uji coba yang diselenggarakan di Stadion Indomilk Arena, Tangerang, pada bulan Maret 2024. Uji coba intensif ini melibatkan sebanyak 13 wasit VAR dan didukung oleh banyak asisten wasit lainnya. Hasil uji coba yang berjalan dengan baik di Tangerang tersebut menjadi modal penting bagi PT Liga Indonesia Baru (LIB) untuk kemudian menerapkan sistem VAR pada babak Championship Series Liga 1 2023/2024.
Fase Championship Series Liga 1 2023-2024 menjadi momentum awal yang dipilih oleh PT Liga Indonesia Baru sebagai operator kompetisi untuk meluncurkan teknologi ini. Rencana penggunaan perdana VAR dijadwalkan mulai hari Selasa, 14 Mei 2023, khususnya untuk fase gugur tersebut. Guna memastikan segalanya berjalan lancar, pihak penyelenggara melakukan inspeksi menyeluruh ke empat stadion yang menjadi lokasi pertandingan. Inspeksi ini difokuskan untuk memeriksa kesiapan ruang khusus VAR, ketersediaan daya listrik, serta jaminan keamanan sistem.
Geliat Kompetisi Indonesian Basketball League IBL Musim Terbaru, Era Baru Fasilitas dan Peta Persaingan

Sebagai bagian dari kesiapan operasional di lapangan, dua unit Mobile VAR diberangkatkan menuju markas Bali United dan Madura United pada hari Jumat, 10 Mei 2024. Kedua klub tersebut bertindak sebagai tuan rumah pada leg pertama semifinal. Madura United sendiri kemudian menggunakan teknologi ini saat menjamu Borneo FC di Stadion Gelora Bangkalan pada Rabu malam, 15 Mei 2024. Kehadiran teknologi baru ini mendapatkan respons positif dari pelatih Madura United, Mauricio Souza, yang menyambut gembira penerapan VAR di babak Championship Series.
Setelah berjalan, PT Liga Indonesia Baru merilis laporan pada bulan Januari lalu yang menunjukkan kontribusi signifikan VAR selama paruh musim. Teknologi ini tercatat telah berkontribusi besar dalam 153 pertandingan. Sepanjang periode tersebut, VAR telah mengawasi sebanyak 642 insiden di lapangan. Jika dirata-rata, terdapat sekitar 4,2 pemeriksaan atau pengecekan insiden yang dilakukan oleh tim VAR di setiap pertandingan, memastikan bahwa setiap kejadian krusial terpantau dengan baik.
Jadwal Kualifikasi Piala Dunia 2026, Timnas Indonesia Bersiap Hadapi Irak di Jeddah Setelah Laga Sengit Kontra Arab Saudi

Selain akurasi keputusan, laporan tersebut juga mencatat durasi waktu yang dibutuhkan oleh wasit dalam meninjau insiden. Untuk memeriksa insiden yang berkaitan dengan proses terjadinya gol, wasit rata-rata menghabiskan waktu selama 44,2 detik. Sementara itu, untuk insiden yang berpotensi menghasilkan kartu merah langsung, waktu peninjauan rata-rata memerlukan durasi 164,7 detik. Dengan implementasi yang kini telah berjalan selama satu musim penuh, penerapan VAR di Liga 1 Indonesia menandai langkah maju yang besar dalam meningkatkan kualitas dan kredibilitas sepak bola profesional di Indonesia.






