Genoa yang diasuh oleh pelatih Daniele De Rossi berhasil memastikan langkah mereka ke babak 32 besar Coppa Italia untuk musim 2025-2026. Kepastian ini didapatkan setelah Il Grifone memetik kemenangan telak dengan skor 4-1 saat berhadapan dengan Ascoli. Pertandingan tersebut berlangsung pada Minggu (16/8) malam waktu Indonesia Barat (WIB). Meskipun sempat tertinggal terlebih dahulu dari tim lawan, Genoa akhirnya mampu bangkit dan membalas dengan menggelontorkan empat gol tanpa ampun ke gawang Ascoli.
Ascoli sempat memberikan kejutan di awal laga dengan mencetak gol pembuka pada menit ke-25 melalui aksi Andrea Silipo. Namun, keunggulan tersebut tidak bertahan lama karena Genoa segera merespons sebelum babak pertama berakhir. Alessandro Marcandalli berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 pada menit ke-42. Menjelang turun minum, tepatnya pada menit ke-45, Tommaso Baldanzi mencetak gol yang membalikkan keadaan menjadi 2-1 untuk keunggulan Genoa sebelum kedua tim memasuki ruang ganti.
Pada babak kedua, Genoa terus mendominasi permainan dan memperlebar jarak skor. Lorenzo Colombo sukses mengubah kedudukan menjadi 3-1 melalui golnya pada menit ke-61. Pesta gol tim tuan rumah ditutup oleh aksi pemain pengganti Elias Havel yang mencetak gol pada menit ke-80, sekaligus mengunci kemenangan mutlak 4-1 untuk Genoa. Berkat kemenangan ini, Genoa berhak melaju ke babak 32 besar Coppa Italia untuk menantang S眉dtirol. Jika berhasil melewati adangan S眉dtirol, Genoa berpotensi bertemu dengan klub raksasa Inter Milan di babak 16 besar.
Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Manggarai NTT, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami

Di pertandingan Coppa Italia lainnya, Frosinone juga melaju mulus ke babak berikutnya setelah mengalahkan Juve Stabia dengan skor meyakinkan 4-1. Dalam laga yang digelar di Stadion Benito Stirpe tersebut, Giorgi Kvernadze tampil gemilang dengan menyumbang dua gol untuk kemenangan Frosinone.
Sementara itu, di panggung final Coppa Italia lainnya, Inter Milan sukses merengkuh gelar Coppa Italia kesepuluh mereka setelah mengalahkan Lazio dengan skor 2-0. Pertandingan final tersebut digelar di Stadion Olimpico pada hari Rabu (13/5). Sebelum laga krusial itu dimulai, pelatih Lazio Maurizio Sarri sempat menjelaskan pendekatan taktis yang akan diterapkan oleh timnya. Namun, Lazio akhirnya harus menyerah 2-0 di tangan Inter Milan.
Bagaimana Stres Memengaruhi Sistem Imun dan Kesehatan Tubuh

Lazio sendiri sebelumnya berhasil melaju ke final Coppa Italia 2026 untuk menantang Inter Milan. Keberhasilan ini mereka raih setelah memenangkan adu penalti dramatis melawan Atalanta, sebuah kemenangan yang turut dibantu oleh aksi gemilang dari Edoardo Motta.
Di sisi lain, Genoa memiliki beberapa catatan sejarah di kompetisi domestik Italia. Salah satunya adalah kekalahan 2-1 dari AC Milan di Luigi Ferraris, di mana kemenangan AC Milan tersebut membawa skuad asuhan Massimiliano Allegri menyamai perolehan poin AS Roma di peringkat ketiga klasemen. Selain itu, Genoa juga pernah menelan kekalahan tipis 1-0 dari Lecce, hasil yang memastikan Lecce bertahan di Serie A untuk kelima kalinya secara beruntun. Di luar lapangan hijau, nama Genoa juga sempat dikaitkan dengan kasus hukum mantan CEO Aspi Giovanni Castellucci yang dijatuhi hukuman 12 tahun penjara akibat runtuhnya Jembatan Morandi Genoa pada tahun 2018 yang menewaskan 43 orang.






