Bagaimana sebenarnya cara kerja sistem mesin ganda pada mobil hibrida yang kini semakin diminati masyarakat? Pertanyaan praktis ini sering kali muncul di benak calon konsumen yang ingin beralih dari mobil konvensional namun masih ragu dengan kompleksitas teknologi ramah lingkungan tersebut. Rasa penasaran publik ini akhirnya terjawab secara visual dalam ajang pameran otomotif bergengsi GIIAS 2026. Melalui unit peraga khusus yang dipamerkan, pengunjung kini dapat melihat langsung jeroan teknologi elektrifikasi yang biasanya tertutup rapat di balik kap mesin mobil mereka.
Kehadiran unit peraga Toyota Veloz Hybrid EV (HEV) dengan konsep cut body atau bodi yang dibelah menjadi salah satu daya tarik utama di pameran tersebut. Informasi mengenai pemajangan model ini menjadi topik berita yang sangat populer bagi pembaca kumparanOTO pada hari Senin (3/8). Toyota sengaja menghadirkan Veloz Hybrid EV Cut Body di ajang GIIAS 2026 untuk memberikan edukasi visual yang mudah dipahami oleh masyarakat luas mengenai mekanisme kerja sistem hibrida secara langsung.
Melalui unit yang sengaja dibelah ini, para pengunjung pameran dapat mengamati secara mendetail bagaimana komponen-komponen utama saling terintegrasi. Publik bisa melihat dengan jelas posisi dan keterkaitan antara mesin bensin, motor listrik, baterai, hingga sistem distribusi daya otomatis yang mengatur penyaluran tenaga ke roda. Penjelasan visual ini dinilai sangat efektif untuk menghilangkan kebingungan konsumen mengenai transisi energi dari bahan bakar minyak ke daya listrik saat mobil sedang melaju.
BPJPH Dorong Sertifikasi Halal Gratis UMK Jelang Wajib Halal Oktober 2026

Selain edukasi teknologi dari Toyota, antusiasme pengunjung GIIAS 2026 juga tertuju pada area pameran Daihatsu. Pabrikan ini memboyong portofolio menarik dengan mendatangkan empat unit mobil JDM (Japanese Domestic Market) langsung dari Jepang. Keempat kendaraan unik tersebut adalah e-Atrai, Midget X, K-Open, dan K-Vision. Kehadiran mobil-mobil JDM ini memberikan warna tersendiri bagi pengunjung yang ingin melihat tren kendaraan perkotaan yang kompak dan efisien langsung dari negara asalnya.
Tidak hanya memamerkan mobil konsep dan JDM, Daihatsu juga menampilkan Rocky Hybrid di area pameran mereka. Model ini mengusung teknologi canggih yang dikenal dengan nama e-SMART Hybrid. Kehadiran Rocky Hybrid mempertegas komitmen pabrikan dalam menyajikan pilihan kendaraan ramah lingkungan yang praktis untuk pasar domestik, sekaligus menjadi pembanding menarik bagi teknologi hibrida yang ditawarkan kompetitornya di pasar otomotif tanah air.
Pemerintah Jamin Ekonomi Tetap Terkendali Pascakenaikan PPN 12 Persen

Di sisi lain, kekhawatiran mengenai mahalnya harga beli awal dan penurunan nilai jual kembali (depresiasi) mobil listrik murni juga terjawab melalui program baru yang ditawarkan oleh Polytron. Produsen ini memperkenalkan solusi inovatif bernama Battery as a Service (BaaS) khusus untuk lini kendaraan listrik Polytron G3 Series. Langkah ini dirancang untuk meminimalkan kecemasan konsumen terkait penurunan harga jual mobil listrik bekas yang sering kali dipicu oleh penurunan performa baterai seiring berjalannya waktu.
Melalui skema sewa baterai bulanan ini, konsumen tidak perlu membeli komponen baterai secara utuh saat pertama kali meminang kendaraan. Hal tersebut secara otomatis membuat harga awal kendaraan menjadi jauh lebih terjangkau bagi masyarakat luas. Program sewa dan skema pembelian kembali (buyback) dari Polytron ini menjadi salah satu alternatif solusi finansial yang dinilai dapat mempercepat adopsi kendaraan listrik di tanah air tanpa membebani keuangan konsumen secara berlebihan di awal pembelian.






