apriniageosat.co.id
BerandaNasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikBisnisTeknologiInternasionalSportsPoliticsBusinessNationalPopuler
Beranda/Ekonomi

Sisa Uang Dikembalikan ke Warga, Tender Rakyat di Bandung Jadi Cermin Transparansi

Togar PanjaitanDiterbitkan 26 Jul 2026 - 01.03 · 1 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Sisa Uang Dikembalikan ke Warga, Tender Rakyat di Bandung Jadi Cermin Transparansi
Foto/Ilustrasi: CNBC Indonesia
A-A+

Deretan meja sederhana di Desa Cilampeni, Kabupaten Bandung, mendadak berubah menjadi ruang lelang terbuka. Bukan untuk barang mewah, melainkan sak semen, batako, dan besi tulangan. Para pemilik toko bangunan setempat memajang contoh bahan sekaligus menuliskan harga di kertas yang bisa dilihat siapa saja. Masyarakat, yang merupakan penerima manfaat program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), bebas mendekat, membandingkan, bahkan bertanya langsung. Momen inilah yang disebut Pemilihan Toko Terbuka (PTT), atau lebih membumi sebagai “tender rakyat”.

Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian yang hadir Sabtu (25/7/2026) bersama Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait tidak sekadar meninjau. Ia larut dalam dialog, memverifikasi sendiri kewajaran harga, dan mengamati bagaimana mekanisme ini menghapus ruang gelap yang kerap mengintip proyek-proyek bantuan. Dari interaksi itu, Tito menilai praktik PTT menjawab keraguan banyak pihak tentang akuntabilitas dana pemerintah. Setiap rupiah yang digulirkan terpampang di depan mata, menutup celah permainan harga atau monopoli pemasok tertentu.

Prinsipnya sederhana namun memiliki daya ubah besar: para penjual menyodorkan penawaran terbaik, lalu warga bersama pendamping memilih yang paling murah dengan kualitas setara. “Siapa yang paling murah itu akan menang,” ujar Mendagri, menegaskan bahwa keunggulan kompetitif lahir dari persaingan sehat. Sisa dana dari selisih harga tidak kembali ke kas negara atau dialihkan sembarangan, melainkan dikembalikan kepada masyarakat untuk dimusyawarahkan penggunaannya. Di sinilah letak keistimewaan program ini; rakyat bukan sekadar penerima, melainkan pemilik kendali atas anggaran yang mereka terima.

Baca Juga

BPJPH Dorong Sertifikasi Halal Gratis UMK Jelang Wajib Halal Oktober 2026

BPJPH Dorong Sertifikasi Halal Gratis UMK Jelang Wajib Halal Oktober 2026

Di luar mekanisme tender, benang merah yang ditarik oleh pemerintah pusat adalah keberpihakan pada masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Tito menekankan bahwa arahan Presiden Prabowo Subianto mendorong keberanian daerah untuk membebaskan retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) bagi kelompok ini. Definisi MBR pun diperluas agar lebih banyak keluarga dapat mengakses kemudahan tersebut. Langkah ini membalik persepsi lama bahwa pembangunan rumah rakyat menggerus potensi pendapatan asli daerah. Justru sebaliknya, sektor perumahan menciptakan efek domino ekonomi: tanah yang semula kosong dan hanya menghasilkan pajak bumi, setelah berdiri rumah akan berubah menjadi objek pajak bumi dan bangunan yang lebih tinggi nilainya.

Geliat di Cilampeni juga menunjukkan bahwa transparansi bukan sekadar jargon, melainkan alat untuk mempersempit ketimpangan akses. Ketika daftar harga terbuka, warga bisa menghitung, membandingkan, dan mengambil keputusan berbasis informasi. Pemilik toko pun tak dirugikan karena mereka justru mendapat panggung untuk memenangkan kepercayaan pembeli tanpa biaya promosi selangit. Kehadiran anggota DPR RI Rajiv Singh, Bupati Bandung Dadang Supriatna, dan perwakilan Provinsi Jawa Barat dalam peninjauan itu menandakan bahwa program semacam ini mulai dianggap sebagai model kolaborasi yang layak diadopsi lebih luas.

Baca Juga

Pemerintah Jamin Ekonomi Tetap Terkendali Pascakenaikan PPN 12 Persen

Pemerintah Jamin Ekonomi Tetap Terkendali Pascakenaikan PPN 12 Persen

Momentum di Bandung ini memperlihatkan bahwa bantuan perumahan yang transparan mampu menjadi katalis pertumbuhan ekonomi lokal. Uang yang tersisa dari tender kembali berputar di lingkungan warga, bisa dipakai untuk menambah kualitas bangunan, membeli perabot, atau bahkan modal usaha kecil. Pada saat bersamaan, percepatan pembangunan rumah berpendapatan rendah menciptakan ekosistem baru: toko bahan bangunan makin laris, tenaga kerja setempat terserap, dan pajak daerah ikut terdongkrak. Inilah siklus baik yang berawal dari satu meja terbuka di bawah terik matahari Cilampeni.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

tender rakyatBSPStransparansiperumahan rakyatMendagriBandung

Berita Terbaru Lainnya

Perkembangan Regulasi Apple di Indonesia, iPhone 16 Tertunda, iPhone 17e Kantongi Sertifikasi TKDNKelanjutan Kasus Pailit Sritex, Rencana Penyelamatan Ekonomi dan Perkembangan Lelang AsetOtorita IKN Optimistis Dampak Ekonomi Tahap Dua Meningkat, Sektor Properti dan Bandara Jadi SorotanGagal di Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Alihkan Fokus ke FIFA ASEAN CupKetentuan Pendaftaran Seleksi PPPK Tahap II bagi Tenaga Non-ASN di Database BKNBakti Komdigi Optimalkan Satelit Satria-1 Jaga Internet di Sangihe, Talaud, dan SitaroJelang Waisak 2570 BE, Arca Unfinished Buddha Borobudur Dipindahkan ke Lapangan KenariRencana Penerapan Single Salary ASN, Guru Cemas Nasib Tunjangan Sertifikasi

Paling Banyak Dibaca

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

Ekonomi

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

27 Jul 2026

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

Nasional

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

25 Jul 2026

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

Metropolitan

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

27 Jul 2026

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

Pariwisata

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

26 Jul 2026

🔥

Populer

  1. 1Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di MorowaliEkonomi · 27 Jul 2026
  2. 2Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASNNasional · 25 Jul 2026
  3. 3Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan · 25 Jul 2026
  4. 4Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum · 27 Jul 2026
  5. 5Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta TimurMetropolitan · 27 Jul 2026

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikBisnisTeknologiInternasionalSportsPoliticsBusinessNational

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap