apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanKriminalLingkunganTeknologiOtomotifInternasionalGeneral NewsEconomyNewsSportsPopuler
Beranda/Ekonomi

Simpanan Jumbo di Atas Rp5 Miliar Melonjak 15,44 Persen, LPS Soroti Kemampuan Menabung Masyarakat

Uria Anyi ApuiDiterbitkan 5 Agu 2026 - 03.10 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Simpanan Jumbo di Atas Rp5 Miliar Melonjak 15,44 Persen, LPS Soroti Kemampuan Menabung Masyarakat
Foto/Ilustrasi: cnnindonesia.com.
A-A+

Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mencatat pertumbuhan yang sangat signifikan pada simpanan nasabah dengan nominal besar di industri perbankan tanah air hingga periode Juni 2026. Kelompok simpanan dengan saldo di atas Rp5 miliar menjadi kategori yang mencatatkan kenaikan tertinggi dibandingkan dengan kelompok simpanan lainnya. Fenomena ini menunjukkan adanya akumulasi likuiditas yang sangat kuat, terutama di sektor dunia usaha.

Ketua Dewan Komisioner LPS, Anggito Abimanyu, mengumumkan data pertumbuhan tersebut dalam konferensi pers Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanKriminalLingkunganTeknologiOtomotifInternasionalGeneral NewsEconomyNewsSports

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
) pada Senin (3/8). Dalam penjelasannya, Anggito mengungkapkan bahwa simpanan pada kelompok jumbo dengan nilai di atas Rp5 miliar tersebut berhasil tumbuh sebesar 15,44 persen secara tahunan (year-on-year/yoy). Pertumbuhan yang sangat pesat ini dipastikan didominasi oleh penempatan dana milik korporasi atau perusahaan.

Meskipun kelompok dengan saldo jumbo memimpin pertumbuhan dengan angka dua digit, LPS mencatat bahwa tren positif ini sebenarnya terjadi di seluruh kategori nominal simpanan tanpa terkecuali. Mulai dari rekening dengan saldo di bawah Rp100 juta hingga kelompok di atas Rp5 miliar semuanya kompak mencatatkan kenaikan. Secara agregat, pertumbuhan tahunan simpanan lintas kelompok per Juni 2026 ini bergerak di kisaran 0,78 persen hingga 15,44 persen. LPS menilai bahwa pertumbuhan di seluruh kelompok simpanan ini memberikan indikasi bahwa kemampuan menabung masyarakat secara agregat masih tetap terjaga dengan baik.

Baca Juga

Aksi Tanker Transko Arafura Menyelamatkan 17 Korban Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2

Aksi Tanker Transko Arafura Menyelamatkan 17 Korban Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2

Namun, jika dicermati lebih mendalam, terdapat perbedaan laju pertumbuhan yang cukup kontras antara simpanan bernilai besar yang dimiliki korporasi dan simpanan bernilai kecil yang didominasi oleh nasabah individu. Sebagai contoh, simpanan dengan nominal di bawah Rp100 juta, yang merupakan mayoritas rekening milik perorangan, mencatatkan pertumbuhan sebesar 5,16 persen secara tahunan. Laju pertumbuhan ini terbilang jauh lebih rendah dibandingkan dengan kelompok saldo di atas Rp5 miliar.

Di sisi lain, untuk segmen simpanan perorangan dengan nilai yang lebih mikro, perkembangannya menunjukkan dinamika yang cukup menarik. Simpanan perorangan dengan saldo di bawah Rp5 juta mengalami peningkatan sebesar 7,36 persen. Sementara itu, kelompok simpanan dengan nominal saldo antara Rp5 juta hingga Rp10 juta menunjukkan pertumbuhan yang cukup signifikan, yakni mencapai 10,01 persen.

Untuk kelompok simpanan kelas menengah, pertumbuhan terpantau berjalan dengan laju yang lebih moderat. Rekening dengan saldo antara Rp100 juta hingga Rp200 juta mencatatkan pertumbuhan sebesar 4,2 persen. Kenaikan tipis juga terjadi pada kelompok saldo Rp200 juta hingga Rp500 juta yang meningkat sebesar 3,07 persen, sedangkan saldo Rp500 juta hingga Rp1 miliar tercatat tumbuh sebesar 2,32 persen.

Baca Juga

Deflasi Juli 2026 Sebesar 0,14 Persen, Pasokan Pangan Melimpah atau Daya Beli Melemah?

Deflasi Juli 2026 Sebesar 0,14 Persen, Pasokan Pangan Melimpah atau Daya Beli Melemah?

Selanjutnya, pada kelompok saldo yang lebih tinggi namun masih di bawah batas jumbo, pertumbuhannya juga berada di kisaran yang serupa. Pemilik saldo antara Rp1 s.d. Rp2 miliar mencatatkan pertumbuhan sebesar 2,67 persen. Sementara itu, untuk kelompok simpanan dengan saldo Rp2 miliar hingga Rp5 miliar, kenaikan yang tercatat adalah sebesar 2,78 persen.

Perbedaan laju pertumbuhan ini memperlihatkan bahwa meskipun kemampuan menabung masyarakat secara agregat masih terjaga, terdapat ketimpangan kecepatan akumulasi dana. Dana korporasi di atas Rp5 miliar melaju sangat kencang, sedangkan dana masyarakat di kelas menengah cenderung tumbuh melambat di bawah kisaran 5 persen. Kesenjangan pertumbuhan ini menjadi catatan penting dalam melihat peta likuiditas perbankan nasional saat ini.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

LPSAnggito AbimanyuKSSKSimpanan Perbankan

Berita Terbaru Lainnya

Aksi Tanker Transko Arafura Menyelamatkan 17 Korban Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2Deflasi Juli 2026 Sebesar 0,14 Persen, Pasokan Pangan Melimpah atau Daya Beli Melemah?Kebakaran Hutan di Blok Bantengan Bromo, Tiga Akses Wisata Ditutup SementaraBanjir Rendam Tiga Kecamatan di Kota Padang, Tim Gabungan Evakuasi Warga dengan PerahuKPK Hentikan Penyidikan Enam Kasus Korupsi, Dewas Soroti Keterlambatan Laporan SP3Kebakaran Lahan Melanda Ogan Ilir dan Ogan Komering Ilir, 22 Hektare HangusDokter Tifa Ajukan Permohonan Praperadilan ke PN Jakarta SelatanPolda Metro Jaya Selidiki YouTuber Bigmo Terkait Dugaan Libatkan Anak Promosikan Vape

Paling Banyak Dibaca

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

General News

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

29 Jul 2026

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

Ekonomi

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

26 Jul 2026

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

Ekonomi

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

1 Agu 2026

Indosat Catat Laba Bersih Rp 3,2 Triliun pada Semester I 2026 Berkat Transformasi AI

Teknologi

Indosat Catat Laba Bersih Rp 3,2 Triliun pada Semester I 2026 Berkat Transformasi AI

29 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  2. 2Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  3. 3Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTUGeneral News 路 29 Jul 2026
  4. 4Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas BawahEkonomi 路 26 Jul 2026
  5. 5Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana NegaraEkonomi 路 1 Agu 2026
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap