apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanKriminalLingkunganTeknologiOtomotifInternasionalGeneral NewsEconomyNewsSportsPopuler
Beranda/Ekonomi

Setelah Kualanamu, GMR Airports Lirik Proyek Bandara Lain di Indonesia

Usat NgajiDiterbitkan 4 Agu 2026 - 14.31 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Setelah Kualanamu, GMR Airports Lirik Proyek Bandara Lain di Indonesia
Foto/Ilustrasi: mediaindonesia.com.
A-A+

Apakah keberhasilan pengelolaan Bandara Internasional Kualanamu di Sumatera Utara mampu menarik minat investor asing untuk menggarap proyek bandar udara lainnya di Indonesia? Jawabannya kini mulai terlihat seiring dengan ketertarikan raksasa infrastruktur asal India untuk memperluas portofolio bisnis mereka di tanah air. Dengan rekam jejak operasi dan kemitraan yang mencakup India, Indonesia, Filipina, hingga Yunani, langkah strategis kelompok usaha ini tentu menjadi sorotan penting bagi perkembangan konektivitas udara nasional.

GMR Airports Limited secara terbuka menyatakan minatnya untuk memperluas investasi di sektor penerbangan Indonesia. Kendati demikian, realisasi ekspansi ini masih sangat bergantung pada kebijakan pemerintah. Perusahaan multinasional tersebut bersedia meningkatkan komitmen investasinya apabila pemerintah membuka peluang yang lebih besar bagi keterlibatan pihak swasta dalam pengelolaan bandara di berbagai wilayah Indonesia.

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanKriminalLingkunganTeknologiOtomotifInternasionalGeneral NewsEconomyNewsSports

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan

Langkah GMR Airports di Indonesia sejauh ini telah berjalan melalui kemitraan strategis dengan PT Angkasa Pura II dalam mengembangkan Bandara Internasional Kualanamu. Kerja sama ini diwujudkan melalui pembentukan perusahaan patungan bernama PT Angkasa Pura Aviasi di bawah skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU). Dalam struktur kepemilikan saham entitas tersebut, PT Angkasa Pura II memegang kendali mayoritas sebesar 51 persen, sementara GMR Airports menguasai 49 persen kepemilikan saham.

Baca Juga

Menakar Ketangguhan Ekonomi Indonesia di Tengah Ketidakpastian Global Sepanjang Paruh Pertama 2026

Menakar Ketangguhan Ekonomi Indonesia di Tengah Ketidakpastian Global Sepanjang Paruh Pertama 2026

Pengembangan Bandara Kualanamu sendiri difokuskan untuk menjadikannya sebagai salah satu hub penerbangan internasional utama di kawasan barat Indonesia, sekaligus memperkuat konektivitas udara menuju Asia Selatan. Prospek pertumbuhan di bandara ini terus menunjukkan tren positif. Sepanjang periode Januari hingga Oktober 2025, Kualanamu telah melayani sekitar 2 juta penumpang internasional, meningkat dari 1,85 juta penumpang pada tahun sebelumnya. Selain itu, PT Angkasa Pura Aviasi mencatat sebanyak 391.032 penumpang domestik dan internasional melintasi bandara ini pada periode 13 hingga 28 Maret.

Konektivitas di Kualanamu juga terus diperluas dengan reaktivasi rute penerbangan Kualanamu (KNO) menuju Rembele (TXE) yang diresmikan kembali oleh Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat A. Muhaimin Iskandar, atau yang akrab disapa Cak Imin. Rute penerbangan ini dijadwalkan mulai beroperasi pada 23 Juli 2025 guna mendorong sektor pariwisata dan perekonomian di kedua wilayah tersebut. Di samping itu, maskapai asal Singapura, Scoot, juga dijadwalkan membuka rute penerbangan langsung Kualanamu-Singapura mulai 1 Februari 2026.

Baca Juga

LPS Catat Pertumbuhan Simpanan Nasabah di Seluruh Kelompok Nominal hingga Juni 2026

LPS Catat Pertumbuhan Simpanan Nasabah di Seluruh Kelompok Nominal hingga Juni 2026

Srinivas Bommidala, selaku Business Chairman of International Airports & Energy di GMR Group, menilai bahwa pembukaan penerbangan langsung antara Indonesia dan India dapat menjadi katalis penting bagi penguatan hubungan bilateral kedua negara, terutama dalam memacu aktivitas ekonomi. Komitmen ini diperkuat dengan prioritas yang diberikan kepada Indonesia dalam pengembangan jaringan penerbangan internasional di Bandara Internasional Alluri Sitarama Raju, yang juga dikenal sebagai Bandara Bhogapuram, di Andhra Pradesh, India. Bandara tersebut baru saja diresmikan pada 1 Agustus 2026 dan dijadwalkan mulai beroperasi penuh pada 17 Agustus 2026.

Optimisme GMR Group untuk terus berekspansi di Indonesia juga didukung oleh perbaikan iklim investasi domestik. Kehadiran Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara dinilai menjadi faktor krusial yang dapat meningkatkan kepercayaan investor asing. Ditambah lagi dengan target bergulirnya perdagangan bebas antara Indonesia dan Uni Eropa pada tahun depan, potensi kemitraan global di sektor infrastruktur transportasi udara Indonesia diproyeksikan akan semakin terbuka lebar.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

GMR AirportsBandara KualanamuInvestasi BandaraInfrastruktur Penerbangan

Berita Terbaru Lainnya

Petaka Kebakaran TPS Liar di Kramat Jati, Petugas Damkar Gugur Saat BertugasBea Cukai Ungkap Gelagat Kopilot Malaysia Airlines Sebelum Ditangkap Terkait Penyelundupan NarkobaGunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Dua Kali pada 4 Agustus 2026, PVMBG Laporkan Aktivitas Masih BerlangsungMenakar Ketangguhan Ekonomi Indonesia di Tengah Ketidakpastian Global Sepanjang Paruh Pertama 2026LPS Catat Pertumbuhan Simpanan Nasabah di Seluruh Kelompok Nominal hingga Juni 2026Bahlil Tantang Greenpeace Buktikan Klaim Tiga Izin Tambang Baru di Raja AmpatFulham Resmi Rekrut Gonzalo Garcia dari Real MadridKonektivitas Langsung Jadi Kunci Penguatan Kerja Sama Indonesia-India

Paling Banyak Dibaca

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

General News

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

29 Jul 2026

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

Ekonomi

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

26 Jul 2026

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

Ekonomi

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

1 Agu 2026

Indosat Catat Laba Bersih Rp 3,2 Triliun pada Semester I 2026 Berkat Transformasi AI

Teknologi

Indosat Catat Laba Bersih Rp 3,2 Triliun pada Semester I 2026 Berkat Transformasi AI

29 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  2. 2Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  3. 3Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTUGeneral News 路 29 Jul 2026
  4. 4Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas BawahEkonomi 路 26 Jul 2026
  5. 5Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana NegaraEkonomi 路 1 Agu 2026
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap