apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanKriminalLingkunganTeknologiOtomotifInternasionalGeneral NewsEconomyNewsSportsPopuler
Beranda/Ekonomi

Serapan Cadangan Beras Pemerintah oleh Bulog Capai 87,4 Persen pada Awal Agustus 2026

Andi TobanDiterbitkan 4 Agu 2026 - 13.31 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Serapan Cadangan Beras Pemerintah oleh Bulog Capai 87,4 Persen pada Awal Agustus 2026
Foto/Ilustrasi: kumparan.com.
A-A+

Perum Bulog berhasil mencatatkan pencapaian penting dalam menjaga ketahanan pangan di tanah air. Realisasi serapan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) oleh Perum Bulog dilaporkan telah mencapai 87,4 persen hingga memasuki awal Agustus 2026. Angka persentase serapan tersebut diketahui setara dengan 3,5 juta ton beras. Dengan adanya realisasi penyerapan yang berjalan optimal ini, total keseluruhan stok beras yang berada di bawah pengelolaan Perum Bulog saat ini telah mencapai 5,4 juta ton.

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanKriminalLingkunganTeknologiOtomotifInternasionalGeneral NewsEconomyNewsSports

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan

Upaya pengelolaan cadangan pangan nasional ini dipimpin oleh Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani. Dalam rangka menunjukkan transparansi pengelolaan persediaan pangan kepada masyarakat, Ahmad Rizal Ramdhani mengajak para mahasiswa dari Universitas Gadjah Mada (UGM) untuk berkunjung secara langsung ke Gudang Stok Beras Perum Bulog yang berlokasi di Jakarta. Kunjungan yang dilaksanakan pada hari Senin, 29 Juni 2026 tersebut bertujuan untuk memperlihatkan kondisi riil dari kesiapan infrastruktur penyimpanan beras yang dikelola oleh Bulog secara langsung.

Dalam kesempatan tersebut, pihak perusahaan menegaskan rencana untuk tetap melanjutkan ambisi swasembada pangan pada tahun ini. Target swasembada pangan tersebut akan terus diupayakan meskipun terdapat berbagai tantangan berat yang menghadang, seperti fenomena cuaca ekstrem El Nino godzilla serta penyusutan lahan pertanian yang terjadi secara bertahap. Segala perkembangan mengenai proses serapan beras ini juga telah dilaporkan secara resmi kepada pihak pemerintah, termasuk kepada Menteri Pertanian, Menteri Koordinator, hingga Presiden Republik Indonesia.

Baca Juga

Konektivitas Langsung Jadi Kunci Penguatan Kerja Sama Indonesia-India

Konektivitas Langsung Jadi Kunci Penguatan Kerja Sama Indonesia-India

Persediaan beras sebesar 5,4 juta ton yang saat ini dikuasai oleh Perum Bulog belum mencakup seluruh cadangan pangan nasional. Jumlah stok tersebut belum termasuk persediaan beras yang berada di sektor perhotelan, restoran, dan kafe (Horeka) yang diperkirakan mencapai sekitar 10 juta ton. Selain itu, ketahanan pangan nasional juga didukung oleh potensi tanaman padi yang masih berada di lahan pertanian atau standing crop sebesar 10 juta ton. Dengan menggabungkan seluruh persediaan tersebut, total cadangan beras nasional secara keseluruhan diperkirakan mencapai angka 25 hingga 26 juta ton. Jumlah total cadangan ini dinilai sangat mencukupi untuk memenuhi kebutuhan beras nasional yang berada di kisaran 22 juta ton.

Meskipun kondisi persediaan pangan saat ini tergolong melimpah, langkah antisipasi terhadap penurunan produksi tetap dilakukan. Badan Pusat Statistik (BPS) memperkirakan bahwa luas area panen padi akan mengalami penyusutan selama tiga bulan ke depan. Guna mengantisipasi dampak dari berkurangnya luas lahan panen tersebut, Kementerian Pertanian telah menyiapkan program khusus bernama Pertanian Modern-Advanced Agriculture System (PMAS). Di bawah program PMAS ini, hasil per hectare yang ditanam diproyeksikan mampu mencapai antara 10 sampai 12,8 juta ton, melonjak signifikan jika dibandingkan dengan hasil panen biasa yang umumnya hanya mencapai 5 sampai 6 ton.

Baca Juga

Kebutuhan Global Guru dan Makna Pahlawan Tanpa Tanda Jasa

Kebutuhan Global Guru dan Makna Pahlawan Tanpa Tanda Jasa

Sebagai langkah strategis ke depan, Perum Bulog menargetkan realisasi penyerapan beras dapat menyentuh angka 4 juta ton yang diperkirakan akan tercapai pada September 2026 mendatang. Setelah target penyerapan sebesar 4 juta ton tersebut berhasil diraih pada akhir September, Bulog memastikan tidak akan menghentikan proses penyerapan. Pihak Bulog berkomitmen untuk tetap melanjutkan kegiatan penyerapan beras pada bulan Oktober, November, Desember, dan periode-periode selanjutnya demi menjaga ketersediaan pangan secara berkesinambungan.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

swasembada panganketahanan pangancadangan beras pemerintahPerum Bulog

Berita Terbaru Lainnya

Konektivitas Langsung Jadi Kunci Penguatan Kerja Sama Indonesia-IndiaKasus Perempuan Tewas dengan Senjata Api Polisi di Medan, Hasil Labfor Nyatakan Bunuh DiriJadi Buron Internasional, Polri Buru Syekh Ahmad Al Misry ke MesirKMP Mutiara Sentosa II Diduga Tak Miliki Sekoci Saat Terbakar di Perairan MaduraKebutuhan Global Guru dan Makna Pahlawan Tanpa Tanda JasaRekam Usher GIIAS 2026 Tanpa Izin Demi Konten, Influencer Bryan Ebem Hadapi Kecaman dan Ancaman HukumKebakaran Hutan Hebat Landa Washington, Puluhan Ribu Warga DievakuasiBP BUMN dan Danantara Susun Peta Jalan Transformasi Lima Tahun untuk Tembus Fortune 500

Paling Banyak Dibaca

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

General News

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

29 Jul 2026

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

Ekonomi

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

26 Jul 2026

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

Ekonomi

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

1 Agu 2026

Indosat Catat Laba Bersih Rp 3,2 Triliun pada Semester I 2026 Berkat Transformasi AI

Teknologi

Indosat Catat Laba Bersih Rp 3,2 Triliun pada Semester I 2026 Berkat Transformasi AI

29 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  2. 2Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  3. 3Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTUGeneral News 路 29 Jul 2026
  4. 4Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas BawahEkonomi 路 26 Jul 2026
  5. 5Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana NegaraEkonomi 路 1 Agu 2026
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap