apriniageosat.co.id
BerandaNasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikBisnisTeknologiInternasionalSportsPoliticsBusinessNationalPopuler
Beranda/Sosial

Saudara Kandung yang Terluka di Bundaran HI

Togar PanjaitanDiterbitkan 26 Jul 2026 - 09.22 路 4 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Saudara Kandung yang Terluka di Bundaran HI
Foto/Ilustrasi: Liputan6
A-A+

Di tengah riuhnya Bundaran Hotel Indonesia, sebuah pemandangan yang seharusnya tak pernah ada malah tersaji: seorang petugas satuan pengamanan dibawa paksa oleh pengendara Alphard yang tak lain adalah anggota kepolisian. Peristiwa itu bukan semata cekcok lalu lintas, melainkan luka dalam pada relasi dua institusi yang sebetulnya bertali pusar sejak empat dekade silam.

Akar dari semua ini bisa ditarik ke sebuah tanggal yang jarang diingat, 30 Desember 1980. Saat itu, seorang perwira tinggi Polri bernama Awaloedin Djamin meneken Surat Keputusan Nomor EP/126/XII/1980, meresmikan Pola Pembinaan Satuan Pengamanan. Langkah administratif itu melahirkan korps keamanan baru, yang dalam keseharian kita kenal sebagai Satpam. Jenderal yang lahir di Padang pada 26 September 1927 ini tak pernah membayangkan pemikiran briliannya akan menjadi saksi bisu perlakuan semena-mena dari anak buah institusinya sendiri puluhan tahun kemudian.

Jalan hidup Awaloedin pantas direnungkan. Ia bukan polisi yang terjebak dalam seragam, melainkan intelektual yang menempuh studi administrasi publik hingga doktoral di University of Southern California. Sebelum menjabat Kapolri pada 1978, ia sempat menjadi Menteri Tenaga Kerja, Deputi Urusan Khusus di era Hoegeng, Direktur Lembaga Administrasi Negara, bahkan Duta Besar di Jerman Barat. Bekal itu membuatnya paham bahwa keamanan tak mungkin hanya bertumpu pada jumlah personel Polri yang terbatas. Maka, lahirlah gagasan Satpam sebagai kepanjangan tangan fungsi kepolisian di ruang-ruang privat dan titik krusial perkotaan. Bintang Mahaputra Adipradana yang kelak disematkan negara adalah pengakuan atas visi besar yang ia wariskan.

Baca Juga

Pemprov DKI Targetkan Penataan 50 RW Kumuh pada 2027

Pemprov DKI Targetkan Penataan 50 RW Kumuh pada 2027

Hubungan darah ini kian dipertegas ketika Kepolisian Negara Republik Indonesia menerbitkan Peraturan Kapolri Nomor 4 Tahun 2020 tentang Pengamanan Swakarsa. Di sana, seragam Satpam diubah menjadi coklat, menggemakan warna kebesaran Korps Bhayangkara. Itu bukan sekadar estetika; ia adalah isyarat kebanggaan dan penegasan bahwa setiap penjaga pintu gerbang, pusat belanja, atau gedung perkantoran adalah pengemban tugas kepolisian terbatas. Elisa Lumbantoruan, CEO PT ISS Indonesia, menangkap makna itu dengan jernih ketika dalam sebuah wawancara ia mengatakan bahwa apa yang dijalankan Satpam pada dasarnya adalah delegasi tanggung jawab dari Polri, bukan pekerjaan buruh yang bisa dipandang sebelah mata.

Kenyataan di lapangan sering kali keras kepala. Insiden di kawasan HI seolah ingin membuktikan bahwa sejarah bisa diingkari oleh segelintir orang yang mungkin lupa atau tak mau tahu. Padahal, jika kita runut, Satpam hadir justru karena ada kesenjangan rasio antara jumlah polisi dan masyarakat. Mereka adalah jawaban atas keterbatasan itu, sekaligus cermin bahwa keamanan adalah kerja bersama. Ketika seseorang dengan seragam coklat dihinakan oleh seseorang yang juga berseragam coklat, sejatinya yang terluka bukan hanya individu itu, melainkan cita-cita besar Awaloedin Djamin yang wafat pada usia 91 tahun di 2019.

Baca Juga

Syarat Perpanjang SIM Wajib Melampirkan Bukti Kepesertaan Aktif BPJS Kesehatan

Syarat Perpanjang SIM Wajib Melampirkan Bukti Kepesertaan Aktif BPJS Kesehatan

Maka, menolak lupa atas sejarah lahirnya Satpam adalah juga menolak arogansi. Keduanya adalah satu tarikan napas yang sama. Jika Polri ingin satuan pengamanan ini berjalan beriringan dengan penuh kebanggaan, maka teladan harus dimulai dari kesadaran internal: bahwa setiap satpam adalah saudara, bukan bawahan. Di titik itulah penghormatan kepada Awaloedin Djamin menemukan bentuknya yang paling nyata, bukan sekadar penghargaan bintang jasa yang berkilau di masa lalu, melainkan sikap saling jaga di jalanan hari ini.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

PolriJakartaSatpamAwaloedin Djaminarogansisejarah

Berita Terbaru Lainnya

Perkembangan Regulasi Apple di Indonesia, iPhone 16 Tertunda, iPhone 17e Kantongi Sertifikasi TKDNKelanjutan Kasus Pailit Sritex, Rencana Penyelamatan Ekonomi dan Perkembangan Lelang AsetOtorita IKN Optimistis Dampak Ekonomi Tahap Dua Meningkat, Sektor Properti dan Bandara Jadi SorotanGagal di Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Alihkan Fokus ke FIFA ASEAN CupKetentuan Pendaftaran Seleksi PPPK Tahap II bagi Tenaga Non-ASN di Database BKNBakti Komdigi Optimalkan Satelit Satria-1 Jaga Internet di Sangihe, Talaud, dan SitaroJelang Waisak 2570 BE, Arca Unfinished Buddha Borobudur Dipindahkan ke Lapangan KenariRencana Penerapan Single Salary ASN, Guru Cemas Nasib Tunjangan Sertifikasi

Paling Banyak Dibaca

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

Ekonomi

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

27 Jul 2026

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

Nasional

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

25 Jul 2026

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

Metropolitan

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

27 Jul 2026

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

Pariwisata

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

26 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di MorowaliEkonomi 路 27 Jul 2026
  2. 2Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASNNasional 路 25 Jul 2026
  3. 3Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  4. 4Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  5. 5Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta TimurMetropolitan 路 27 Jul 2026

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikBisnisTeknologiInternasionalSportsPoliticsBusinessNational

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap