apriniageosat.co.id
BerandaNasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikBisnisTeknologiInternasionalSportsPoliticsBusinessNationalPopuler
Beranda/Politik

Saat Panen Tebu, Zulhas Bisikkan Pergantian Kepala BGN ke Prabowo

Togar PanjaitanDiterbitkan 26 Jul 2026 - 01.58 · 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Saat Panen Tebu, Zulhas Bisikkan Pergantian Kepala BGN ke Prabowo
Foto/Ilustrasi: Republika
A-A+

Di tengah hamparan ladang tebu yang menjadi simbol swasembada pangan, sebuah percakapan singkat antara Presiden Prabowo Subianto dan Menko Pangan Zulkifli Hasan mengubah arah kepemimpinan program makan bergizi gratis yang menyasar puluhan juta jiwa. Momen panen yang semestinya hanya diisi senyum dan potret kerja ternyata menjadi pintu masuk usulan sensitif: pergantian Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) dengan figur yang lebih muda. Suasana hangat di tengah rimbun tanaman tebu itu membungkus sebuah desakan agar eksekusi program raksasa tidak tersandung oleh energi yang mulai menipis.

Usulan Zulhas bukan sekadar bisikan protokoler. Badan Gizi Nasional memikul beban melayani 82 juta penerima manfaat melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Angka itu setara dengan hampir sepertiga populasi Indonesia, menjadikan MBG sebagai operasi pangan terbesar yang pernah dikelola pemerintah. Zulhas, yang juga menerima mandat mengawal Satuan Pelayanan Pangan dan Gizi (SPPG), menyadari bahwa skala sebesar ini menuntut kecepatan mengambil keputusan dan stamina prima. Setiap hari, rantai distribusi, pengawasan mutu, dan koordinasi lintas daerah harus berjalan tanpa hambatan yang bisa dipicu oleh lambannya pucuk pimpinan.

Di luar persoalan teknis, program ini juga dibayangi penyimpangan yang mencuri hak anak-anak dan ibu hamil. Dalam Sidang Panel Kongres Umat Islam Indonesia VIII di Jakarta, Zulhas tak menutupi adanya moral hazard di lapangan—pihak-pihak yang mencuri jatah, melakukan penyelewengan, hingga merampok hak penerima. Namun, ia menegaskan bahwa pemerintah tidak tinggal diam. Pelaku sudah diproses hukum dan dijebloskan ke penjara, sementara sistem terus dibenahi. Langkah itu menjadi sinyal bahwa toleransi terhadap kebocoran sudah habis, dan kini saatnya BGN bergerak lebih lincah dengan nakhoda baru.

Baca Juga

Perkembangan Uji Coba Program Makan Bergizi Gratis di Berbagai Daerah

Perkembangan Uji Coba Program Makan Bergizi Gratis di Berbagai Daerah

Puncak desakan itu terungkap dalam reka ulang singkat percakapan yang disampaikan Zulhas kepada publik. Di hadapan Presiden, ia melontarkan pertanyaan bertubi yang mengarah pada satu permintaan: “Bapak kan mau cepat, mau bagus. Boleh enggak saya usul? Ganti yang muda.” Kalimat itu, meski disampaikan dengan nada santai, mengandung urgensi tinggi. Zulhas menyodorkan realitas bahwa BGN bukan lagi tempat untuk manajemen lambat; dibutuhkan sosok yang mampu berlari secepat masalah bermunculan. Usianya yang lebih muda diyakini membawa daya tahan fisik, adaptasi terhadap teknologi pengawasan, serta keberanian memangkas birokrasi yang kerap menggemuk.

Salah satu pertimbangan kunci yang mengemuka adalah kondisi kesehatan Kepala BGN sebelumnya, Nanik S Deyang. Beban tugas yang luar biasa besar dinilai tidak lagi sepadan dengan kapasitas fisik yang tersisa. Zulhas menyebut kondisi itu secara terbuka, menandaskan bahwa urusan perut 82 juta rakyat tidak bisa dikompromikan oleh keterbatasan personal. Di sinilah benang merah antara panen tebu dan pergantian pimpinan bertemu: sebuah kebijakan taktis yang lahir dari kejujuran melihat fakta lapangan, bukan sekadar reshuffle administratif.

Baca Juga

Pemerintah Kantongi Komitmen Investasi Asing Ratusan Triliun Rupiah untuk Dorong Lapangan Kerja

Pemerintah Kantongi Komitmen Investasi Asing Ratusan Triliun Rupiah untuk Dorong Lapangan Kerja

Bisikan di ladang tebu itu kini menjadi preseden baru dalam tata kelola program strategis. Ia membawa pesan bahwa tanggung jawab sosial sebesar MBG memerlukan pemimpin dengan vitalitas penuh, yang sanggup turun ke titik distribusi terpencil sekaligus menjaga integritas sistem. Lebih dari itu, usulan Zulhas menggambarkan keberanian seorang pembantu presiden untuk menyampaikan apa yang dibutuhkan, bahkan jika harus menyentuh zona sensitif pergantian pejabat. Di tengah upaya mengejar target nol kelaparan, langkah cepat mengganti sosok di badan gizi bukan lagi pilihan, melainkan keharusan yang dibisikkan dengan segala risiko.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Zulkifli HasanBadan Gizi NasionalProgram Makan Bergizi GratisPrabowo Subiantopergantian kepala BGNSPPG

Berita Terbaru Lainnya

Perkembangan Regulasi Apple di Indonesia, iPhone 16 Tertunda, iPhone 17e Kantongi Sertifikasi TKDNKelanjutan Kasus Pailit Sritex, Rencana Penyelamatan Ekonomi dan Perkembangan Lelang AsetOtorita IKN Optimistis Dampak Ekonomi Tahap Dua Meningkat, Sektor Properti dan Bandara Jadi SorotanGagal di Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Alihkan Fokus ke FIFA ASEAN CupKetentuan Pendaftaran Seleksi PPPK Tahap II bagi Tenaga Non-ASN di Database BKNBakti Komdigi Optimalkan Satelit Satria-1 Jaga Internet di Sangihe, Talaud, dan SitaroJelang Waisak 2570 BE, Arca Unfinished Buddha Borobudur Dipindahkan ke Lapangan KenariRencana Penerapan Single Salary ASN, Guru Cemas Nasib Tunjangan Sertifikasi

Paling Banyak Dibaca

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

Ekonomi

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

27 Jul 2026

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

Nasional

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

25 Jul 2026

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

Metropolitan

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

27 Jul 2026

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

Pariwisata

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

26 Jul 2026

🔥

Populer

  1. 1Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di MorowaliEkonomi · 27 Jul 2026
  2. 2Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASNNasional · 25 Jul 2026
  3. 3Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan · 25 Jul 2026
  4. 4Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum · 27 Jul 2026
  5. 5Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta TimurMetropolitan · 27 Jul 2026

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikBisnisTeknologiInternasionalSportsPoliticsBusinessNational

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap