apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanTeknologiOtomotifInternasionalSportsPopuler
Beranda/Ekonomi

Rupiah Menguat Tiga Hari Beruntun, Dolar AS Turun ke Posisi Rp17.885

Nyaring AranDiterbitkan 9 Agu 2026 - 10.46 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Rupiah Menguat Tiga Hari Beruntun, Dolar AS Turun ke Posisi Rp17.885
Foto/Ilustrasi: cnbcindonesia.com.
A-A+

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) berhasil menutup perdagangan terakhir pekan ini dengan performa yang positif. Mata uang Garuda mencatatkan tren penguatan selama tiga hari perdagangan berturut-turut menjelang akhir pekan. Penguatan ini menjadi sentimen positif bagi pasar keuangan domestik, menunjukkan ketahanan mata uang rupiah di tengah fluktuasi pasar global yang dinamis.

Pada penutupan perdagangan hari Jumat, 7 Agustus 2026, rupiah tercatat terapresiasi sebesar 0,14 persen dan berakhir di posisi Rp17.885 per dolar AS. Perjalanan pergerakan rupiah pada hari Jumat tersebut dimulai sejak pagi hari, di mana mata uang Indonesia ini dibuka menguat tipis sebesar 0,03 persen ke level Rp17.905 per dolar AS. Sepanjang hari perdagangan berlangsung, rupiah terus mempertahankan posisinya dan berhasil bertambah kuat sebanyak 20 poin hingga akhirnya pasar resmi ditutup.

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanTeknologiOtomotifInternasionalSports

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap

Kinerja gemilang pada hari Jumat ini sekaligus mengukuhkan tren apresiasi rupiah yang sudah berlangsung sejak pertengahan pekan. Sebelum penutupan hari Jumat, tepatnya pada perdagangan hari Kamis, 6 Agustus 2026, rupiah ditutup menguat sebesar 0,08 persen ke posisi Rp17.910 per dolar AS. Tren penguatan ini sebenarnya sudah dipicu oleh lonjakan yang signifikan pada hari Rabu sebelumnya, di mana rupiah melesat tajam dengan mencatatkan penguatan sebesar 0,50 persen. Rentetan penguatan selama tiga hari berturut-turut ini memperlihatkan momentum positif bagi nilai tukar rupiah.

Baca Juga

Pertamina Sertifikasi Operator Lokal demi Jamin Keberlanjutan Energi Bersih di Ratusan Desa

Pertamina Sertifikasi Operator Lokal demi Jamin Keberlanjutan Energi Bersih di Ratusan Desa

Di sisi lain, pergerakan indeks dolar AS (DXY) menunjukkan dinamika yang berbeda pada hari yang sama. Indeks yang berfungsi mengukur kekuatan mata uang greenback terhadap enam mata uang utama dunia tersebut terpantau mengalami penguatan tipis. Pada pukul 15.00 WIB, indeks dolar AS (DXY) tercatat naik sebesar 0,03 persen ke level 99,965. Meskipun indeks dolar AS mengalami kenaikan tipis, rupiah tetap mampu mempertahankan kekuatannya dan ditutup di zona hijau pada akhir pekan.

Selain pergerakan nilai tukar, perkembangan indikator makroekonomi lainnya yang turut menjadi perhatian pasar adalah posisi cadangan devisa Indonesia. Bank Indonesia melaporkan bahwa posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Juli 2026 berada di angka US$145,3 miliar. Jumlah cadangan devisa pada akhir Juli tersebut mengalami penurunan yang tergolong tipis, yaitu sebesar US$300 juta, jika dibandingkan dengan posisi pada akhir Juni 2026 yang tercatat sebesar US$145,6 miliar.

Baca Juga

Arti Peringkat Kredit Negara yang Dirilis Lembaga Pemeringkat Internasional

Arti Peringkat Kredit Negara yang Dirilis Lembaga Pemeringkat Internasional

Perkembangan dan perubahan pada posisi cadangan devisa Indonesia ini dipengaruhi oleh beberapa faktor penting. Faktor-faktor tersebut antara lain adalah penerimaan dari sektor pajak dan jasa, penerbitan instrumen global bond oleh pemerintah, pembayaran kewajiban utang luar negeri pemerintah, serta langkah-langkah stabilisasi nilai tukar rupiah yang dijalankan oleh Bank Indonesia. Meskipun mengalami penurunan tipis, posisi cadangan devisa pada akhir Juli 2026 ini setara dengan pembiayaan 5,5 bulan impor. Jika dihitung bersama dengan pembayaran utang luar negeri pemerintah, jumlah tersebut setara dengan 5,3 bulan impor. Angka ini masih berada jauh di atas standar kecukupan internasional yang umumnya berada di kisaran tiga bulan impor.

Menanggapi kondisi cadangan devisa tersebut, Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Ramdan Denny Prakoso, memberikan penjelasan mengenai ketahanan ekonomi nasional. Pihak Bank Indonesia menilai bahwa jumlah cadangan devisa yang dimiliki saat ini masih sangat memadai untuk menjaga stabilitas ekonomi. Ramdan Denny Prakoso menyatakan bahwa cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal secara berkelanjutan, serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan nasional di tengah tantangan global yang ada.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Bank IndonesiaRupiahDolar ASCadangan Devisa

Berita Terbaru Lainnya

Spanyol Terapkan Pemeriksaan Acak Pelancong Italia di Tengah Perselisihan PerbatasanJadwal SEA V-Cup 2026 Putri, Indonesia vs Filipina 9 AgustusTangis Haru Orang Tua Siswa saat Kunjungan Persiapan MPLS Sekolah Rakyat di TangerangPramono Anung Pastikan Data Perpajakan Aman Pascakebakaran Gedung Bapenda DKISektor Pertanian Alor Didorong untuk Mengatasi Kemiskinan dan Tekan Harga BerasKementerian Pariwisata Dorong Pengembangan Wisata Yacht untuk Perkuat Ekosistem BahariKabar Populer Hiburan, Single Baru Syahrini hingga Alasan Sheila On 7 Jarang Tampil di PodcastMenteri PPPA Minta Polisi Usut Temuan Ratusan Senjata dan Narkotika di Sekolah Swasta Jakarta Selatan

Paling Banyak Dibaca

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

General News

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

29 Jul 2026

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

Ekonomi

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

26 Jul 2026

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

Ekonomi

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

1 Agu 2026

IHSG Ditutup Turun 0,64%, Tinggalkan Level 6.100 pada Perdagangan Rabu

Ekonomi

IHSG Ditutup Turun 0,64%, Tinggalkan Level 6.100 pada Perdagangan Rabu

30 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  2. 2Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  3. 3Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTUGeneral News 路 29 Jul 2026
  4. 4Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas BawahEkonomi 路 26 Jul 2026
  5. 5Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana NegaraEkonomi 路 1 Agu 2026