Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali menunjukkan tren pelemahan pada perdagangan menjelang akhir bulan Juli. Berdasarkan data yang dirilis oleh Refinitiv, mata uang Garuda ditutup melemah pada perdagangan hari Selasa, 28 Juli 2026. Rupiah mencatatkan depresiasi sebesar 0,31 persen, yang menempatkan posisinya di level Rp18.055 per dolar AS saat penutupan pasar. Penurunan nilai tukar ini memperpanjang tren negatif rupiah yang telah berakhir di zona merah selama empat hari perdagangan secara beruntun.
Menyikapi perkembangan nilai tukar ini,








