apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanKriminalLingkunganTeknologiOtomotifInternasionalGeneral NewsEconomyNewsSportsPopuler
Beranda/Ekonomi

Realisasi Pertumbuhan Ekonomi Triwulan II-2026 Menjawab Kritik Publik

Domu TobingDiterbitkan 7 Agu 2026 - 13.20 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Realisasi Pertumbuhan Ekonomi Triwulan II-2026 Menjawab Kritik Publik
Foto/Ilustrasi: tirto.id.
A-A+

Bagaimana sebenarnya kondisi riil perekonomian Indonesia saat ini di tengah berbagai kritik yang diarahkan kepada pemerintahan Presiden Prabowo Subianto? Data terbaru yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) memberikan jawaban konkret atas pertanyaan tersebut. Perekonomian Indonesia pada Triwulan II-2026 tercatat tumbuh sebesar 5,29 persen secara tahunan (year-on-year/yoy). Capaian ini tidak hanya menjadi laju pertumbuhan tertinggi sejak Triwulan II-2022, melainkan juga mendorong pertumbuhan ekonomi kumulatif pada Semester I 2026 mencapai 5,45 persen (c-to-c). Angka pertumbuhan kumulatif tersebut berhasil melampaui target pertumbuhan ekonomi yang telah ditetapkan dalam APBN 2026

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanKriminalLingkunganTeknologiOtomotifInternasionalGeneral NewsEconomyNewsSports

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
sebesar 5,4 persen.

Jika ditelisik dari sisi pengeluaran, aktivitas domestik masih menjadi motor penggerak utama perekonomian nasional. Konsumsi rumah tangga dan Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) atau investasi secara akumulatif memberikan kontribusi terbesar dengan menyumbang 82,68 persen dari sisi pengeluaran. Secara rinci, konsumsi rumah tangga tumbuh sebesar 5,06 persen dengan kontribusi mencapai 53,32 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Sementara itu, PMTB atau investasi tumbuh kuat sebesar 6,87 persen dan menyumbang 29,36 persen terhadap pembentukan PDB. Penguatan ini diperkuat oleh realisasi investasi pada Triwulan II-2026 yang mencapai Rp511,8 triliun, atau tumbuh sebesar 7,1 persen secara tahunan.

Baca Juga

Wall Street Ditutup Melemah, Investor Cermati Data Pekerjaan AS

Wall Street Ditutup Melemah, Investor Cermati Data Pekerjaan AS

Peran belanja pemerintah juga sangat signifikan dalam menopang momentum pertumbuhan ini. Komponen yang mencatatkan pertumbuhan tertinggi adalah konsumsi pemerintah yang melonjak sebesar 15,97 persen. Hingga Semester I 2026, realisasi belanja negara telah mencapai Rp1.656,0 triliun atau setara dengan 43,1 persen terhadap pagu APBN. Di sisi lain, penerimaan negara terkumpul sebesar Rp1,459,4 triliun atau 46,3 persen terhadap pagu APBN. Dengan kinerja anggaran tersebut, defisit anggaran dapat dikendalikan dengan sangat baik pada angka Rp196,5 triliun atau hanya sebesar 0,76 persen terhadap PDB. Untuk pemerataan pembangunan di daerah, realisasi Transfer ke Daerah (TKD) hingga akhir Juni 2026 telah menyerap Rp357,4 triliun atau 51,6 persen dari pagu APBN, dengan wilayah Bali dan Nusa Tenggara mencatatkan pertumbuhan ekonomi regional tertinggi mencapai 6,10 persen.

Selain indikator makro, bagaimana dampak pertumbuhan ini dirasakan oleh masyarakat secara langsung dalam kehidupan sehari-hari? Pemerintah terus merealisasikan program prioritas, termasuk pembangunan fisik berupa 84 Sekolah Rakyat dan 22 Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dari target awal sebanyak 66 unit RSUD. Kesejahteraan sosial juga menunjukkan tren perbaikan yang ditandai dengan turunnya tingkat pengangguran terbuka (TPT) menjadi sebesar 4,65 persen atau berjumlah 7,22 juta orang. Angka kemiskinan pun berhasil ditekan menjadi sebesar 8,07 persen atau berjumlah 22,93 juta orang, sementara tingkat kesenjangan sosial tetap terjaga pada angka yang relatif rendah sebesar 0,368. Guna menjaga daya beli masyarakat, pemerintah tetap mempertahankan harga bensin Pertalite sebesar Rp10.000 per liter, harga LPG 3 kg sebesar Rp19.000 di pangkalan resmi, serta memastikan tarif listrik PLN tidak mengalami kenaikan.

Baca Juga

Laporan Penipuan Digital di Indonesia Tembus 1.000 Kasus Per Hari, OJK Kembangkan Aplikasi Anti-Scam

Laporan Penipuan Digital di Indonesia Tembus 1.000 Kasus Per Hari, OJK Kembangkan Aplikasi Anti-Scam

Di tengah pencapaian ini, isu mengenai hilangnya kepercayaan publik sering kali dikaitkan dengan fenomena warga negara Indonesia (WNI) yang melepas status kewarganegaraannya. Ditjen Imigrasi mencatat bahwa dalam 5 tahun terakhir terdapat sekitar 8.000 WNI yang melepas kewarganegaraan mereka, dengan rata-rata hanya 1.600 orang per tahun. Namun, data keimigrasian menunjukkan bahwa pelepasan status WNI tersebut disebabkan karena pernikahan dengan warga negara asing (WNA). Secara statistik, jumlah WNI yang melepas kewarganegaraan hanya berkisar 6 orang per 1 juta orang. Angka tersebut jauh lebih kecil dibandingkan dengan negara tetangga seperti Singapura yang mencapai 265 orang per 1 juta orang, maupun India yang mencapai 142 orang per 1 juta orang. Dengan demikian, data riil perekonomian dan sosial ini menjawab keraguan publik terhadap arah pembangunan nasional saat ini.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

BPSpertumbuhan ekonomikesejahteraan sosialAPBN 2026

Berita Terbaru Lainnya

Donald Trump Terbitkan Aturan Baru Batasi Wisata Persalinan dan Hak LahirWall Street Ditutup Melemah, Investor Cermati Data Pekerjaan ASLaporan Penipuan Digital di Indonesia Tembus 1.000 Kasus Per Hari, OJK Kembangkan Aplikasi Anti-ScamPolda Metro Jaya Tetapkan Tersangka Kasus Mutilasi di Depok, Terancam Hukuman MatiBareskrim Polri Turun Tangan Selidiki Penyelundupan 53 Ton Pasir Timah Ilegal di BelitungPolisi Selidiki Temuan Ratusan Senjata di Yayasan Sekolah Kebayoran LamaCibir Pasien BPJS di Media Sosial, Dokter Puskesmas Pakisaji Malang DinonaktifkanPemerintah Jajaki Investasi Cina dan Rusia untuk Proyek Kereta Trans Kalimantan

Paling Banyak Dibaca

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

General News

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

29 Jul 2026

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

Ekonomi

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

26 Jul 2026

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

Ekonomi

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

1 Agu 2026

IHSG Ditutup Turun 0,64%, Tinggalkan Level 6.100 pada Perdagangan Rabu

Ekonomi

IHSG Ditutup Turun 0,64%, Tinggalkan Level 6.100 pada Perdagangan Rabu

30 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  2. 2Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  3. 3Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTUGeneral News 路 29 Jul 2026
  4. 4Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas BawahEkonomi 路 26 Jul 2026
  5. 5Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana NegaraEkonomi 路 1 Agu 2026
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap