Bagaimana sebenarnya kondisi riil perekonomian Indonesia saat ini di tengah berbagai kritik yang diarahkan kepada pemerintahan Presiden Prabowo Subianto? Data terbaru yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) memberikan jawaban konkret atas pertanyaan tersebut. Perekonomian Indonesia pada Triwulan II-2026 tercatat tumbuh sebesar 5,29 persen secara tahunan (year-on-year/yoy). Capaian ini tidak hanya menjadi laju pertumbuhan tertinggi sejak Triwulan II-2022, melainkan juga mendorong pertumbuhan ekonomi kumulatif pada Semester I 2026 mencapai 5,45 persen (c-to-c). Angka pertumbuhan kumulatif tersebut berhasil melampaui target pertumbuhan ekonomi yang telah ditetapkan dalam APBN 2026








