apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanKriminalLingkunganTeknologiOtomotifInternasionalGeneral NewsEconomyNewsSportsPopuler
Beranda/Ekonomi

Realisasi Belanja Negara Capai Rp 1.656 Triliun, Penerimaan Pajak Sentuh Rp 1.459 Triliun

Domu TobingDiterbitkan 4 Agu 2026 - 19.40 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Realisasi Belanja Negara Capai Rp 1.656 Triliun, Penerimaan Pajak Sentuh Rp 1.459 Triliun
Foto/Ilustrasi: ekonomi.republika.co.id.
A-A+

Pemerintah mencatat realisasi belanja negara telah mencapai Rp 1.656,0 triliun hingga akhir triwulan kedua tahun 2026. Angka belanja ini tumbuh sebesar 17,8 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Di sisi lain, penerimaan pajak yang berhasil dikumpulkan oleh negara hingga periode tersebut tercatat sebesar Rp 1.459 triliun.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan bahwa realisasi anggaran yang cukup besar ini mencerminkan peran penting Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN). Menurutnya, APBN diarahkan untuk bertindak sebagai agen pembangunan (agent of development) guna mengakselerasi pelaksanaan berbagai program prioritas nasional. Selain itu, instrumen keuangan negara ini juga dioptimalkan untuk menjadi penyerap benturan ekonomi (shock absorber) serta melindungi masyarakat miskin (protecting the poor).

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanKriminalLingkunganTeknologiOtomotifInternasionalGeneral NewsEconomyNewsSports

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan

Salah satu pendorong utama membubungnya realisasi belanja pemerintah pusat (BPP) yang mencapai Rp 1.298,6 triliun鈥攁tau tumbuh 29,4 persen secara tahunan鈥攁dalah pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hingga akhir triwulan II 2026, anggaran untuk program MBG ini telah terserap sebesar Rp 101,1 triliun. Program prioritas tersebut dilaporkan telah dinikmati oleh setidaknya 63,13 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia.

Baca Juga

Langkah Awal Megaproyek PLTS 100 GW Mulai Diresmikan di Bali

Langkah Awal Megaproyek PLTS 100 GW Mulai Diresmikan di Bali

Selain program makan gratis, sektor pendidikan juga mendapatkan alokasi yang signifikan melalui program Sekolah Rakyat. Realisasi anggaran untuk program Sekolah Rakyat ini tercatat sebesar Rp 13,1 triliun, yang dialokasikan khusus untuk pembangunan dan pembenahan 104 sekolah permanen. Tidak hanya itu, belanja negara selama paruh pertama tahun ini juga dipengaruhi oleh penyaluran bantuan sosial, pembangunan infrastruktur, pembayaran tunjangan hari raya (THR) dan gaji ke-13, serta pembayaran manfaat pensiun bagi aparatur sipil negara.

Guna menjalankan fungsinya sebagai shock absorber untuk menjaga daya beli masyarakat serta stabilitas harga dan pasokan bahan bakar minyak (BBM) serta pangan, pemerintah mengucurkan dana yang tidak sedikit. Pemerintah mengalokasikan anggaran masing-masing sebesar Rp 116,0 triliun untuk subsidi dan Rp 116,9 triliun untuk kompensasi. Penyaluran subsidi dan kompensasi listrik serta BBM ini diharapkan mampu meredam gejolak harga di tingkat konsumen.

Perlindungan terhadap kelompok masyarakat rentan juga diperkuat melalui berbagai skema bantuan sosial. Realisasi Program Keluarga Harapan (PKH) tercatat telah mencapai Rp 14,5 triliun. Sementara itu, penyaluran untuk Program Kartu Sembako terealisasi sebesar Rp 19,7 triliun, dan Program Indonesia Pintar (PIP) untuk membantu biaya pendidikan siswa kurang mampu telah menyerap anggaran sebesar Rp 8,8 triliun.

Baca Juga

Pemerintah Andalkan Insentif Baterai NMC untuk Perkuat Pasar Mobil Listrik Berbasis Nikel

Pemerintah Andalkan Insentif Baterai NMC untuk Perkuat Pasar Mobil Listrik Berbasis Nikel

Untuk menjaga keberlanjutan dunia usaha dan mendorong aktivitas ekonomi domestik tetap bergairah, pemerintah turut menyediakan berbagai paket stimulus. Langkah stimulus ini mencakup pemberian insentif perpajakan bagi penulis nasional, pemberian diskon tarif transportasi umum selama masa libur lebaran dan libur sekolah, hingga penyelenggaraan program magang serta pelatihan vokasi bagi angkatan kerja.

Meskipun realisasi belanja negara dan penerimaan pajak telah dipaparkan secara terperinci, laporan keuangan ini tidak merinci secara detail mengenai bagaimana pemerintah menutup selisih antara belanja negara yang mencapai Rp 1.656,0 triliun dengan penerimaan pajak yang berada di angka Rp 1.459 triliun. Informasi mengenai pembiayaan defisit anggaran tersebut tidak dijelaskan lebih lanjut dalam rilis kinerja APBN kali ini.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

APBNPurbaya Yudhi SadewaBelanja NegaraPenerimaan Pajak

Berita Terbaru Lainnya

Langkah Awal Megaproyek PLTS 100 GW Mulai Diresmikan di BaliPemerintah Andalkan Insentif Baterai NMC untuk Perkuat Pasar Mobil Listrik Berbasis NikelSemarak HUT RI ke-81, Pemkot Madiun Bagikan Bendera Merah Putih Gratis ke WargaKunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia Capai 1,17 Juta pada Juni 2026, Didominasi Malaysia dan AustraliaPedestrian Deck Dukuh Atas Senilai Rp300 Miliar Diproyeksikan Pangkas Waktu Tempuh Pejalan KakiBPS Catat Kenaikan Harga Beras Premium di Penggilingan Capai 10 PersenDugaan Pelibatan Anak dalam Promosi Vape, Mengapa Kasus Ini Perlu Diusut Tuntas?Amsakar Dorong Percepatan Program Prioritas dan Minta ASN Batam Lebih Responsif

Paling Banyak Dibaca

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

General News

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

29 Jul 2026

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

Ekonomi

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

26 Jul 2026

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

Ekonomi

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

1 Agu 2026

Indosat Catat Laba Bersih Rp 3,2 Triliun pada Semester I 2026 Berkat Transformasi AI

Teknologi

Indosat Catat Laba Bersih Rp 3,2 Triliun pada Semester I 2026 Berkat Transformasi AI

29 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  2. 2Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  3. 3Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTUGeneral News 路 29 Jul 2026
  4. 4Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas BawahEkonomi 路 26 Jul 2026
  5. 5Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana NegaraEkonomi 路 1 Agu 2026
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap