apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanTeknologiOtomotifInternasionalSportsPopuler
Beranda/Ekonomi

Raksasa Minyak AS Cetak Keuntungan Besar, ExxonMobil Kantongi Rp 2,8 Triliun per Hari

Andi TobanDiterbitkan 9 Agu 2026 - 06.29 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Raksasa Minyak AS Cetak Keuntungan Besar, ExxonMobil Kantongi Rp 2,8 Triliun per Hari
Foto/Ilustrasi: finance.detik.com.
A-A+

Perang yang terjadi antara Amerika Serikat dan Iran di kawasan Timur Tengah telah memicu lonjakan harga minyak global secara signifikan. Kondisi geopolitik yang memanas ini berimbas langsung pada kinerja keuangan para raksasa minyak dunia. Dua raksasa minyak asal Amerika Serikat, yaitu ExxonMobil dan Chevron, melaporkan perolehan keuntungan dalam jumlah yang sangat besar. Ketegangan di Timur Tengah tersebut menyebabkan terjadinya keterbatasan pasokan minyak mentah dari kawasan tersebut, yang pada akhirnya mendorong harga komoditas energi ini melambung tinggi di pasar internasional.

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanTeknologiOtomotifInternasionalSports

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap

ExxonMobil menjadi salah satu perusahaan yang membukukan kinerja keuangan luar biasa sepanjang kuartal II-2026. Selama periode tiga bulan tersebut, perusahaan mencatatkan keuntungan sebesar US$ 14,5 miliyar atau setara dengan Rp 259,5 triliun. Jika dirinci lebih lanjut, raksasa minyak dan gas asal Amerika Serikat ini berhasil menghasilkan keuntungan sekitar US$ 160 juta atau setara dengan Rp 2,8 triliun setiap harinya selama kuartal II-2026. Pencapaian luar biasa ini tercatat dua kali lipat lebih tinggi dibandingkan dengan pendapatan tahun sebelumnya secara year-on-year. Selain itu, perolehan laba pada kuartal II-2026 tersebut juga menjadi rekor pendapatan tertinggi bagi ExxonMobil sejak tahun 2022, ketika perang Rusia-Ukraina baru saja dimulai.

Baca Juga

Dulu Pasok 43 Persen CPO Global, Nigeria Kini Impor Minyak Sawit

Dulu Pasok 43 Persen CPO Global, Nigeria Kini Impor Minyak Sawit

Tidak kalah dengan ExxonMobil, Chevron yang berstatus sebagai perusahaan minyak terbesar kedua di Amerika Serikat juga membukukan laba yang sangat besar. Chevron berhasil mencatatkan keuntungan mencapai US$ 12,1 miliar atau sekitar Rp 216,5 triliun. Laba bersih yang diperoleh Chevron pada kuartal II-2026 ini mengalami peningkatan yang sangat drastis, yakni lebih dari empat kali lipat dibandingkan dengan perolehan laba pada kuartal II tahun lalu. Sebagai perbandingan, pada kuartal II tahun sebelumnya, Chevron hanya mampu mengantongi keuntungan sebesar US$ 2,5 miliar atau setara dengan Rp 44,7 triliun.

Peningkatan performa keuangan Chevron yang sangat masif ini didorong kuat oleh pemulihan di sektor bisnis hilir mereka, termasuk operasional kilang-kilang minyak milik perusahaan. Sektor hilir Chevron berhasil membalikkan keadaan dari yang sebelumnya mengalami kerugian sebesar US$ 817 juta atau setara Rp 14,6 triliun pada tahun lalu, kini berbalik menjadi meraup keuntungan sebesar US$ 4,9 miliar atau setara Rp 87,6 triliun. Terkait dinamika pasar global ini, Andy Lipow selaku Presiden Lipow Oil Associates memberikan analisisnya. Andy Lipow menjelaskan bahwa harga minyak mentah dunia telah melonjak lebih dari 40% sepanjang tahun ini akibat keterbatasan pasokan dari Timur Tengah yang terganggu oleh perang. Lebih lanjut, ia memperkirakan bahwa dunia telah kehilangan kapasitas penyulingan sekitar 6 hingga 7 juta barel per hari.

Baca Juga

Changhong Tunjuk Rossa Sebagai Brand Ambassador Kampanye Langgeng Bersama

Changhong Tunjuk Rossa Sebagai Brand Ambassador Kampanye Langgeng Bersama

Selain raksasa minyak asal Amerika Serikat, kinerja keuangan yang sangat kuat juga dilaporkan oleh perusahaan minyak besar lainnya, yaitu Shell. Dalam laporan keuangan terbarunya, Shell mengungkapkan bahwa mereka berhasil menghasilkan keuntungan hampir mencapai US$ 10 miliar atau setara dengan Rp 178,97 triliun pada kuartal lalu. Keuntungan yang diraup oleh Shell pada kuartal lalu ini tercatat lebih dari dua kali lipat dibandingkan dengan perolehan keuntungan pada tahun sebelumnya. Pencapaian ini tidak hanya menunjukkan pertumbuhan yang pesat, tetapi juga tercatat sebagai perolehan laba per kuartal tertinggi kedua sepanjang sejarah berdirinya Shell.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

harga minyakShellChevronExxonMobil

Berita Terbaru Lainnya

BGN Proses Pemecatan 66 Kepala Dapur Makan Bergizi Gratis Akibat Judi Online hingga Pungutan FeeMentan Amran Tinjau Alor Usai Terima Aspirasi Mahasiswa Undip Soal Distribusi PanganPolisi Tangkap Dua Pelaku Pembunuhan Pemilik Konter HP di AmbarawaKorban Tewas Penembakan Sekolah di Thailand Bertambah Menjadi Delapan OrangRusia Serang Distrik Brovary di Ukraina, Tiga Orang Tewas Termasuk Seorang AnakPenyaluran Paylater Perusahaan Pembiayaan Tumbuh 57,02 Persen pada Juni 2026Dulu Pasok 43 Persen CPO Global, Nigeria Kini Impor Minyak SawitChanghong Tunjuk Rossa Sebagai Brand Ambassador Kampanye Langgeng Bersama

Paling Banyak Dibaca

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

General News

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

29 Jul 2026

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

Ekonomi

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

26 Jul 2026

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

Ekonomi

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

1 Agu 2026

IHSG Ditutup Turun 0,64%, Tinggalkan Level 6.100 pada Perdagangan Rabu

Ekonomi

IHSG Ditutup Turun 0,64%, Tinggalkan Level 6.100 pada Perdagangan Rabu

30 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  2. 2Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  3. 3Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTUGeneral News 路 29 Jul 2026
  4. 4Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas BawahEkonomi 路 26 Jul 2026
  5. 5Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana NegaraEkonomi 路 1 Agu 2026