apriniageosat.co.id
BerandaNasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikBisnisTeknologiInternasionalSportsPoliticsBusinessNationalPopuler
Beranda/Ekonomi

PT Freeport Indonesia Terapkan Perencanaan Tambang Komprehensif hingga 2041

Parlin SinagaDiterbitkan 31 Jul 2026 - 07.01 路 2 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
PT Freeport Indonesia Terapkan Perencanaan Tambang Komprehensif hingga 2041
Foto/Ilustrasi: CNN Indonesia
A-A+

PT Freeport Indonesia (PTFI) menegaskan komitmennya dalam menjalankan operasional pertambangan secara terukur dan berkelanjutan. Perusahaan memastikan bahwa seluruh kegiatan penambangan yang dilakukan saat ini didasarkan pada perencanaan yang komprehensif, terstruktur, serta berbasis analisis mendalam. Langkah strategis ini diambil untuk menjaga efisiensi serta keselamatan operasional di area tambang, khususnya pada area tambang bawah tanah yang memiliki tingkat kompleksitas tinggi. Presiden Direktur PTFI, Tony Wenas, menjelaskan bahwa pendekatan berbasis data dan perencanaan matang menjadi pilar utama dalam menghadapi tantangan teknis di lapangan.

Dalam merancang target operasional, PTFI menetapkan proyeksi produksi yang spesifik untuk periode mendatang. Untuk tahun depan, PTFI menargetkan tingkat produksi komoditas utama dapat mencapai 1,3 miliar pound tembaga serta 1 juta ounces emas. Target angka produksi ini tidak dirumuskan secara instan, melainkan lahir dari proses peramalan (forecasting) yang ketat. Proses tersebut mengacu pada hasil analisis teknis yang mendalam, pemodelan geologis, serta rencana tambang (mine plan) yang telah dirancang secara berurutan guna memastikan kesinambungan operasional.

Baca Juga

BPJPH Dorong Sertifikasi Halal Gratis UMK Jelang Wajib Halal Oktober 2026

BPJPH Dorong Sertifikasi Halal Gratis UMK Jelang Wajib Halal Oktober 2026

Meskipun memiliki target produksi yang jelas, PTFI menyadari adanya batasan fisik dan teknis yang tidak dapat diabaikan. Karakteristik tambang bawah tanah yang dikelola perusahaan memiliki sifat khusus yang membuat proses produksi tidak dapat dipercepat begitu saja demi mengejar target yang lebih tinggi. Setiap tahapan penambangan harus mengikuti urutan yang aman dan stabil secara geoteknis. Oleh karena itu, guna menjaga akurasi dan menyesuaikan diri dengan dinamika di lapangan, PTFI secara berkala melakukan evaluasi serta revisi terhadap proyeksi produksi mereka setiap tiga bulan sekali.

Saat ini, PTFI juga tengah menghadapi sejumlah tantangan operasional riil di area tambang bawah tanah. Salah satu hambatan utama yang sedang ditangani adalah proses pembersihan sisa lumpur yang masih membatasi akses di beberapa titik area tambang. Selain itu, kondisi material di lapangan juga menghadirkan ketidakpastian tersendiri. PTFI harus melakukan modifikasi pada sejumlah titik pengambilan bijih (draw point) lantaran kondisi material yang ditemukan ternyata jauh lebih basah jika dibandingkan dengan perkiraan awal yang dibuat pada tahap perencanaan sebelumnya.

Baca Juga

Pemerintah Jamin Ekonomi Tetap Terkendali Pascakenaikan PPN 12 Persen

Pemerintah Jamin Ekonomi Tetap Terkendali Pascakenaikan PPN 12 Persen

Untuk mengatasi masalah material basah tersebut, perusahaan melakukan penyesuaian teknologi dengan memodifikasi beberapa peralatan operasional. Modifikasi ini bertujuan agar peralatan dapat menampung dan mengalirkan bijih yang basah dengan baik, sebelum akhirnya disalurkan menuju sistem kereta listrik tanpa awak yang beroperasi di bawah tanah. Melalui adaptasi teknologi dan perencanaan jangka panjang yang bahkan telah ditetapkan hingga tahun 2041, PTFI berupaya memastikan seluruh target produksi dapat dicapai secara aman dan terstruktur di tengah berbagai tantangan fisik tambang bawah tanah.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

pertambanganPT Freeport IndonesiaPTFITony WenasTambang Bawah Tanah

Berita Terbaru Lainnya

Perkembangan Regulasi Apple di Indonesia, iPhone 16 Tertunda, iPhone 17e Kantongi Sertifikasi TKDNKelanjutan Kasus Pailit Sritex, Rencana Penyelamatan Ekonomi dan Perkembangan Lelang AsetOtorita IKN Optimistis Dampak Ekonomi Tahap Dua Meningkat, Sektor Properti dan Bandara Jadi SorotanGagal di Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Alihkan Fokus ke FIFA ASEAN CupKetentuan Pendaftaran Seleksi PPPK Tahap II bagi Tenaga Non-ASN di Database BKNBakti Komdigi Optimalkan Satelit Satria-1 Jaga Internet di Sangihe, Talaud, dan SitaroJelang Waisak 2570 BE, Arca Unfinished Buddha Borobudur Dipindahkan ke Lapangan KenariRencana Penerapan Single Salary ASN, Guru Cemas Nasib Tunjangan Sertifikasi

Paling Banyak Dibaca

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

Ekonomi

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

27 Jul 2026

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

Nasional

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

25 Jul 2026

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

Metropolitan

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

27 Jul 2026

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

Pariwisata

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

26 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di MorowaliEkonomi 路 27 Jul 2026
  2. 2Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASNNasional 路 25 Jul 2026
  3. 3Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  4. 4Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  5. 5Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta TimurMetropolitan 路 27 Jul 2026

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikBisnisTeknologiInternasionalSportsPoliticsBusinessNational

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap