PT Bukit Asam Tbk (PTBA) memastikan proyek hilirisasi batu bara menjadi dimethyl ether (DME) di Tanjung Enim, Sumatera Selatan, tetap berjalan. Proyek strategis ini kini berada di bawah koordinasi orkestrasi Danantara dengan melibatkan kolaborasi erat bersama PT Pertamina (Persero). Kepastian mengenai kelanjutan proyek tersebut disampaikan oleh Vice President Pengembangan Hilirisasi PTBA, Dahlia, dalam acara HIPMI Miners 2026 di Jakarta pada Kamis (6/8/2026).
Pengambilalihan koordinasi oleh Danantara membawa pembagian peran baru di antara para pihak yang terlibat. PTBA akan bertindak sebagai penyedia dukungan teknis sekaligus operator pabrik setelah fasilitas tersebut resmi beroperasi. Sementara itu, Pertamina memegang peran krusial sebagai pembeli siaga (offtaker) produk DME yang dihasilkan untuk menggantikan sebagian impor LPG nasional. Di sisi lain, Danantara bertanggung jawab penuh dalam mengelola proses pemilihan teknologi serta menjajaki kemitraan strategis. Hingga saat ini, sejumlah perusahaan asal Amerika Serikat dan Cina dilaporkan telah membuka komunikasi dengan Danantara terkait peluang kerja sama tersebut.








