apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanKriminalLingkunganTeknologiOtomotifInternasionalGeneral NewsEconomyNewsSportsPopuler
Beranda/Ekonomi

PNM Fasilitasi Studi Banding Gratis untuk Dorong Inovasi Usaha Nasabah Mekaar

Parlin SinagaDiterbitkan 7 Agu 2026 - 23.20 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
PNM Fasilitasi Studi Banding Gratis untuk Dorong Inovasi Usaha Nasabah Mekaar
Foto/Ilustrasi: ekonomi.republika.co.id.
A-A+

Langkah nyata untuk mendorong peningkatan kelas usaha ultra mikro terus dilakukan oleh PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM. Sebagai lembaga yang kini beroperasi di bawah naungan Danantara, PNM memperkuat komitmen pemberdayaannya dengan memfasilitasi program Reward Studi Banding bagi para ketua kelompok nasabah PNM Mekaar

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanKriminalLingkunganTeknologiOtomotifInternasionalGeneral NewsEconomyNewsSports

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
. Program ini dirancang untuk membuka wawasan baru serta memberikan inspirasi langsung kepada para pelaku usaha di tingkat akar rumput agar mampu menghadirkan inovasi dalam menjalankan usaha mereka sehari-hari. Upaya ini menjadi bagian penting dari pendekatan pemberdayaan berkelanjutan yang diusung oleh perusahaan guna memastikan nasabah tidak hanya mendapatkan akses permodalan, tetapi juga peningkatan kapasitas diri.

Langkah pemberdayaan berkelanjutan tersebut dilatarbelakangi oleh pentingnya memberikan apresiasi sekaligus pembekalan praktis kepada para ketua kelompok yang selama ini menjadi penggerak utama program Mekaar di berbagai wilayah. Melalui program Reward Studi Banding, PNM mengajak para ketua kelompok terpilih untuk melihat langsung praktik terbaik di lapangan. Dengan melihat proses produksi secara langsung, para pelaku usaha ultra mikro diharapkan dapat memahami rantai nilai produk dari hulu ke hilir serta terdorong untuk meningkatkan kualitas maupun variasi produk yang mereka hasilkan sendiri di daerah asal masing-masing.

Baca Juga

Badan Gizi Nasional Temukan Enam Juta Data Ganda Penerima Makan Bergizi Gratis

Badan Gizi Nasional Temukan Enam Juta Data Ganda Penerima Makan Bergizi Gratis

Salah satu implementasi dari program ini berlangsung di Solo, di mana para peserta diajak untuk mempelajari teknik pengolahan bahan pangan lokal secara mendalam. Dalam studi banding tersebut, para ketua kelompok nasabah mendapatkan kesempatan berharga untuk melihat dan mempelajari secara langsung cara mengolah singkong menjadi produk kuliner tradisional yang memiliki nilai jual lebih tinggi, seperti slondok dan gemblong. Pelatihan langsung ini dirancang agar mudah dipahami dan diterapkan secara mandiri oleh para nasabah sekembalinya mereka dari kegiatan studi banding, sekaligus membuka potensi pemanfaatan bahan baku lokal secara lebih optimal.

Dampak positif dari kegiatan ini dirasakan langsung oleh para peserta, salah satunya adalah Dyah Wulandari. Setelah mengamati secara langsung bagaimana singkong mentah diproses hingga menjadi produk olahan bernilai ekonomi tinggi, Dyah mengaku mendapatkan banyak ide segar untuk mengembangkan usaha yang dirintisnya. Pengetahuan praktis mengenai diversifikasi produk olahan singkong ini memberikan perspektif baru bagi dirinya bahwa bahan baku sederhana yang melimpah di sekitar tempat tinggal dapat diubah menjadi sumber pendapatan yang jauh lebih menjanjikan jika dikelola dengan kreativitas dan inovasi yang tepat. Hal ini menunjukkan bahwa interaksi langsung dengan pelaku usaha lain yang sudah sukses mengolah bahan serupa terbukti mampu memicu motivasi baru.

Baca Juga

Pemerintah Masih Rahasiakan Besaran Defisit RAPBN 2027

Pemerintah Masih Rahasiakan Besaran Defisit RAPBN 2027

Ke depan, PNM mengharapkan program ini memberikan efek domino bagi seluruh anggota kelompok Mekaar lainnya. Direktur Utama PNM, Kindaris, menegaskan bahwa tujuan utama dari inisiatif ini adalah terjadinya proses transfer pengetahuan yang efektif. Pihak manajemen PNM menginginkan agar setiap pengalaman berharga yang didapatkan oleh para ketua kelompok selama mengikuti studi banding dapat diterjemahkan dengan baik dan diajarkan kembali kepada seluruh anggota kelompok mereka di daerah masing-masing. Melalui mekanisme saling berbagi ilmu ini, diharapkan muncul berbagai inovasi usaha baru yang kolektif, yang pada akhirnya mampu memperkuat ketahanan ekonomi keluarga para nasabah Mekaar secara berkelanjutan di bawah dukungan ekosistem Danantara.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

DanantaraPNMMekaarStudi Banding

Berita Terbaru Lainnya

Badan Gizi Nasional Temukan Enam Juta Data Ganda Penerima Makan Bergizi GratisPemerintah Masih Rahasiakan Besaran Defisit RAPBN 2027Perampokan Bersenjata di Cibitung Bekasi, Uang Puluhan Juta Rupiah Milik Nasabah Bank RaibPolisi Selidiki Temuan Ratusan Senjata dan Narkoba di Yayasan Sekolah Jakarta SelatanASN Bandung Barat Dipanggil Usai Live TikTok Singgung Fee Proyek Saat Jam KerjaSengketa Tiga Pembina Yayasan di Balik Penemuan Ratusan Senjata di Sekolah Pondok PinangMantan Ketua Yayasan IWD Bantah Kepemilikan Narkoba dan CD Porno di Sekolah Pondok PinangMisteri Pengunduran Diri Pelaku Mutilasi Depok Saat Hari Kejadian Pembunuhan

Paling Banyak Dibaca

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

General News

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

29 Jul 2026

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

Ekonomi

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

26 Jul 2026

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

Ekonomi

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

1 Agu 2026

IHSG Ditutup Turun 0,64%, Tinggalkan Level 6.100 pada Perdagangan Rabu

Ekonomi

IHSG Ditutup Turun 0,64%, Tinggalkan Level 6.100 pada Perdagangan Rabu

30 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  2. 2Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  3. 3Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTUGeneral News 路 29 Jul 2026
  4. 4Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas BawahEkonomi 路 26 Jul 2026
  5. 5Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana NegaraEkonomi 路 1 Agu 2026
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap