apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanKriminalLingkunganTeknologiOtomotifInternasionalGeneral NewsEconomyNewsSportsPopuler
Beranda/Ekonomi

Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II 2026 Melambat, Ekonom Pertanyakan Relevansi Angka Pemerintah

Domu TobingDiterbitkan 6 Agu 2026 - 08.03 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II 2026 Melambat, Ekonom Pertanyakan Relevansi Angka Pemerintah
Foto/Ilustrasi: ekonomi.republika.co.id.
A-A+

Pemerintah Indonesia secara resmi melaporkan bahwa pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal kedua tahun 2026 mencatatkan hasil yang positif, yakni berada di angka 5,29 persen secara tahunan (year-on-year/yoy). Meskipun angka pertumbuhan ini tampak berada di jalur yang menguntungkan secara statistik, rilis data tersebut memicu perdebatan yang cukup hangat di kalangan publik. Pasalnya, terdapat perbedaan persepsi yang cukup kontras antara angka pertumbuhan ekonomi positif yang dipaparkan oleh pihak pemerintah dengan kondisi riil perekonomian yang dirasakan langsung oleh masyarakat di lapangan, di mana banyak pihak mengklaim situasi ekonomi sedang mengalami kelesuan.

Keraguan terhadap keabsahan dan relevansi angka pertumbuhan ekonomi kuartal kedua 2026 ini salah satunya dikemukakan oleh Rahma Gafmi. Ekonom dari

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanKriminalLingkunganTeknologiOtomotifInternasionalGeneral NewsEconomyNewsSports

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
Universitas Airlangga
(Unair) tersebut secara terbuka mempertanyakan validitas angka pertumbuhan ekonomi positif yang dirilis pemerintah di tengah situasi lapangan yang menunjukkan tanda-tanda perlambatan. Menurut Rahma Gafmi, klaim mengenai melesunya perekonomian di tingkat akar rumput menjadi alasan kuat mengapa angka pertumbuhan sebesar 5,29 persen yoy tersebut patut dipertanyakan lebih lanjut, mengingat masyarakat merasa tertekan oleh kondisi ekonomi saat ini.

Jika dianalisis lebih mendalam, angka pertumbuhan ekonomi sebesar 5,29 persen pada kuartal kedua tahun 2026 sebenarnya menunjukkan adanya tren perlambatan jika dibandingkan dengan periode sebelumnya. Pada kuartal pertama tahun 2026, pertumbuhan ekonomi Indonesia berhasil tercatat di angka 5,61 persen secara tahunan. Dengan demikian, penurunan dari 5,61 persen pada kuartal pertama menjadi 5,29 persen pada kuartal kedua mengonfirmasi bahwa laju pertumbuhan ekonomi nasional memang tengah mengalami pelambatan yang memerlukan perhatian serius dari para pengambil kebijakan.

Baca Juga

Pemerintah Tunda Pemungutan Pajak Pedagang Online Lewat E-Commerce hingga November 2026

Pemerintah Tunda Pemungutan Pajak Pedagang Online Lewat E-Commerce hingga November 2026

Dari sisi komponen pengeluaran Produk Domestik Bruto (PDB), konsumsi rumah tangga masih memegang peranan yang sangat vital bagi perekonomian nasional. Sepanjang kuartal kedua tahun 2026, komponen pengeluaran berupa konsumsi rumah tangga ini tetap menjadi kontributor terbesar bagi PDB Indonesia. Meskipun ada kekhawatiran dan klaim mengenai melemahnya daya beli masyarakat serta lesunya kondisi ekonomi di lapangan, data menunjukkan bahwa pengeluaran rumah tangga tetap menjadi penopang utama yang menjaga angka pertumbuhan ekonomi tidak merosot lebih dalam.

Selain konsumsi rumah tangga, motor penggerak utama lainnya dalam pertumbuhan ekonomi Indonesia pada periode ini adalah investasi, atau yang secara resmi dikenal sebagai Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB). PMTB tercatat menjadi salah satu pilar penting yang mendorong pergerakan ekonomi nasional. Kinerja PMTB yang kuat ini didorong oleh realisasi berbagai proyek investasi, baik proyek strategis maupun proyek swasta, yang berhasil direalisasikan di sepanjang semester pertama tahun 2026.

Baca Juga

Pemerintah Siapkan Stimulus Rp26,34 Triliun untuk Jaga Momentum Ekonomi Semester II

Pemerintah Siapkan Stimulus Rp26,34 Triliun untuk Jaga Momentum Ekonomi Semester II

Memasuki paruh kedua tahun ini, pemerintah dihadapkan pada tugas berat untuk menjaga agar perekonomian tidak terus melambat. Rahma Gafmi menyatakan bahwa pemerintah harus memutar gas lebih kencang atau mempercepat laju pertumbuhan ekonomi pada semester kedua tahun 2026. Upaya akselerasi pertumbuhan ini dinilai sangat krusial agar rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional untuk setahun penuh dapat menyentuh angka 6 persen. Tanpa adanya percepatan yang signifikan di semester kedua, target pertumbuhan tahunan tersebut akan sulit untuk dicapai.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

investasipertumbuhan ekonomiUniversitas AirlanggaPDB

Berita Terbaru Lainnya

Tim Gabungan Gagalkan Penyelundupan 80 Kilogram Sabu Asal Malaysia di Pesisir SumateraWali Kota Pekanbaru Dorong Semangat Green City dalam Forum IMT-GT GCMC 2026Padang dan Hildesheim Perbarui Kerja Sama Sister City, Ini Dampak Nyatanya bagi WargaTiga Aspek Prioritas Kemensos dalam Pengelolaan Sekolah RakyatPemerintah Tunda Pemungutan Pajak Pedagang Online Lewat E-Commerce hingga November 2026Iran dan Oman Sepakati Jalur Selat Hormuz, Klaim Damai AS Dibantah SumberMiliter Myanmar Lancarkan Taktik Baru, Kelompok Bersenjata Dorong Solusi PolitikKena Gebuk Mahkamah Agung, Trump Kembalikan Uang Tarif Rp1.800 Triliun

Paling Banyak Dibaca

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

General News

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

29 Jul 2026

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

Ekonomi

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

26 Jul 2026

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

Ekonomi

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

1 Agu 2026

Fakta Baru Kematian Dokter Internship di Apartemen Kalibata, Kemenkes Buka Suara

Kesehatan

Fakta Baru Kematian Dokter Internship di Apartemen Kalibata, Kemenkes Buka Suara

30 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  2. 2Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  3. 3Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTUGeneral News 路 29 Jul 2026
  4. 4Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas BawahEkonomi 路 26 Jul 2026
  5. 5Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana NegaraEkonomi 路 1 Agu 2026
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap