Sebuah era penting dalam dunia perbankan sentral Indonesia resmi berakhir. Perry Warjiyo, sosok yang telah mendedikasikan sebagian besar hidupnya di Bank Indonesia, memutuskan untuk melepaskan jabatannya sebagai Gubernur Bank Indonesia. Pengunduran diri ini menandai berakhirnya masa bakti panjang seorang bankir senior yang telah mengabdi selama lebih dari empat dekade di lembaga penjaga stabilitas moneter negara tersebut.
Keputusan pengunduran diri tersebut disampaikan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto pada hari Minggu (26/7). Dalam keterangan resminya pada hari Senin (27/6), Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden telah menerima permohonan tersebut dengan penuh rasa hormat dan apresiasi yang tinggi atas dedikasi Perry selama tujuh tahun memimpin Bank Indonesia. Guna menjaga kesinambungan kepemimpinan di bank sentral, Deputi Gubernur Senior Destry Damayanti ditunjuk sebagai penjabat sementara hingga ditetapkannya keputusan lebih lanjut melalui keputusan presiden.








