Pertemuan penting berlangsung di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, pada hari Jumat, 31 Juli lalu. Dalam kesempatan tersebut, jajaran pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, baik dari tingkat pusat maupun perwakilan daerah, bersama dengan para pimpinan asosiasi usaha, diundang secara khusus untuk berdialog langsung. Pertemuan ini menjadi momentum strategis bagi dunia usaha dan pemerintah untuk menyelaraskan langkah demi kemajuan ekonomi nasional.
Agenda utama dari pertemuan di Istana Kepresidenan ini difokuskan pada diskusi mengenai kondisi perekonomian terkini serta penjajakan berbagai potensi kerja sama yang dapat digarap bersama. Melalui dialog langsung ini, para pelaku usaha dapat menyampaikan aspirasi sekaligus mendengarkan arahan mengenai arah kebijakan ekonomi nasional yang tengah dijalankan oleh pemerintah.
Salah satu poin penting yang mengemuka dalam pertemuan tersebut adalah pesan langsung yang disampaikan oleh Prabowo. Ia memberikan pengingat yang kuat kepada seluruh elite bangsa Indonesia agar senantiasa menjaga kekompakan dan terus bersatu. Pesan mengenai pentingnya persatuan ini dinilai sangat krusial agar bangsa Indonesia memiliki kekuatan bersama dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan di masa depan.
BPJPH Dorong Sertifikasi Halal Gratis UMK Jelang Wajib Halal Oktober 2026

Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Etika dan Kepatuhan Bisnis, Haryara Tambunan, memberikan tanggapannya mengenai hasil pertemuan tersebut melalui keterangan tertulis yang dirilis pada hari Minggu, 2 Agustus 2026. Haryara menekankan bahwa sebagai pelaku usaha, sudah sepatutnya menunjukkan sikap yang positif terhadap geliat aktivitas perekonomian bangsa. Ia juga menggarisbawahi kewajiban para pengusaha untuk selalu taat serta patuh pada peraturan dan perundang-undangan yang berlaku di tanah air.
Lebih lanjut, Haryara menjelaskan bahwa menjaga perilaku bisnis yang baik merupakan hal yang mutlak dilakukan oleh seluruh pelaku dunia usaha, terlebih di tengah situasi perekonomian global yang saat ini diliputi ketidakpastian yang sangat tinggi. Dengan menjaga integritas dan kepatuhan dalam berbisnis, Indonesia dapat menunjukkan kepada dunia internasional bahwa negara ini memiliki fondasi ekonomi yang sangat kuat dan tidak mudah goyah oleh gejolak eksternal.
Pemerintah Jamin Ekonomi Tetap Terkendali Pascakenaikan PPN 12 Persen

Dalam kesempatan yang sama di hadapan Prabowo, Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Bakrie, menegaskan komitmen penuh dari sektor swasta dan dunia usaha. Anindya menyatakan bahwa Kadin akan terus menjaga komitmen dunia usaha guna mendukung pencapaian target pertumbuhan ekonomi nasional menuju angka 8 persen. Target pertumbuhan yang optimistis ini diharapkan dapat dicapai melalui kolaborasi yang erat antara pemerintah dan pelaku industri.
Untuk mewujudkan target tersebut, Kadin berkomitmen untuk senantiasa memelihara sinergitas serta kekompakan di antara seluruh pemangku kepentingan. Komitmen ini akan diwujudkan secara konkret melalui pelaksanaan program Indonesia Incorporated. Program ini dirancang untuk menyatukan gerak langkah seluruh elemen bisnis dan pemerintah agar dapat berjalan beriringan demi mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan.






