apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanTeknologiOtomotifInternasionalSportsPopuler
Beranda/Ekonomi

Pendapatan Formula 1 Turun 38 Persen pada Kuartal II 2026

Andi TobanDiterbitkan 9 Agu 2026 - 10.25 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Pendapatan Formula 1 Turun 38 Persen pada Kuartal II 2026
Foto/Ilustrasi: kumparan.com.
A-A+

Raksasa media Liberty Media merilis laporan keuangan terbaru pada Minggu, 9 Agustus 2026. Laporan tersebut menunjukkan adanya penurunan signifikan pada kinerja keuangan Formula 1 (F1) sepanjang kuartal kedua tahun ini. Pendapatan F1 merosot sebesar 38 persen secara tahunan (year-on-year) menjadi USD 764 juta, atau setara dengan Rp 13,67 triliun jika menggunakan asumsi kurs Rp 17.897 per dolar AS. Periode tiga bulanan yang berakhir pada 30 Juni 2026 ini menunjukkan dampak nyata dari penyesuaian jadwal balapan global.

Penyebab utama dari anjloknya pendapatan ini adalah berkurangnya jumlah seri balapan yang diselenggarakan dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2025. Berdasarkan laporan resmi, terdapat selisih empat balapan lebih sedikit yang digelar dalam kurun waktu April hingga Juni 2026. Karena hak siar, tiket penonton, dan sponsor sangat bergantung pada jumlah gelaran balapan langsung, pengurangan jumlah seri ini secara otomatis memangkas pemasukan yang masuk ke kas organisasi dalam periode tersebut.

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanTeknologiOtomotifInternasionalSports

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap

Penurunan pendapatan ini berimbas langsung pada laba operasional F1. Pada kuartal II 2026, laba operasional tercatat sebesar USD 73 juta atau sekitar Rp 1,3 triliun. Tekanan juga terlihat pada indikator Adjusted Operating Income Before Depreciation and Amortization (OIBDA) atau pendapatan operasional yang disesuaikan sebelum depresiasi dan amortisasi. Angka Adjusted OIBDA ini merosot hingga 61 persen menjadi USD 139 juta (sekitar Rp 2,48 triliun) dibandingkan dengan kuartal kedua tahun lalu.

Baca Juga

Kabar Populer Hiburan, Single Baru Syahrini hingga Alasan Sheila On 7 Jarang Tampil di Podcast

Kabar Populer Hiburan, Single Baru Syahrini hingga Alasan Sheila On 7 Jarang Tampil di Podcast

Jika melihat performa secara kumulatif selama paruh pertama tahun ini, penurunan kinerja keuangan F1 relatif lebih landai namun tetap terkoreksi. Sepanjang semester I 2026, total pendapatan kumulatif F1 tercatat mencapai USD 1,38 miliar, atau turun 15 persen secara tahunan. Sementara itu, laba operasional untuk paruh pertama ini mampu mencapai USD 180 juta. Di sisi lain, Adjusted OIBDA untuk semester I 2026 tercatat berada di angka USD 311 juta, mengalami koreksi sebesar 30 persen.

Manajemen yang dipimpin oleh Derek Chang selaku Presiden dan Chief Executive Officer (CEO) Liberty Media menjelaskan bahwa kinerja keuangan semester I 2026 pada dasarnya masih mengacu pada proyeksi awal. Proyeksi pendapatan dan biaya tersebut disusun berdasarkan asumsi kalender awal yang menetapkan 22 seri balapan. Namun, jadwal resmi Formula 1 kemudian mengalami penyesuaian penting di tengah jalan. Penyesuaian tersebut mencakup penundaan Grand Prix Bahrain serta rencana penyelenggaraan seri balapan di Malaysia yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober mendatang. Dengan perubahan-perubahan ini, total kalender balap F1 untuk keseluruhan tahun 2026 akhirnya ditetapkan menjadi 23 balapan.

Baca Juga

Pertamina Sertifikasi Operator Lokal demi Jamin Keberlanjutan Energi Bersih di Ratusan Desa

Pertamina Sertifikasi Operator Lokal demi Jamin Keberlanjutan Energi Bersih di Ratusan Desa

Meskipun menghadapi tantangan penurunan pendapatan jangka pendek akibat pergeseran kalender balap, F1 terus memperkuat posisi komersialnya untuk jangka panjang melalui sejumlah kesepakatan strategis baru. Salah satu langkah besar yang diambil adalah perpanjangan kontrak penyelenggaraan Grand Prix Las Vegas secara resmi selama 10 tahun, yang memastikan balapan di kota hiburan tersebut akan terus berlangsung hingga tahun 2037. Selain itu, F1 juga memperpanjang kemitraan ban eksklusif dengan Pirelli hingga tahun 2028, serta memperbarui kontrak hak siar dengan stasiun televisi ServusTV di Austria. Langkah-langkah kemitraan jangka panjang ini diharapkan dapat memberikan stabilitas pendapatan bagi Liberty Media dan Formula 1 di masa-masa mendatang.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Formula 1kinerja keuangan

Berita Terbaru Lainnya

Spanyol Terapkan Pemeriksaan Acak Pelancong Italia di Tengah Perselisihan PerbatasanJadwal SEA V-Cup 2026 Putri, Indonesia vs Filipina 9 AgustusTangis Haru Orang Tua Siswa saat Kunjungan Persiapan MPLS Sekolah Rakyat di TangerangPramono Anung Pastikan Data Perpajakan Aman Pascakebakaran Gedung Bapenda DKISektor Pertanian Alor Didorong untuk Mengatasi Kemiskinan dan Tekan Harga BerasKementerian Pariwisata Dorong Pengembangan Wisata Yacht untuk Perkuat Ekosistem BahariKabar Populer Hiburan, Single Baru Syahrini hingga Alasan Sheila On 7 Jarang Tampil di PodcastMenteri PPPA Minta Polisi Usut Temuan Ratusan Senjata dan Narkotika di Sekolah Swasta Jakarta Selatan

Paling Banyak Dibaca

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

General News

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

29 Jul 2026

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

Ekonomi

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

26 Jul 2026

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

Ekonomi

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

1 Agu 2026

IHSG Ditutup Turun 0,64%, Tinggalkan Level 6.100 pada Perdagangan Rabu

Ekonomi

IHSG Ditutup Turun 0,64%, Tinggalkan Level 6.100 pada Perdagangan Rabu

30 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  2. 2Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  3. 3Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTUGeneral News 路 29 Jul 2026
  4. 4Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas BawahEkonomi 路 26 Jul 2026
  5. 5Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana NegaraEkonomi 路 1 Agu 2026