Pemerintah Kota Jayapura yang terletak di Provinsi Papua terus berupaya keras untuk memajukan sektor pariwisata di wilayahnya. Salah satu fokus utama yang kini tengah digalakkan oleh jajaran pemerintah daerah setempat adalah peningkatan kualitas dan kompetensi sumber daya manusia (SDM) yang bergerak di sektor pariwisata. Upaya peningkatan kapasitas ini dilakukan secara terencana agar para pelaku industri pariwisata di Kota Jayapura dapat memenuhi standar kompetensi kerja nasional yang berlaku di Indonesia. Langkah ini dinilai krusial agar daya saing pariwisata daerah dapat bersaing dengan destinasi lainnya di tingkat nasional maupun internasional.
Dalam implementasinya, Pemerintah Kota Jayapura telah meluncurkan dan melaksanakan program sertifikasi pramusaji. Program ini secara khusus dirancang dan ditargetkan bagi masyarakat asli Papua. Melalui inisiatif ini, pemerintah daerah berupaya memberikan ruang pemberdayaan yang lebih besar bagi warga lokal agar mereka dapat menjadi aktor utama dalam industri pariwisata di tanah kelahiran mereka. Program sertifikasi pramusaji ini menjadi salah satu bukti konkret dari komitmen pemerintah untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat asli Papua melalui sektor jasa dan pariwisata.
BPJPH Dorong Sertifikasi Halal Gratis UMK Jelang Wajib Halal Oktober 2026

Berdasarkan jadwal yang telah disusun, program sertifikasi pramusaji bagi masyarakat asli Papua ini diselenggarakan selama tiga hari berturut-turut, yaitu mulai dari tanggal 27 Juli hingga berakhir pada tanggal 29 Juli 2026. Pelaksanaan kegiatan ini melibatkan berbagai pihak terkait di bawah koordinasi Dinas Pariwisata Kota Jayapura. Peran penting dari instansi ini ditunjukkan melalui keterlibatan aktif Sekretaris Dinas Pariwisata Kota Jayapura, Ebu Netty Kamawa, dalam memantau dan memastikan keberlangsungan program sertifikasi tersebut agar berjalan dengan lancar sesuai dengan target yang telah ditentukan oleh pemerintah kota.
Pemerintah Kota Jayapura menekankan bahwa kualitas pelayanan merupakan aspek yang tidak boleh diabaikan dalam industri jasa. Kualitas pelayanan ini dinilai menjadi salah satu faktor paling utama yang menentukan tingkat kepuasan para wisatawan selama mereka melakukan kunjungan ke suatu destinasi wisata. Pelayanan yang memenuhi standar kompetensi nasional diyakini akan mampu memberikan pengalaman berkunjung yang menyenangkan dan berkesan bagi para wisatawan. Oleh karena itu, standarisasi kemampuan para pramusaji dan pekerja pariwisata lainnya menjadi prioritas yang terus didorong oleh pemerintah daerah.
Pemerintah Jamin Ekonomi Tetap Terkendali Pascakenaikan PPN 12 Persen

Dengan tersedianya tenaga kerja pariwisata yang kompeten dan memiliki sertifikasi resmi, dampak positifnya diharapkan dapat dirasakan secara luas oleh berbagai sektor usaha terkait di Kota Jayapura. Kehadiran SDM yang terampil ini diharapkan mampu menyokong dan mempercepat laju perkembangan industri pariwisata secara keseluruhan. Sektor-sektor vital seperti perhotelan, serta usaha jasa makanan dan minuman di Kota Jayapura, diproyeksikan akan menjadi pihak yang langsung merasakan manfaat dari ketersediaan tenaga kerja yang profesional dan tersertifikasi ini. Melalui program sertifikasi yang berkelanjutan, Kota Jayapura optimis dapat membangun ekosistem pariwisata yang kokoh dan berdaya saing tinggi.






