Pemerintah Kabupaten Konawe Utara bersama Serikat Petani Kelapa Sawit (SPKS) memperkuat sinergi strategis guna mendorong percepatan Rencana Aksi Daerah Sawit Berkelanjutan (RAD-SB). Kolaborasi ini menjadi langkah penting dalam menyelaraskan kebijakan daerah dengan praktik perkebunan kelapa sawit yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Upaya ini diwujudkan secara nyata melalui penyelenggaraan Workshop Multistakeholder Sawit Berkelanjutan yang digelar di Aula Kantor Baperidda Kabupaten Konawe Utara. Kerja sama antara pemerintah daerah dan SPKS ini difokuskan pada penguatan legalitas usaha bagi para pekebun sawit swadaya melalui pengurusan Surat Tanda Daftar Budidaya (STDB) dan sertifikasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO).
Workshop Multistakeholder Sawit Berkelanjutan tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Konawe Utara, Dr. H. Ikbar, S.H., M.H. Acara ini juga dihadiri oleh Ketua DPRD Kabupaten Konawe Utara, Herman Sewani, S.H., serta Ketua Umum SPKS Pusat, Sabarudin, yang hadir bersama jajaran pengurus organisasi tersebut. Kehadiran berbagai elemen kepemimpinan daerah dan organisasi petani ini menunjukkan adanya keseriusan bersama untuk membenahi dan memperkuat sektor perkebunan kelapa sawit di Konawe Utara. Sinergi ini diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi pengelolaan kelapa sawit yang lebih teratur.








