Pemerintah Indonesia tengah merancang arah baru dalam kebijakan insentif kendaraan listrik di tanah air. Langkah strategis ini tidak lagi sekadar ditujukan untuk menstimulus daya beli masyarakat secara instan, melainkan diarahkan untuk menyokong penuh lahirnya proyek mobil dan motor nasional. Melalui integrasi kebijakan ini, subsidi yang digelontorkan diharapkan mampu memperkuat fondasi industri manufaktur dalam negeri dari hulu hingga ke hilir.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengungkapkan bahwa fokus pembahasan pemerintah saat ini adalah mengintegrasikan subsidi konsumen secara langsung dengan target produksi domestik. Pemerintah ingin memastikan setiap rupiah insentif yang dikeluarkan memiliki dampak berganda terhadap penguatan rantai pasok lokal. Evaluasi menyeluruh sedang dilakukan untuk melihat bagaimana insentif ini dapat dikaitkan secara erat dengan program kendaraan nasional, baik untuk roda empat maupun roda dua. Meski demikian, format final serta jadwal peluncuran regulasi baru ini masih dalam tahap pembahasan dan belum difinalisasi secara resmi.








