apriniageosat.co.id
BerandaNasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikBisnisTeknologiInternasionalSportsPoliticsBusinessNationalPopuler
Beranda/Ekonomi

Pemerintah Siapkan Formulasi Insentif Mobil Listrik Berbaterai NMC untuk Perkuat Hilirisasi Nikel

Togar PanjaitanDiterbitkan 4 Agu 2026 - 07.01 路 4 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Pemerintah Siapkan Formulasi Insentif Mobil Listrik Berbaterai NMC untuk Perkuat Hilirisasi Nikel
Foto/Ilustrasi: Republika
A-A+

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tengah merancang langkah strategis baru untuk sektor transportasi ramah lingkungan. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengisyaratkan bahwa pemerintah saat ini sedang menyiapkan formulasi insentif khusus bagi kendaraan listrik yang menggunakan baterai berbasis nikel manganese cobalt (NMC). Langkah penyusunan kebijakan insentif ini sengaja dilakukan sebagai bagian dari upaya nyata untuk memperkuat program hilirisasi nikel di tanah air. Pemerintah ingin memastikan bahwa setiap kebijakan yang diambil dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan industri dalam negeri.

Selain untuk memperkuat hilirisasi nikel, kebijakan pemberian insentif ini juga memiliki tujuan penting lainnya di sektor investasi. Pemerintah ingin memastikan bahwa investasi besar yang telah masuk ke dalam industri baterai nasional dapat memberikan dampak yang maksimal bagi perekonomian Indonesia secara keseluruhan. Dengan adanya skema insentif yang tepat, diharapkan para pelaku industri dapat lebih terdorong untuk memanfaatkan potensi baterai berbasis nikel yang diproduksi secara lokal, sehingga investasi yang masuk tidak sia-sia dan benar-benar memberikan nilai tambah bagi ekonomi nasional.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyampaikan penjelasan mengenai rencana kebijakan ini di Jakarta pada hari Senin (3/8/2026). Bahlil menegaskan bahwa pemerintah akan terus mencari formula terbaik agar mobil-mobil listrik yang menggunakan baterai berbasis NMC bisa mendapatkan insentif yang memadai. Alasan utama di balik kebijakan ini adalah karena baterai NMC menggunakan bahan baku yang berasal dari nikel milik Indonesia. Bahlil menyatakan, "Kita akan mencari formula agar mobil-mobil yang menggunakan NMC juga kita harus berikan insentif. Karena itu berbahan baku dari nikel kita."

Baca Juga

BPJPH Dorong Sertifikasi Halal Gratis UMK Jelang Wajib Halal Oktober 2026

BPJPH Dorong Sertifikasi Halal Gratis UMK Jelang Wajib Halal Oktober 2026

Melalui kebijakan insentif ini pula, pemerintah ingin mendorong peningkatan permintaan masyarakat terhadap kendaraan listrik yang menggunakan baterai berbahan baku nikel. Dorongan terhadap permintaan ini dinilai sangat krusial agar rantai pasok industri kendaraan listrik, mulai dari sektor hulu hingga ke sektor hilir, dapat berjalan secara berkelanjutan. Dengan terciptanya rantai pasok yang berkelanjutan, seluruh ekosistem industri nikel di Indonesia diharapkan dapat beroperasi secara optimal dan memberikan kepastian usaha bagi para investor yang bergerak di bidang ini.

Di sisi lain, pemilihan baterai berbasis nikel seperti NMC juga didasari oleh keunggulan teknologinya. Bahlil Lahadalia menjelaskan bahwa baterai berbasis NMC masih memiliki keunggulan yang signifikan jika dibandingkan dengan teknologi lithium iron phosphate (LFP), terutama untuk kendaraan listrik yang membutuhkan daya jelajah atau jarak tempuh yang lebih jauh. Oleh karena itu, pengembangan ekosistem baterai yang berbasis nikel tetap menjadi bagian yang sangat penting dan strategis dari arah kebijakan industri kendaraan listrik nasional untuk masa depan.

Baca Juga

Pemerintah Jamin Ekonomi Tetap Terkendali Pascakenaikan PPN 12 Persen

Pemerintah Jamin Ekonomi Tetap Terkendali Pascakenaikan PPN 12 Persen

Komitmen pemerintah dalam mendukung pengembangan industri ini juga dibuktikan dengan kesiapan fasilitas produksi di dalam negeri. Saat ini, Indonesia tercatat telah memiliki dua pabrik baterai kendaraan listrik yang siap menopang kebutuhan industri otomotif. Salah satu dari pabrik baterai di Indonesia tersebut merupakan hasil kerja sama strategis dengan CATL dan kini kondisinya sudah siap untuk diresmikan. Dengan beroperasinya pabrik-pabrik ini, upaya untuk menyelaraskan kebijakan insentif dengan ketersediaan produksi baterai dalam negeri diharapkan dapat berjalan dengan sukses demi kemajuan ekonomi nasional.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

hilirisasi nikelinsentif kendaraan listrikKementerian ESDMBahlil LahadaliaBaterai NMC

Berita Terbaru Lainnya

Perkembangan Regulasi Apple di Indonesia, iPhone 16 Tertunda, iPhone 17e Kantongi Sertifikasi TKDNKelanjutan Kasus Pailit Sritex, Rencana Penyelamatan Ekonomi dan Perkembangan Lelang AsetOtorita IKN Optimistis Dampak Ekonomi Tahap Dua Meningkat, Sektor Properti dan Bandara Jadi SorotanGagal di Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Alihkan Fokus ke FIFA ASEAN CupKetentuan Pendaftaran Seleksi PPPK Tahap II bagi Tenaga Non-ASN di Database BKNBakti Komdigi Optimalkan Satelit Satria-1 Jaga Internet di Sangihe, Talaud, dan SitaroJelang Waisak 2570 BE, Arca Unfinished Buddha Borobudur Dipindahkan ke Lapangan KenariRencana Penerapan Single Salary ASN, Guru Cemas Nasib Tunjangan Sertifikasi

Paling Banyak Dibaca

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

Ekonomi

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

27 Jul 2026

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

Nasional

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

25 Jul 2026

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

Metropolitan

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

27 Jul 2026

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

Pariwisata

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

26 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di MorowaliEkonomi 路 27 Jul 2026
  2. 2Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASNNasional 路 25 Jul 2026
  3. 3Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  4. 4Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  5. 5Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta TimurMetropolitan 路 27 Jul 2026

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikBisnisTeknologiInternasionalSportsPoliticsBusinessNational

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap