Pelarian Dua Pencuri Motor Penembak Ojek Berakhir di Lampung

Domu TobingPublished 26 Jul 2026 - 13.00 · 0 Reads
Bagikan WhatsAppX
Pelarian Dua Pencuri Motor Penembak Ojek Berakhir di Lampung
Foto/Ilustrasi: news.detik.com.
A-A+

Tim Jatanras Polda Metro Jaya membekuk dua kawanan pencuri motor yang sempat menggemparkan Matraman, Jakarta Timur, setelah seorang tukang ojek menjadi korban tembakan. Penangkapan berlangsung pagi hari, Sabtu (25/7/2026) sekitar pukul 10.00 WIB, di Desa Tebing, Kecamatan Melinting, Kabupaten Lampung Timur. Ribuan kilometer dari lokasi kejadian, dua buron itu akhirnya tak bisa lagi menghindar.

Keduanya dikenal berinisial ENR (23) dan RDS (21). ENR ditetapkan sebagai eksekutor—ia yang diduga melepaskan tembakan—sedangkan RDS berperan sebagai joki saat beraksi. Meski masih muda, perawakan mereka kurus dengan kulit terang. Saat digelandang, ENR tampak mengenakan kaus abu-abu bergaris putih, sementara RDS memakai atasan garis-garis hitam-putih. Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya AKBP Abdul Rahim menyebut, petugas menyita sebilah senjata api rakitan jenis revolver berwarna perak berikut sebutir peluru kaliber 9 milimeter.

Insiden berdarah itu bermula pada Sabtu (18/7) siang hari. Ilham (28), pemilik motor RX King yang sedang memasak di kamar kosnya di Jalan Salemba Utan Barat, Palmeriam, dikejutkan oleh langkah kaki mencurigakan. Ia melihat dua orang berusaha membawa kabur sepeda motornya. Dengan sigap, Ilham mengetuk pintu dari dalam cukup keras hingga membuat kedua pelaku terkejut dan melarikan diri. Saat berniat mengejar, salah satu di antaranya mengacungkan senjata api. Urung mengejar, Ilham berteriak meminta pertolongan.

Also Read

Pelat Daerah Itu Milik Gran Max, Terpasang di Alphard yang Terobos Lampu Merah HI

Teriakan ‘maling’ itu sampai ke telinga pengemudi ojek yang kebetulan berada di sekitar lokasi sambil menunggu penumpang yang membeli obat. Tanpa ragu, sang ojek mencoba menghadang laju kedua pelaku. Situasi berubah mencekam ketika eksekutor melepaskan tembakan dan peluru bersarang di paha kanan korban. Saksi mata, Evi (57), menyaksikan langsung momen itu. Ia melihat lebih dari sepuluh warga yang ikut mengejar, namun semuanya terhenti oleh letusan. “Pas sudah dihalangi, langsung bunyi ‘dor’. Saya bilang, lah, ditembak, ditembak,” tutur Evi mengenang detik-detik penembakan. Pelaku yang wajahnya tertutup masker langsung kabur mengendarai motor ke arah Jalan Matraman Raya.

Korban sempat berdiri sesaat, lalu terkulai setelah Evi histeris meneriakkan bahwa ia berdarah. Darah mengucur deras, dan warga segera membawa korban ke puskesmas terdekat. Karena fasilitas tak memadai, korban langsung dirujuk ke rumah sakit. Sementara itu, Ilham mengaku bahwa ia semula mengira suara di luar adalah kurir paket. Motor RX King andalannya tak jadi dibawa kabur, namun aksi gagal itu meninggalkan luka mendalam bagi pengemudi ojek yang tak dikenalnya.

Also Read

Satu Tikungan, Satu Keputusan, Hancurnya Kaki Dikin di Jantung Sudirman

Dari hasil penyelidikan, jejak kedua pelaku mengarah ke Lampung Timur. Kurang dari sepekan setelah peristiwa, Jatanras membuntuti keberadaan ENR dan RDS hingga ke desa kecil di Kecamatan Melinting. Keduanya kini ditahan dan dijerat Pasal 479 juncto Pasal 17 KUHP tentang percobaan pencurian dengan kekerasan. Ancaman hukuman berat menanti dua pemuda yang terpaksa mengakhiri pelariannya jauh dari hiruk-pikuk Matraman.

Berita Terbaru Lainnya

Paling Banyak Dibaca