apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanKriminalLingkunganTeknologiOtomotifInternasionalGeneral NewsEconomyNewsSportsPopuler
Beranda/Ekonomi

Pedestrian Deck Dukuh Atas Senilai Rp300 Miliar Diproyeksikan Pangkas Waktu Tempuh Pejalan Kaki

Uria Anyi ApuiDiterbitkan 4 Agu 2026 - 20.31 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Pedestrian Deck Dukuh Atas Senilai Rp300 Miliar Diproyeksikan Pangkas Waktu Tempuh Pejalan Kaki
Foto/Ilustrasi: cnnindonesia.com.
A-A+

PT MRT Jakarta tengah memproses rencana pembangunan infrastruktur penghubung baru berupa Pedestrian Deck Dukuh Atas dengan nilai proyek yang diestimasikan mencapai sekitar Rp300 miliar. Fasilitas ini diklaim dapat memangkas waktu tempuh bagi para pejalan kaki hingga lima menit pada sejumlah rute di dalam kawasan transit tersebut. Kendati estimasi nilai proyek telah diproyeksikan oleh pihak MRT Jakarta, kepastian biaya akhir pembangunan masih belum ditetapkan sepenuhnya. Hal ini dikarenakan proses tender untuk menentukan kontraktor pelaksana proyek masih terus berjalan hingga saat ini.

Pembangunan jembatan pejalan kaki ini diharapkan dapat memberikan dampak langsung yang signifikan terhadap kenyamanan serta efisiensi waktu mobilitas masyarakat. Berdasarkan proyeksi yang ada, penghematan waktu perjalanan paling besar akan dirasakan oleh pejalan kaki yang bergerak dari kawasan Landmark menuju Gedung Shangri-La. Selama ini, akses langsung antara kedua lokasi tersebut belum tersedia secara memadai. Para pejalan kaki dipaksa untuk turun terlebih dahulu ke permukaan jalan raya, berjalan memutar ke arah selatan, dan kemudian harus kembali naik agar bisa sampai ke tempat tujuan. Dengan hadirnya pedestrian deck ini, rute perjalanan Landmark menuju Shangri-La diproyeksikan dapat menghemat waktu tempuh sekitar empat hingga lima menit. Sementara itu, untuk rute perpindahan antarmoda lainnya di kawasan tersebut, rata-rata penghematan waktu tempuh diperkirakan berkisar antara dua hingga tiga menit.

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanKriminalLingkunganTeknologiOtomotifInternasionalGeneral NewsEconomyNewsSports

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
Baca Juga

Net Sell Asing Tekan Saham Big Caps di Awal Agustus 2026

Net Sell Asing Tekan Saham Big Caps di Awal Agustus 2026

Infrastruktur ini nantinya akan berfungsi sebagai konektor utama yang menghubungkan kawasan Transit Oriented Development (TOD) Dukuh Atas. Fasilitas penyeberangan ini dirancang untuk mengintegrasikan sedikitnya enam moda transportasi massal yang beroperasi di ibu kota, yaitu MRT Jakarta, KRL Commuter Line, LRT Jakarta, LRT Jabodebek, Kereta Bandara, dan TransJakarta. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menjelaskan bahwa kehadiran jembatan pejalan kaki ini ditujukan untuk mewujudkan konsep mobilitas yang terintegrasi tanpa hambatan atau seamless mobility. Dengan rancangan jembatan yang terproteksi, masyarakat pengguna transportasi publik diharapkan dapat berpindah moda dengan nyaman tanpa harus khawatir terpapar cuaca panas yang terik maupun guyuran air hujan.

Mengenai aspek pendanaan proyek yang telah dicanangkan sejak bulan Juni lalu ini, pihak pengelola menegaskan tidak akan membebankan pembiayaannya pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta. Rencana pembiayaan untuk proyek ini akan mengandalkan kombinasi sumber dana mandiri. Sebanyak 50 persen dari total kebutuhan dana akan menggunakan investasi internal dari pihak MRT Jakarta sendiri. Sementara itu, sisa 50 persen kebutuhan dana lainnya direncanakan akan dipenuhi melalui skema pinjaman (loan). Hingga saat ini, PT MRT Jakarta menyatakan belum memiliki rencana untuk menggunakan skema penanaman modal swasta melalui private placement, ataupun menerbitkan obligasi untuk mendanai proyek infrastruktur tersebut.

Baca Juga

Laba Bersih Bank Permata Tumbuh di Semester I-2026 Berkat Penurunan CKPN

Laba Bersih Bank Permata Tumbuh di Semester I-2026 Berkat Penurunan CKPN

Selain fokus pada konstruksi dan skema pembiayaan, aspek penamaan jembatan penghubung ini turut menjadi pembahasan. Pihak MRT Jakarta secara resmi mengimbau masyarakat untuk mulai membiasakan penggunaan nama 'Pedestrian Deck Dukuh Atas'. Imbauan ini ditujukan untuk menggeser sebutan 'Cincin Donat' yang sebelumnya sempat populer di tengah publik lantaran bentuk arsitektur fisiknya yang melingkar. Gubernur Pramono Anung mengonfirmasi bahwa nama resmi untuk jembatan ini belum ditetapkan secara permanen dan nantinya akan ditentukan melalui sebuah sayembara terbuka bagi publik. Di samping itu, MRT Jakarta juga membuka kesempatan bagi para mitra strategis yang ingin bekerja sama dalam hak penamaan (naming rights) sebagai bagian dari upaya optimalisasi dan pengembangan kawasan TOD Dukuh Atas secara berkelanjutan.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

infrastrukturMRT JakartaTransportasi PublikDukuh Atas

Berita Terbaru Lainnya

Cekcok dengan Mantan Berujung Maut, Pemuda yang Tenggelam di Kali BKB Ditemukan TewasBanjir Rendam Tiga Kecamatan di Padang, Wagub Vasco Ruseimy Minta Warga WaspadaPM Thailand Tawarkan 36 Rantis Amfibi Lapis Baja untuk Perkuat TNINet Sell Asing Tekan Saham Big Caps di Awal Agustus 2026Laba Bersih Bank Permata Tumbuh di Semester I-2026 Berkat Penurunan CKPNLangkah Awal Megaproyek PLTS 100 GW Mulai Diresmikan di BaliPemerintah Andalkan Insentif Baterai NMC untuk Perkuat Pasar Mobil Listrik Berbasis NikelSemarak HUT RI ke-81, Pemkot Madiun Bagikan Bendera Merah Putih Gratis ke Warga

Paling Banyak Dibaca

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

General News

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

29 Jul 2026

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

Ekonomi

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

26 Jul 2026

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

Ekonomi

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

1 Agu 2026

Indosat Catat Laba Bersih Rp 3,2 Triliun pada Semester I 2026 Berkat Transformasi AI

Teknologi

Indosat Catat Laba Bersih Rp 3,2 Triliun pada Semester I 2026 Berkat Transformasi AI

29 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  2. 2Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  3. 3Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTUGeneral News 路 29 Jul 2026
  4. 4Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas BawahEkonomi 路 26 Jul 2026
  5. 5Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana NegaraEkonomi 路 1 Agu 2026
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap