Peta persaingan politik menuju Pemilihan Legislatif 2029 di Jawa Tengah mulai menghangat jauh-jauh hari. Keputusan Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia, Kaesang Pangarep, untuk bertarung di Daerah Pemilihan Jawa Tengah V memicu perhatian publik. Namun, bagi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan yang selama ini mendominasi wilayah tersebut, genderang perang yang ditabuh lebih awal ini disikapi dengan ketenangan yang dingin. Mereka memilih fokus memperkuat fondasi internal ketimbang terjebak dalam perang urat saraf di media.
Ketua DPD PDIP Jawa Tengah, Dolfie Othniel Frederic Palit, menegaskan sikap partainya yang enggan ambil pusing dengan manuver politik dari kubu lain. Saat ditemui di sela-sela peringatan tiga dekade peristiwa Kudatuli di Semarang, Dolfie menyatakan bahwa dirinya tidak memiliki ketertarikan untuk mengomentari langkah politik figur dari partai tetangga. Baginya, energi partai jauh lebih berharga jika dialokasikan untuk mengurus rumah tangga sendiri dan membina para kader di daerah.








