apriniageosat.co.id
BerandaNasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikTeknologiOtomotifInternasionalSportsPoliticsBusinessNationalPopuler
Beranda/Nasional

Otorita IKN Evaluasi Pembangunan Fisik Tahap II Menuju Target 2028

Domu TobingDiterbitkan 19 Agu 2026 - 12.02 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Otorita IKN Evaluasi Pembangunan Fisik Tahap II Menuju Target 2028
Foto/Ilustrasi: regional.kompas.com.
A-A+

Gagasan pemindahan ibu kota negara Indonesia telah dimulai sejak era Presiden Soekarno pada tahun 1960-an dengan memilih Palangkaraya sebagai lokasi potensial. Rencana ini kemudian direalisasikan oleh Presiden Joko Widodo yang menetapkan Provinsi Kalimantan Timur sebagai lokasi Ibu Kota Nusantara (IKN). Pembangunan IKN berlokasi di sebagian wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara. Berdasarkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024, perkiraan anggaran yang dibutuhkan untuk merealisasikan proyek IKN ini adalah sekitar Rp466 triliun.

Saat ini, Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) sedang mengevaluasi perkembangan pembangunan fisik Tahap II. Evaluasi ini dilakukan demi memastikan target IKN menjadi Ibu Kota Politik pada tahun 2028 dapat tercapai. Dalam pelaksanaannya, pembangunan IKN tetap berpegang pada tiga pilar utama, yaitu kualitas, estetika, dan keberlanjutan lingkungan. Untuk mendanai seluruh proyek ini, pemerintah menggunakan tiga skema pembiayaan, yakni Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU), serta investasi swasta.

Melalui skema APBN yang dikelola oleh Otorita IKN, terdapat 40 paket pekerjaan fisik. Dari jumlah tersebut, sebanyak 9 paket telah diselesaikan pada tahun 2025, 15 paket masih berada dalam tahap konstruksi, dan 16 paket lainnya sedang memasuki persiapan lelang. Selain itu, Kementerian Pekerjaan Umum menangani 90 paket pekerjaan fisik, dengan rincian 78 paket telah selesai dan 12 paket masih dalam proses konstruksi. Sementara itu, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman mengelola 12 paket pembangunan, di mana 11 paket telah rampung dan satu paket sisanya masih dalam tahap konstruksi.

Baca Juga

Eks Pelatih Pelatnas FPTI Jadi Tersangka Kasus Kekerasan Seksual Terhadap Lima Atlet

Eks Pelatih Pelatnas FPTI Jadi Tersangka Kasus Kekerasan Seksual Terhadap Lima Atlet

Pada skema investasi swasta, tercatat sudah ada 67 pelaku usaha yang menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS). Sementara itu, melalui skema KPBU, terdapat 13 proyek prakarsa yang mencakup tujuh proyek di sektor hunian dan enam proyek di sektor jalan. Dalam waktu dekat, proyek KPBU ini akan memasuki tahap pembangunan fisik, seperti pembangunan 108 unit rumah tapak yang diprakarsai oleh PT Intiland Development Tbk, serta pembangunan delapan menara rumah susun yang diprakarsai oleh PT Nindya Karya.

Selain pembangunan infrastruktur dasar dan hunian, perkembangan Bandara IKN juga menjadi perhatian utama. Pemerintah saat ini masih menanti terbitnya Peraturan Presiden (Perpres) untuk mengubah status Bandara IKN dari bandara khusus menjadi bandara komersial. Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, mengungkapkan bahwa pihaknya telah berkomunikasi dengan Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, mengenai peluang pemanfaatan bandara ini sebagai embarkasi haji dan umrah. Peluang tersebut dinilai sangat terbuka karena Bandara IKN memiliki landasan pacu sepanjang 3 kilometer dengan lebar 85 meter, dan hanya membutuhkan sekitar 400 jemaah saja untuk dapat menjadi embarkasi haji.

Baca Juga

Bareskrim Polri Buru Syekh Ahmad Al Misry Terkait Dugaan Pencabulan 5 Santri

Bareskrim Polri Buru Syekh Ahmad Al Misry Terkait Dugaan Pencabulan 5 Santri

Seiring dengan rencana komersialisasi bandara tersebut, sektor swasta juga mulai menyesuaikan rencana investasi mereka. Lion Group, misalnya, telah mengubah rencana awalnya yang semula ingin mendirikan training center dengan kebutuhan lahan sekitar 30 hektare, kini dikembangkan menjadi pembangunan fasilitas maintenance, repair, and overhaul (MRO) di kawasan IKN. Langkah pengembangan fasilitas ini dapat berjalan karena lahan di sekitar kawasan Bandara IKN saat ini berada di bawah penguasaan Badan Bank Tanah.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

IKNinfrastrukturPembangunan

Berita Terbaru Lainnya

BEI Perpanjang Suspensi Perdagangan Saham Wijaya KaryaPemerintah Siapkan Insentif Menjelang Penerapan PPN 12 Persen pada 2025Insentif Pajak Kendaraan Listrik, Rencana Stimulus Baru dan Evaluasi Pajak DaerahSawit Bakal Masuk Bursa Mineral, Begini Respons PengusahaPertamina Dampingi Petani Boyolali Hadapi Kekeringan Lewat Desa Energi BerdikariEks Pelatih Pelatnas FPTI Jadi Tersangka Kasus Kekerasan Seksual Terhadap Lima AtletBareskrim Polri Buru Syekh Ahmad Al Misry Terkait Dugaan Pencabulan 5 SantriMendag Budi Santoso Serahkan Bantuan Kemendag Peduli untuk Korban Gempa NTT

Paling Banyak Dibaca

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

Ekonomi

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

26 Jul 2026

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

General News

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

29 Jul 2026

Kemkominfo Pastikan Izin Starlink Lengkap di Tengah Langkah Deregulasi Perizinan RI

Nasional

Kemkominfo Pastikan Izin Starlink Lengkap di Tengah Langkah Deregulasi Perizinan RI

13 Agu 2026

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

Ekonomi

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  2. 2Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  3. 3Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas BawahEkonomi 路 26 Jul 2026
  4. 4Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTUGeneral News 路 29 Jul 2026
  5. 5Kemkominfo Pastikan Izin Starlink Lengkap di Tengah Langkah Deregulasi Perizinan RINasional 路 13 Agu 2026

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikTeknologiOtomotifInternasionalSportsPoliticsBusinessNational

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap