apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanKriminalLingkunganTeknologiOtomotifInternasionalGeneral NewsEconomyNewsSportsPopuler
Beranda/Ekonomi

OJK Optimistis Prospek IHSG Membaik Setelah Bertemu 100 Investor Global

Parlin SinagaDiterbitkan 4 Agu 2026 - 11.01 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
OJK Optimistis Prospek IHSG Membaik Setelah Bertemu 100 Investor Global
Foto/Ilustrasi: cnbcindonesia.com.
A-A+

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) secara resmi mengungkapkan rasa optimisme mereka mengenai prospek masa depan dari Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Pernyataan yang membawa kabar baik bagi industri pasar modal ini disampaikan oleh Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi. Beliau berbicara langsung dalam sebuah konferensi pers yang diadakan segera setelah selesainya Rapat Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK). Adapun konferensi pers tersebut diselenggarakan di kantor Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) pada hari Senin, tanggal 3 Agustus 2026. Pertemuan ini menjadi momentum penting bagi regulator untuk memaparkan perkembangan terkini serta arah kebijakan pasar modal Indonesia.

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanKriminalLingkunganTeknologiOtomotifInternasionalGeneral NewsEconomyNewsSports

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan

Salah satu landasan utama dari optimisme OJK terhadap masa depan IHSG adalah hasil interaksi langsung dengan para pelaku pasar tingkat internasional. OJK dilaporkan telah bertemu dengan sekitar 100 investor global di luar negeri. Tujuan utama dari pertemuan tersebut adalah untuk mendengar secara langsung masukan serta umpan balik mereka mengenai iklim investasi dan pasar modal di Indonesia. Dari hasil pertemuan itu, para investor global menyatakan apresiasi mereka terhadap berbagai langkah dan inisiatif reformasi yang telah dilakukan oleh OJK. Kendati demikian, para investor asing tersebut juga menekankan bahwa hal yang paling mereka tunggu dan harapkan saat ini adalah konsistensi dalam implementasi reformasi tersebut secara berkelanjutan.

Baca Juga

IHSG Diproyeksi Menguat Hari Ini, Simak Rekomendasi Saham Pilihan Analis

IHSG Diproyeksi Menguat Hari Ini, Simak Rekomendasi Saham Pilihan Analis

Selain respons positif dari luar negeri, kinerja pasar modal domestik juga menunjukkan indikator yang sangat menggembirakan. OJK mencatat bahwa aktivitas penggalangan dana atau fundraising di pasar modal Indonesia saat ini telah berhasil menembus angka lebih dari Rp113 triliun. Di saat yang sama, minat masyarakat untuk terlibat dalam pasar modal juga mengalami lonjakan yang sangat besar. Hal ini tecermin dari pertumbuhan jumlah Single Investor Identification (SID) di Indonesia. Jika pada tahun lalu jumlah SID di tanah air tercatat masih berada di kisaran 20 juta, maka pada tahun ini jumlahnya telah tumbuh pesat hingga mendekati angka 30 juta SID.

Menariknya, peningkatan jumlah investor domestik ini tidak hanya terjadi pada aspek kuantitas atau jumlah akun semata. Kenaikan jumlah investor yang signifikan tersebut juga diiringi oleh pertumbuhan nilai aset yang dikelola, yang ditunjukkan melalui kenaikan Asset Under Management (AUM) di industri pasar modal Indonesia. Untuk semakin menarik minat publik, pasar modal Indonesia juga kedatangan instrumen investasi baru. Kehadiran produk investasi baru berupa Exchange Traded Fund (ETF) yang berbasis emas diyakini akan menjadi daya tarik tambahan yang mampu mendongkrak minat masyarakat untuk berpartisipasi dan menanamkan modal mereka di pasar modal dalam negeri.

Baca Juga

LPS Bantah Isu Masyarakat Makan Tabungan, Sebut Simpanan Nasabah Kecil Tetap Tumbuh

LPS Bantah Isu Masyarakat Makan Tabungan, Sebut Simpanan Nasabah Kecil Tetap Tumbuh

Di sisi lain, untuk mengimbangi pertumbuhan pasar yang pesat dan menjaga keadilan bertransaksi, OJK terus memperkuat fungsi pengawasan dan penegakan hukum. OJK telah memperkenalkan kriteria baru di dalam daftar High Suspicious Criteria (HSC) dengan memasukkan indikator tambahan berupa price impact ratio. Penerapan kriteria baru ini dinilai sangat efektif dalam membantu menekan berbagai bentuk praktik manipulasi perdagangan di pasar modal Indonesia. Tidak hanya itu, OJK juga menunjukkan komitmennya terhadap transparansi dengan telah menjatuhkan serta mengumumkan secara publik berbagai tindakan penegakan hukum (enforcement) serta sanksi tegas atas pelanggaran yang terjadi di sektor pasar modal.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

OJKinvestasipasar modalIHSG

Berita Terbaru Lainnya

Rencana Pembentukan Satgas Pajak Kota Cirebon Menuai Kritik dari Pelaku UsahaKekalahan dari Vietnam Geser Indonesia ke Posisi Tiga, Berikut Klasemen dan Jadwal Piala AFF Hari IniIHSG Diproyeksi Menguat Hari Ini, Simak Rekomendasi Saham Pilihan AnalisLPS Bantah Isu Masyarakat Makan Tabungan, Sebut Simpanan Nasabah Kecil Tetap TumbuhDPR dan Pemerintah Revisi UU Pengelolaan Keuangan Haji demi TransparansiHasil D'Academy 8 Grup 4 Top 37, Sakhi Binjai Tersenggol dan Penyesuaian Jadwal TerbaruPersaingan Sengit Semifinal Piala Presiden 2026 dan Fase Grup Piala AFF Mewarnai Jadwal Bola 4-5 AgustusTragedi Kebakaran TPS Liar Kramat Jati dan Urgensi Pembenahan Sampah Jakarta

Paling Banyak Dibaca

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

General News

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

29 Jul 2026

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

Ekonomi

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

26 Jul 2026

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

Ekonomi

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

1 Agu 2026

Indosat Catat Laba Bersih Rp 3,2 Triliun pada Semester I 2026 Berkat Transformasi AI

Teknologi

Indosat Catat Laba Bersih Rp 3,2 Triliun pada Semester I 2026 Berkat Transformasi AI

29 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  2. 2Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  3. 3Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTUGeneral News 路 29 Jul 2026
  4. 4Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas BawahEkonomi 路 26 Jul 2026
  5. 5Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana NegaraEkonomi 路 1 Agu 2026
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap