apriniageosat.co.id
BerandaNasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikBisnisTeknologiInternasionalSportsPoliticsBusinessNationalPopuler
Beranda/Bencana

Nenek Uwar Melompat Selamatkan Diri, Lima Lumbung Padi Keluarga Ludes di Kebakaran Ciptamulya

Usat NgajiDiterbitkan 26 Jul 2026 - 10.22 · 1 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Nenek Uwar Melompat Selamatkan Diri, Lima Lumbung Padi Keluarga Ludes di Kebakaran Ciptamulya
Foto/Ilustrasi: Detik
A-A+

Langit di Kasepuhan Ciptamulya, Desa Sirnaresmi, Kabupaten Sukabumi, tiba-tiba berwarna kelabu pada Sabtu (25/7) siang. Sekitar pukul 13.00 WIB, kepulan asap tebal mengepul dari bangunan toilet umum yang terletak tak jauh dari deretan rumah panggung warga. Hanya dalam hitungan menit, percikan api berubah menjadi kobaran raksasa yang menjilat bangunan kayu kering. Di tengah kepanikan, seorang perempuan lanjut usia harus mengambil keputusan yang tak pernah terbayangkan: melompat dari rumah panggungnya demi menyambung napas.

Nenek Uwar, 67 tahun, sedang berada di dalam rumah bersama anaknya ketika bau sangit dan teriakan warga merobek ketenangan siang. Dari jendela, ia melihat sumber api melahap toilet umum dan merambat liar ke permukiman. Tanpa pikir panjang, sang nenek melompat turun dari ketinggian rumah panggung tradisionalnya. Bukan hanya menyelamatkan diri, lompatan itu juga menjadi alarm darurat. Dengan suara lantang ia berteriak meminta tolong, mengerahkan siapa pun untuk bergegas. “Pas balik lagi, api udah di tengah-tengah lembur,” tuturnya, menggambarkan betepa cepat amukan si jago merah menelan kampung.

Baca Juga

Kisah Amir, Napi Kasus TPPO yang Pelopori Lahirnya Kopi Kemasan Paskopi di Lapas Garut

Kisah Amir, Napi Kasus TPPO yang Pelopori Lahirnya Kopi Kemasan Paskopi di Lapas Garut

Rumah Uwar hanya terdampak di beberapa bagian; perabot dan barang berharga sebagian besar terselamatkan. Namun duka paling dalam justru datang dari hilangnya lima lumbung padi milik keluarganya yang berdiri terpisah. Lima struktur kayu beratap ijuk itu bukan sekadar gudang, melainkan bank pangan pribadi yang menyimpan hasil panen untuk bertahun-tahun. Semua ludes tanpa sisa. “Rumah cuma sepotong yang kena. Tapi lima lumbung padi habis semua, padahal itu stok buat bertahun-tahun,” kenang Uwar. Bagi penghidupan masyarakat adat yang mengandalkan pertanian padi, hangusnya lumbung berarti lenyapnya jaminan ketahanan pangan keluarga dalam sekejap.

Bencana siang itu jauh lebih besar dari sekadar tragedi seorang nenek. Total 70 rumah di Kasepuhan Ciptamulya rata dengan tanah. Sebanyak 420 jiwa terpaksa mengungsi, meninggalkan puing dan kenangan. Dapur-dapur yang tadinya menyimpan cadangan beras musim lalu kini hanya menyisakan abu. Kasepuhan yang dikenal menjaga warisan tata kelola pangan leluhur itu tengah diuji oleh kobaran api. Di sinilah kehilangan lumbung menjadi pukulan telak: hilangnya satu lumbung bisa mengguncang siklus bertani dan ketersediaan pangan bagi puluhan mulut.

Baca Juga

Kementerian Kehutanan Sanksi Enam Perusahaan Terkait Karhutla di Kalimantan, Satu Izin Dibekukan

Kementerian Kehutanan Sanksi Enam Perusahaan Terkait Karhutla di Kalimantan, Satu Izin Dibekukan

Namun di balik hangusnya kayu dan bulir padi, cerita Nenek Uwar menyisakan sepercik tegar. Lompatan dari rumah panggungnya barangkali adalah perpaduan nyali dan daya hidup warga kampung yang terbiasa akrab dengan alam—sekaligus keras terhadap marabahaya. Meski lumbung tak bisa kembali, nyawa sang nenek dan anaknya selamat, dan kini suara tolongnya telah berubah menjadi langkah kolektif menyambung hidup. Proses pemulihan tengah berjalan dengan dukungan dari berbagai pihak, namun duka atas hilangnya simpanan padi bertahun-tahun akan lama membekas sebagai pelajaran bagaimana sebentar api mampu mengikis ketangguhan pangan yang sudah dirajut lintas musim.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

kebakaranKasepuhan CiptamulyaSukabumipengungsilumbung padiNenek Uwar

Berita Terbaru Lainnya

Perkembangan Regulasi Apple di Indonesia, iPhone 16 Tertunda, iPhone 17e Kantongi Sertifikasi TKDNKelanjutan Kasus Pailit Sritex, Rencana Penyelamatan Ekonomi dan Perkembangan Lelang AsetOtorita IKN Optimistis Dampak Ekonomi Tahap Dua Meningkat, Sektor Properti dan Bandara Jadi SorotanGagal di Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Alihkan Fokus ke FIFA ASEAN CupKetentuan Pendaftaran Seleksi PPPK Tahap II bagi Tenaga Non-ASN di Database BKNBakti Komdigi Optimalkan Satelit Satria-1 Jaga Internet di Sangihe, Talaud, dan SitaroJelang Waisak 2570 BE, Arca Unfinished Buddha Borobudur Dipindahkan ke Lapangan KenariRencana Penerapan Single Salary ASN, Guru Cemas Nasib Tunjangan Sertifikasi

Paling Banyak Dibaca

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

Ekonomi

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

27 Jul 2026

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

Nasional

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

25 Jul 2026

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

Metropolitan

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

27 Jul 2026

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

Pariwisata

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

26 Jul 2026

🔥

Populer

  1. 1Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di MorowaliEkonomi · 27 Jul 2026
  2. 2Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASNNasional · 25 Jul 2026
  3. 3Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan · 25 Jul 2026
  4. 4Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum · 27 Jul 2026
  5. 5Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta TimurMetropolitan · 27 Jul 2026

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikBisnisTeknologiInternasionalSportsPoliticsBusinessNational

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap