apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialBudayaEkonomiPeristiwaKulinerOlahragaMusikHiburanSainsPolitikPendidikanKriminalBisnisLingkunganHumanioraPariwisataMetropolitanTeknologiGaya HidupReligiOtomotifPropertiInternasionalTransportasiBencanaWisataPemerintahanKeperdataanEnergiManajemenSejarahInfrastrukturKeagamaanMetroEdukasiMitigasi BencanaPopuler
Beranda/Regional

Misteri Temuan Potongan Kaki Bayi dari Muntahan Biawak di Purwakarta, Apa yang Kita Ketahui Sejauh Ini?

Parlin SinagaDiterbitkan 30 Jul 2026 - 15.30 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Misteri Temuan Potongan Kaki Bayi dari Muntahan Biawak di Purwakarta, Apa yang Kita Ketahui Sejauh Ini?
Foto/Ilustrasi: news.detik.com.
A-A+

Warga Desa Batu Tumpang, Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, digegerkan oleh peristiwa penemuan potongan tubuh yang diduga merupakan kaki seorang bayi berumur sekitar satu minggu. Kejadian ini bermula saat seekor biawak ditemukan memuntahkan potongan kaki tersebut di dekat pemukiman warga. Penemuan yang sangat tidak biasa ini langsung memicu keprihatinan sekaligus tanda tanya besar di kalangan masyarakat setempat mengenai asal-usul potongan tubuh bayi tersebut.

Peristiwa mengejutkan ini pertama kali diketahui oleh seorang anak kecil pada hari Rabu, 29 Juli 2026, sekitar pukul 17.30 WIB. Saat itu, anak-anak yang sedang bermain melihat seekor biawak memuntahkan sesuatu di dekat pekarangan rumah milik salah seorang warga. Karena merasa penasaran dengan apa yang dikeluarkan oleh reptil tersebut, mereka memutuskan untuk mendekati lokasi pekarangan tersebut. Setelah didekati, mereka mendapati bahwa benda yang dimuntahkan oleh biawak tersebut ternyata menyerupai potongan kaki bayi manusia. Temuan ini langsung dilaporkan kepada warga dewasa di sekitar lokasi.

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialBudayaEkonomiPeristiwaKulinerOlahragaMusikHiburanSainsPolitikPendidikanKriminalBisnisLingkunganHumanioraPariwisataMetropolitanTeknologiGaya HidupReligiOtomotifPropertiInternasional

Kondisi potongan kaki bayi yang ditemukan tersebut dilaporkan sudah mengalami kerusakan fisik yang cukup nyata. Kerusakan ini terjadi karena bagian tubuh tersebut sempat tertelan ke dalam perut sang biawak sebelum akhirnya dimuntahkan kembali ke tanah. Setelah mengetahui adanya potongan kaki bayi tersebut, warga desa segera berkumpul dan berinisiatif melakukan pencarian secara mandiri di sekitar lingkungan mereka.

Baca Juga

Memahami Proses Pelimpahan Kasus Narkoba White Rabbit ke Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan

Memahami Proses Pelimpahan Kasus Narkoba White Rabbit ke Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan

Warga sempat melakukan perburuan terhadap biawak tersebut hingga ke area semak-semak yang berada di sekitar pemukiman. Namun, upaya pencarian warga untuk menemukan jasad utuh dari bayi tersebut belum membuahkan hasil. Hingga Rabu malam sekitar pukul 21.00 WIB, warga masih terus berusaha mencari keberadaan biawak yang diduga memakan bayi itu, serta berupaya menemukan bagian tubuh bayi lainnya yang hingga kini belum diketahui keberadaannya. Sejauh ini, baru bagian kaki saja yang berhasil ditemukan dan diamankan oleh warga di lokasi kejadian.

Kasus yang menghebohkan publik ini kini telah berada dalam penanganan serius dari pihak berwajib. Pihak kepolisian, yang melibatkan personel dari Polsek Plered serta Tim Inafis Satreskrim Polres Purwakarta, langsung turun tangan untuk menangani situasi. Polisi kini tengah melakukan penyelidikan mendalam guna mengumpulkan bukti-bukti dan mengungkap fakta di balik peristiwa tragis ini. Kehadiran Tim Inafis diharapkan dapat membantu mengidentifikasi temuan potongan kaki tersebut secara lebih ilmiah.

Baca Juga

Bentrokan Dua Kampung di Manggarai Barat NTT Picu Pembakaran Kendaraan Akibat Sengketa Lahan

Bentrokan Dua Kampung di Manggarai Barat NTT Picu Pembakaran Kendaraan Akibat Sengketa Lahan

Menanggapi keresahan yang meluas di tengah masyarakat, Kepala Desa Batu Tumpang, Herul Mubarik, memberikan imbauan penting kepada seluruh warganya. Pihak pemerintah desa meminta warga untuk tetap tenang dan tidak menyebarkan spekulasi liar yang belum terbukti kebenarannya. Herul Mubarik mengimbau masyarakat agar tidak terburu-buru menarik kesimpulan sendiri mengenai adanya dugaan tindak pidana pembunuhan, kasus pembuangan bayi, atau kemungkinan-kemungkinan lainnya. Ia menegaskan bahwa semua pihak harus menunggu dengan sabar hingga aparat kepolisian selesai melakukan penyelidikan menyeluruh agar kebenaran dari kasus ini dapat terungkap secara terang benderang.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

PurwakartaPolres PurwakartaBatu TumpangPenemuan BayiPolsek Plered

Berita Terbaru Lainnya

Mengukur Efektivitas Makan Bergizi Gratis, Mengapa Kementerian Kesehatan Menyiapkan Riset Khusus?Teras Cihampelas Resmi Dialihkan ke Pemprov Jabar, Target Bersih Oktober 2026Bank bjb Cetak Kinerja Positif, Aset Konsolidasi Capai Rp228,2 Triliun dan Laba Bersih Tumbuh 58,8 PersenSPBUN-SGN Apresiasi Langkah DPR RI Selesaikan Polemik KetenagakerjaanMemahami Proses Pelimpahan Kasus Narkoba White Rabbit ke Kejaksaan Negeri Jakarta SelatanBentrokan Dua Kampung di Manggarai Barat NTT Picu Pembakaran Kendaraan Akibat Sengketa LahanToko Hijab Mandja Ivan Gunawan di Purwokerto Dibobol Maling, Pelaku Berhasil Diringkus PolisiGolkar Nilai Penonaktifan Tiga Anggota DPRD TTU Terkait Kasus dr Icha sebagai Langkah Adil

Paling Banyak Dibaca

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

Ekonomi

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

27 Jul 2026

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

Nasional

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

25 Jul 2026

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

Metropolitan

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

27 Jul 2026

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

Pariwisata

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

26 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di MorowaliEkonomi 路 27 Jul 2026
  2. 2Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASNNasional 路 25 Jul 2026
  3. 3Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  4. 4Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  5. 5Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta TimurMetropolitan 路 27 Jul 2026
Transportasi
Bencana
Wisata
Pemerintahan
Keperdataan
Energi
Manajemen
Sejarah
Infrastruktur
Keagamaan
Metro
Edukasi
Mitigasi Bencana

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap